Jakarta

Pihak Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) membenarkan kabar meninggalnya dokter anestesi di Palestina lulusan UNS, dr Mueen Al Shurafa SpAn, imbas serangan Israel.

Kabar tersebut disampaikan langsung melalui akun media sosial UNS. Pihaknya juga memberikan ucapan belasungkawa bagi keluarga dan kerabat dokter tersebut.

“Pimpinan dan Segenap Keluarga Besar Universitas Sebelas Maret turut berduka cita atas wafatnya dr Mueen Al Shurafa, Dokter Spesialis Anestesi di Palestina, Alumnus Pendidikan Dokter Spesialis Anestesi Tahun 2018 Fakultas Kedokteran UNS,” imbuhnya dikutip dari akun Instagram @uns.official dilihat detikcom, Selasa (7/11/2023).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

[Gambas:Instagram]

“Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran,” lanjutnya lagi.

Sebelumnya, kabar duka dr Mueen disampaikan oleh salah satu rekannya, dr Ann Kusumandaru melalui akun X miliknya @aan_. Ia juga mengunggah percakapan terakhir melalui WhatsApp dengan dr Mueen.

“Innalillahi wainaillahirajiun, Telah berpulang dr Mueen Al Shurafa, spesialis anestesi palestine lulusan indonesia. Rumahnya terkena bom Israel. InsyaAllah Syahid,” ucap Aan melalui akun X, Selasa (7/11).

dr Aan juga sempat menuliskan kekhawatirannya terhadap dr Mueen yang berada di Palestina, Rabu (29/10). Sehari setelahnya, dr Mueen mengabarkan kalau wilayah Gaza diblokade Israel dan sistem perbankan tak berfungsi.

Pada saat itu, dr Mueen juga mengabarkan bahwa ia dalam keadaan baik. Akan tetapi, pesan singkat tersebut ternyata menjadi pesan terakhir dr Aan dengan Mueen.

Simak Video ‘Dokter Palestina Lulusan UNS Tewas Imbas Bom Israel’:

[Gambas:Video 20detik]

(suc/kna)