Tag: Ala

5 Suggestions Self Therapeutic Tanpa Bikin Nguras Kantong ala Tokopedia


Jakarta

Istilah self therapeutic atau proses menyembuhkan diri umumnya dikaitkan dengan sesuatu yang terbilang mahal. Namun sebetulnya, self therapeutic bisa saja dilakukan hanya dengan melakukan hal-hal yang memang dekat dengan keseharian kita.

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Psychological Sedunia yang jatuh pada tanggal 10 Oktober 2023, Tokopedia bersama para ahli memberikan rekomendasi self therapeutic yang murah dan pastinya akan bermanfaat untuk menenangkan hati.

Dalam riset yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) terdapat lebih dari 19 juta penduduk yang berusia lebih dari 15 tahun yang mengalami gangguan psychological emosional. Ini membuat proses pemulihan kesehatan emosional yang memburuk atau self-healing sangat dianjurkan. Berikut cara self therapeutic ala Tokopedia dan para ahli.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Staycation Sejenak untuk Tenangkan Benak

Menurut Psikolog Indah Sundari M.Psi, terdapat tanda-tanda peringatan awal yang menunjukkan seseorang harus mulai memperhatikan kesehatan mentalnya.

“Misalnya, kualitas tidur dan nafsu makan terganggu, produktivitas menurun karena tidak fokus dan lain-lain. Artinya kita perlu sediakan waktu untuk istirahat dari rutinitas, termasuk pekerja, untuk melakukan kegiatan menyenangkan sehingga pikiran kita bisa recharged kembali,” imbuhnya.

dr. Andreas Prasadja, RPSGT sebagai pakar kesehatan tidur menegaskan jika durasi tidur superb adalah 7-9 jam sehari.

“Jam tidur yang tidak teratur mempengaruhi sistem kekebalan tubuh seseorang, sehingga akan lebih mudah terkena penyakit. Selain itu, sering tidur larut malam juga dapat menimbulkan obesitas yang bisa memicu komplikasi penyakit lainnya,” sebut sang dokter.

Antonia Adega pun menuturkan untuk menyiasati dana agar tidak bengkak saat staycation, masyarakat bisa mengecek tiket pesawat dan lodge melalui Tokopedia dengan diskon ratusan ribu melalui promo Tokopedia Fantastrip.

2. Picu Hormon Bahagia Endorfin dengan Olahraga Rutin

Dengan berolahraga tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin yang memberikan energi positif dan memperbaiki temper. World Well being Group (WHO) menganjurkan orang berusia 18-64 tahun berolahraga dengan intensitas sedang; 150-300 menit per minggu/sekitar 30 menit untuk 1 jam per hari.

Instruktur Yoga, Alyssa Chairiena menyatakan bahwa olahraga bisa bermanfaat pada kesehatan psychological karena bisa membuat pikiran tenang dan mengurangi stress.

“Yoga memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita antara lain meningkatkan kualitas pernapasan, mendorong ketahanan tubuh, membantu fleksibilitas tubuh, melatih otot dan membuat tubuh menjadi lebih seimbang;” ujarnya.

Produk yang berkaitan dengan olahraga tenis, yoga dan pilates, lari, tenis meja serta voli menjadi yang paling laris pada kuartal III 2023 dengan rataan kenaikan transaksi hamper 1,5 lipat. Agar mempermudah mendapatkan produk olahraga yang hemat, Tokopedia mengadakan promo Tokopedia Sportacular Shopathon dengan diskon hingga 70%.

3. Mendekor Rumah Sambil Membuat Pikiran Lebih Terarah

Inside Communication Supervisor Dekoruma, Kania Bunga Wraspati mengatakan bahwa mendekorasi rumah bisa menjadi kegiatan self-healing.

“Menata ulang letak perabotan bisa memberikan suasana baru di rumah. Contohnya, menerapkan penggunaan furnishings multifungsi agar pemanfaatan ruang lebih maksimal. Agar rumah terlihat lebih rapi sebaiknya singkirkan atau rapikan barang yang sudah tidak dipakai. Mulailah decluttering dari kamar tidur, lemari pakaian dan selanjutnya ke space kamar mandi, dapur dan ruang tamu,” katanya.

Dalam hal ini juga Tokopedia menghadirkan kampanye Dwelling & Residing Inspiration dengan berbagai promo menarik seperti flash sale hingga 90%.

4. Sempatkan ‘me time’ Seru dengan Hobi Baru

Antonia Artega menjelaskan bahwa banyak pilihan hobi yang dapat dilakukan saat ‘me time’, seperti artwork and craft. Tokopedia melihat penjualan produk artwork and craft bisa dimanfaatkan untuk kegiatan ini terus mengalami peningkatan. Crochet equipment, diamond portray dan paint by numbers menjadi yang paling banyak dibeli dengan rataan kenaikan penjualan 1,5 kali lipat.

5. Makanan Penuh Serat Bikin Psychological Jadi Sehat

Dalam laman resmi Kemenkes RI, bahwa makanan dapat menyehatkan psychological. Kebutuhan akan buah dan sayur sebagai sumber serat alami dapat membantu meredakan kecemasan. Vitamin dan mineral yang terdapat pada buah dan sayur mempunyai fungsi antioksidan yang membuat perasaan lebih bahagia.

Ali Gizi Mochammad Rizal mengungkapkan stres dapat menghasilkan kortisol yang memicu penumpukan lemak dan keinginan makan berlebihan

“Stres bisa menghasilkan hormone kortisol yang memicu penumpukan lemak dan keinginan makan berlebihan. Untuk mengatasi stress, masyarakat cenderung mengkonsumsi gula secara berlebihan guna meningkatkan hormone dopamine, namun hal tersebut justru meningkatkan risiko obesitas,” jelasnya.

Rizal menambahkan masyarakat bisa mengikuti anjuran Kemenkes RI dengan membagi print menjadi tugas, yaitu ½ piring diisi sayur dan buah, ¼ piring diisi protein, seperti daging, telur atau ikan dan ¼ lainnya diisi sumber karbohidrat.

Kepala Divisi Komunikasi Tokopedia (E-commerce GoTo) Antonia Adega mengatakan kerja sama Tokopedia dengan para ahli ini untuk bisa mencapai keseimbangan secara emosional serta untuk memperbaharui energi dari kepenatan sehari-hari.

“Untuk menyambut Hari Kesehatan Psychological Sedunia yang jatuh pada tanggal 10 Oktober setiap tahunnya. Tokopedia bersama pakar membagikan rekomendasi cara self-healing agar bisa mencapai keseimbangan emosional sekaligus memperbaharui energi dari kepenatan aktivitas sehari-hari,” tuturnya dalam keterangan tertulis, Senin (9/10/2023).

Antonia juga menyebutkan di Tokopedia, buah dan sayur, seperti shimeji, wortel dan seledri, menjadi yang paling diburu masyarakat pada kuartal III 2023 dibandingkan kuartal II 2022, dengan rata-rata peningkatan transaksi lebih dari 6,5 kali lipat.

“Masyarakat bisa membeli buah dan sayur di Tokopedia NOW! dengan berbagai promo menarik, seperti bebas ongkir. Pesanan bisa tiba dalam waktu maksimal 2 jam setelah pembayaran,” katanya.

Simak Video “Pria Juga Boleh Pakai Skincare Loh
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)

Makan Sehat Malah Diceng-cengin? Ini Resep ‘Bodo Amat’ ala Mikha Tambayong


Jakarta

Mengonsumsi makanan sehat adalah bagian dari gaya hidup untuk merawat jantung. Tapi pernah nggak sih, sekalinya makan sehat malah diceng-cengin orang sekitar?

Diceng-cengin alias dibercandain saat sedang ikhtiar untuk mengonsumsi makanan sehat kerap kali bikin motivasi drop. Akhirnya karena malu, lantas balik lagi ke pola makan asal-asalan seperti orang lain pada umumnya.

Duta Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Mikha Tambayong punya pesan penting untuk menghadapi kondisi semacam itu. Menurutnya, sikap paling bijak dalam situasi tersebut adalah ‘bodo amat’ alias cuek.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Buat aku, yang tahu tubuh kita diri kita sendiri. Kalau menurut kita it is time to make a greater weight loss program, untuk eat more healthy meals, bodo amat orang mau ngomong apa,” kata Mikha.

“Kalu dibecandain, kadang becandain balik saja,” kata Mikha yang hadir mengikuti Indonesia Coronary heart Stroll 2023 di Plaza Tenggara GBK, Jakarta Selatan, Kamis (28/9/2023).

Menurut Mikha, seseorang bertanggung jawab atas kesehatan dirinya sendiri. Oleh karenanya, ia menyarankan untuk tidak ambil pusing dengan komentar negatif dari orang lain di sekitar.

Simak Video “Kemeriahan Hari Jantung Sedunia 2023 di GBK
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

Ideas Mulai Olahraga Buat Kaum Mageran ala Dokter Jantung, Easy tapi Powerfull!


Jakarta

Kebiasaan olahraga memiliki peran yang besar untuk meningkatkan kesehatan tubuh, khususnya organ jantung. Namun, masalahnya tidak semua orang merasa memiliki waktu cukup untuk olahraga, terlebih pada orang yang punya kebiasaan mager atau malas gerak.

Bagaimana sih caranya meningkatkan kebiasaan sehat seperti berolahraga ketika punya kebiasaan ‘mageran’? Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr Dwita Rian Desandri, SpJP(Okay) menuturkan bahwa pesatnya perkembangan teknologi ini sedikit banyak berperan membuat orang menjadi lebih mager.

“Memang mau nggak mau harus dari kita sendiri, harus bisa kita niatkan kalau kita memang mau hidup sehat,” ucap dr Dwita dalam konferensi pers World Coronary heart Day 2023, Selasa (26/9/2023).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kita harus mulai bahkan dengan aktivitas yang paling ringan sekalipun even itu olahraga seperti berjalan kaki, tapi minimal kerjakan lah secara repetitif dalam seminggu,” sambungnya.

Ia menuturkan bahwa aktivitas jalan kaki bisa menjadi salah satu alternatif olahraga yang sangat mudah untuk dilakukan. Oleh karena itu, membiasakan diri olahraga jalan kaki juga dapat menjadi langkah awal untuk bisa memulai kebiasaan yang lebih sehat.

“Misal dalam tiga kali seminggu dan paling bagus itu setiap hari minimal 20 – 30 menit dalam sekali jalan misalkan. Nah itu sudah lumayan efektif dalam meningkatkan kebugaran jantung,” kata dr Dwita.

“Tapi harus ada progresinya, misalkan jangan 30 menit terus seumur hidup. Bisa ditingkatkan misalnya sebulan jadi 40 menit atau jadi satu jam gitu,” sambungnya.

Aktivitas fisik seperti olahraga jalan kaki memiliki segudang manfaat untuk jantung. Berjalan kaki sebanyak 6 ribu sampai 9 ribu langkah sehari dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 40 persen.

“Jalan kaki ini memakai oksigen agar otot berjalan makanya ini olahraga yang akan meningkatkan kebugaran jantung. Pemakaian oksigen yang terus menerus, lama-lama jantungnya terlatih makanya akan meningkatkan kebugaran kardiorespirasi,” pungkasnya.

Simak Video “World Coronary heart Day 2023: Kenali Jantungmu, Sayangi Jantungmu
[Gambas:Video 20detik]
(avk/kna)

Latah Ikut Viral Tren Kaki Jinjit Ala Barbie? Dokter Ingatkan Risiko Cedera


Jakarta

Salah satu adegan movie ‘Barbie’ yang kini marak ditiru oleh para pengguna media sosial yakni momen sosok Barbie, yang diperankan oleh Margot Robbie, mencopot heels-nya dan berdiri sambil berjinjit layaknya kaki boneka barbie. Namun hati-hati. Rupanya menurut dokter, gerakan tak aman ditiru sembarangan. Kenapa?

Di Tiktok misalnya, orang-orang marak meniru adegan tersebut dengan tren ‘Barbie Foot Problem’. Namun menyusul itu, seorang dokter yang berspesialisasi dalam penanganan masalah kaki, pergelangan kaki, dan tungkai bawah menyoroti risiko cedera dari tren tersebut.

“Meski Barbie Arch membuat kaki wanita tampak lebih panjang dan kencang, bukan tanpa risiko. Jika seseorang mencoba berpose sekali atau dua kali, kemungkinan besar mereka akan baik-baik saja dan menghasilkan video TikTok yang hebat,” ungkap ahli penyakit kaki bersertifikat di Foot, Ankle & Leg Vein Heart, dr Jodi R Schoenhaus, dikutip dari New York Publish, Kamis (27/7/2023).

“Namun, jika mencoba pose dan melangkah dalam waktu lama, ada beberapa risiko yang terlibat. Pergelangan kaki tidak stabil, yang dapat menyebabkan keseleo dan cedera ligamen, biasanya terlihat dengan penggunaan hak tinggi.”

“Namun, jika mencoba pose dan melangkah dalam waktu lama, ada beberapa risiko yang terlibat. Pergelangan kaki tidak stabil, yang dapat menyebabkan keseleo dan cedera ligamen, biasanya terlihat dengan penggunaan hak tinggi,” jelasnya lebih lanjut.

Menurut dr Schoenhaus, posisi kaki Barbie sebagaimana yang kini tren di Tiktok, dengan bentuk telapak yang melengkung, dapat menyebabkan masalah otot dan tulang belakang. Pasalnya pada posisi ini, punggung bagian bawah direnggangkan.

Selain itu, gadis-gadis muda yang masih dalam masa pertumbuhan juga berisiko mengalami gangguan pertumbuhan jika kerap kali meniru posisi kaki seperti Barbie tersebut.

Banyak orang mengira, posisi kaki tersebut aman-aman saja dilakukan lantaran posisi kaki sama saja layaknya tengah menggunakan heels tinggi. Namun dr Schoenhaus menegaskan, kedua posisi kaki tersebut tak bisa disamakan. Pasalnya pada penggunaan heels, telapak kaki memiliki dukungan tumpuan.

Dengan begitu, tumit dan bagian belakang kaki ditopang oleh penyangga. Sementara pada tren Barbie Foot, tidak terdapat penyangga sama sekali sehingga berisiko memicu cedera.

“Kita tidak terlatih seperti balerina en pointe. Mari kita ingat, mode untuk bintang movie memiliki alat peraga dan banyak hal untuk membuatnya terlihat sempurna,” pungkas dr Schoenhaus.

Simak Video “Menakuti Bocah Pakai Suara ‘Cekikikan’ Hantu Bisa Timbulkan Trauma
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/naf)