Jakarta

Testis atau buah zakar merupakan penghasil hormon testosteron dan sperma pada pria. Umumnya, ukuran testis pria dewasa sekitar 4 x 3 x 2 cm dan berbentuk oval.

Banyak anggapan bahwa ukuran semakin besar ukuran testis, semakin baik juga kualitas sperma yang diproduksi. Lalu, apakah hal tersebut benar?

Menanggapi, spesialis urologi dr Hery Tiera, SpU, menyebut ukuran buah zakar yang besar belum tentu bisa menghasilkan sperma berkualitas baik. Sebaliknya, ukuran testis yang besar bisa menjadi pertanda penyakit tertentu seperti tumor dan orchitis (radang testis).

“Misalnya pada tumor testis, itu tumornya itu gede banget bisa segede bola basket. Tapi kualitas spermanya malah terganggu karena sel yg tumbuh adalah sel-sel most cancers atau sel-sel yg tidak sehat, gitu,” ujar dr Hery ditemui detikcom di Tamarind and Lime, Jakarta Selatan, (26/6/2023).

“Orchitis itu adalah infeksi dari buah zakar, itu bijinya bisa gede, tapi nggak bisa segede tumor. Kemaluannya gede itu bisa memicu gangguan kesuburan,” sambungnya.

Selain tumor dan orchitis, buah zakar yang besar juga bisa menjadi tanda penyakit varikokel. Dikutip dari Healthline, varikokel adalah pembuluh darah vena di dalam kantong kulit yang menahan testis (skrotum).

“Jadi buah zakar besar tidak selalu kualitas sperma bagus, tapi kalo ukuran yang kecil hampir selalu disertai kualitasnya sperma yang semakin jelek. Karena (produksi) sel itu semakin sedikit,” pungkas dr Hery.

Simak Video “Sebastien Haller Idap Tumor Testis, Kenali Gejala-Faktor Risikonya
[Gambas:Video 20detik]
(hnu/kna)