Jakarta

Sudah sering terdengar bermain handphone sambil buang air besar (BAB) bukanlah kebiasaan baik. Sebab menurut berbagai sumber, kebiasaan ini bisa mendatangkan berbagai masalah kesehatan, salah satunya meningkatkan risiko wasir akibat kelamaan duduk di WC.

Rupanya, hal itu memang benar adanya dan bukan hanya mitos belaka. Seorang ahli gastroenterologi dr Saurabh Sethi menegaskan, kebiasaan bermain ponsel saat BAB bisa menimbulkan berbagai penyakit serius. Seperti apa?

“Meskipun tampaknya tidak berbahaya untuk bermain media sosial atau menjawab beberapa electronic mail saat berada di bathroom, hal ini sebenarnya dapat menimbulkan konsekuensi yang serius,” ungkapnya melalui salah satu video Tiktok yang kini viral, dikutip dari Each day Specific, Minggu (8/11/2023).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Pertama, menggunakan ponsel saat melakukan hal kedua dapat menyebabkan seseorang duduk terlalu lama di bathroom, yang dapat menyebabkan ketegangan dan tekanan pada rektum dan anus,” imbuh dr Saurabh Sethi.

Ditegaskannya, kebiasaan bermain handphone saat BAb bisa meningkatkan risiko penyakit wasir, fisura anus, hingga prolaps rektum. Diketahui, wasir atau ambeien terjadi ketika pembuluh darah vena atau pembuluh darah di sekitar pantat membengkak.

Sedangkan fisura ani sedikit lebih serius. Kondisi ini diartikan sebagai robekan atau luka terbuka yang terjadi di lapisan usus besar, dekat anus.

Prolaps rektum dikhawatirkan menjadi risiko penyakit paling serius akibat kebanyakan bermain handphone saat BAB. Kondisi ini terjadi ketika rektum meregang dan terlepas dari anus. Seringkali, kondisi ini harus diatasi dengan pembedahan.

Di samping risiko penyakit tersebut, dr Saurabh Sethi juga menyoroti risiko penyebaran kuman akibat bermain handphone saat BAB.

“Penelitian menemukan bahwa rata-rata ponsel pintar lebih kotor dibandingkan dudukan bathroom umum, jadi cobalah untuk menghindari menggulir ponsel saat menggunakan bathroom,” ungkapnya.

“Jika Anda tidak bisa menahannya, setidaknya sediakan lap desinfektan untuk membersihkan ponsel setelah Anda selesai berbisnis,” pungkas dr Saurabh Sethi.

Simak Video “Ngeden Berlebihan, Bikin Stroke?
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/vyp)