Tag: Dilakukan

6 Olahraga Mengecilkan Perut Buncit, Bisa Dilakukan Sebelum Tidur

Jakarta

Memiliki tubuh ideally suited adalah impian bagi banyak orang. Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan berolahraga.

Olahraga memang dikenal sebagai metode paling ampuh untuk memangkas berat badan dan mengecilkan perut. Tak hanya itu, olahraga juga bisa membantu membentuk otot, sehingga penampilan fisik tampak semakin ‘estetik’.

Namun, mungkin tidak semua orang memiliki waktu luang untuk berolahraga. Kabar baiknya, olahraga mengecilkan perut buncit bisa dilakukan kapan saja, bahkan sebelum tidur.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi perlu diingat, lakukanlah olahraga mengecilkan perut buncit beberapa jam sebelum tidur agar tidak mengganggu kualitas dan waktu beristirahat. Selain itu, hindari juga olahraga yang bersifat terlalu berat.

Olahraga Sebelum Tidur untuk Menghilangkan Perut Buncit

1. Leg Increase

Umumnya, olahraga yang berhubungan dengan perut bertujuan untuk mengencangkan otot-otot yang ada di bagian tersebut. Dengan begitu, perut menjadi terlihat lebih ramping dan tidak melebar.

Nah, salah satu olahraga yang bisa dilakukan adalah leg elevate. Olahraga ini fokus untuk melatih otot perut bagian bawah. Cara melakukannya dimulai dengan berbaring telentang. Kemudian luruskan kedua kaki dan angkat perlahan ke atas dengan posisi lurus, sambil mengangkat pinggul setinggi mungkin.

2. Plank

Plank adalah olahraga yang efektif untuk mengencangkan otot-otot tubuh, termasuk perut. Cara melakukan plank adalah dengan memposisikan tubuh seperti akan push-up, kemudian letakkan kedua tangan dan siku lurus sejajar dengan bahu. Tahan posisi tersebut selama beberapa saat.

Usahakan untuk menjaga agar posisi tubuh sejajar dari kepala hingga ujung kaki selama melakukan plank. Untuk menambah intensitas, bisa juga dengan melakukan berbagai variasi plank, seperti facet plank atau elbow plank.

3. Glute Bridge

Glute bridge cocok dilakukan jika ingin mengencangkan perut dan bokong. Cara melakukan latihan ini adalah dengan berbaring telentang dengan lutut ditekuk. Kemudian, dorong pinggul ke atas sambil otot core dan bokong.

Tahan posisi tersebut selama beberapa detik, kemudian turunkan pinggul hingga mencapai lantai. Ulangi gerakan tersebut beberap kali.

4. Russian Twist

Russian twist merupakan salah satu olahraga dengan intensitas rendah yang cocok dilakukan sebelum tidur. Cara melakukannya pun tidaklah sulit.

Mulai dengan posisi duduk sambil mengangkat kedua kaki dan menekuk lutut. Miringkan tubuh bagian atas sedikit ke arah belakang, kemudian putar tubuh bagian atas ke kanan dan kiri secara bergantian. Genggam kedua tangan dan letakkan di atas perut untuk membantu menyeimbangkan posisi tubuh selama melakukan latihan ini.

5. Bicycle Crunches

Sesuai namanya, bicycle crunches adalah salah satu variasi dari gerakan crunches yang berfungsi untuk mengencangkan dan membentuk otot perut.

Untuk melakukan bicycle crunches, mulailah dengan posisi crunches biasa. Letakkan kedua tangan di belakang kepala, dan angkat kaki hingga betis dan paha membentuk sudut 90 derajat. Kemudian, lakukan gerakan seperti mengayuh sepeda hingga lutut kiri menyentuh siku kanan dan sebaliknya. Idealnya, lakukan gerakan ini sebanyak 12-20 kali repetisi dalam tiga set.

6. Push-up Maintain

Sama seperti plank, gerakan push-up maintain fokus untuk mengencangkan otot perut, bokong, paha, dan betis. Untuk melakukan latihan ini, mulailah dari posisi plank terlebih dahulu.

Alih-alih menggunakan siku sebagai tumpuan, posisikan kedua tangan seperti hendak push-up. Kemudian, turunkan tubuh secara perlahan dan tahan posisi tersebut selama mungkin.

Simak Video “Mematahkan Mitos Olahraga Malam Tak Baik
[Gambas:Video 20detik]
(ath/kna)

Jangan Langsung Tidur! 6 Hal Ini Wajib Dilakukan Usai Bercinta biar Miss V Sehat

Jakarta

Beberapa orang terbiasa langsung tidur sehabis bercinta saking lemasnya. Hati-hati, kebiasaan ini sebenarnya nggak dibenarkan lho secara medis. Sebab, ada hal-hal yang perlu dilakukan wanita sehabis bercinta biar Miss V tetap sehat.

Langkah-langkahnya pun sebenarnya nggak ribet kok! Hal sesimpel buang air kecil pun rupanya berpengaruh sekali untuk kesehatan Miss V. Dikutip dari Ladies Well being, inilah berbagai hal simpel yang harus dilakukan setelah bercinta untuk menjaga kesehatan vagina:

1. Buang air kecil

Simpel sih, tapi rupanya buang air kecil setelah bercinta punya peran yang penting sekali untuk menjaga kesehatan vagina. Saat seseorang berhubungan seks, bakteri dari rektum dapat mendekati uretra sehingga menyebabkan infeksi.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bakteri yang secara mekanis berada di ujung uretra dibersihkan bersamaan dengan keluarnya urine. Tak heran, aktivitas buang air kecil sangat penting dilakukan usai bercinta.

2. Bersihkan vagina

Tidak perlu menggunakan pembersih mahal, cukup ambil waslap dengan air hangat dan usap lembut vagina bergerak dari depan ke belakang. Tak perlu melakukan double cleaning, karena vagina memiliki siklus pencucian internalnya sendiri untuk membuatkan tetap bersih dengan pH yang seimbang.

3. Berendam di bak mandi

Yang satu ini sifatnya memang bukan wajib. Namun tak ada salahnya memanjakan diri dengan berendam setelah berhubungan seks. Pasalnya, rutinitas menyenangkan ini juga bisa membantu mengurangi risiko infeksi.

4. Gunakan pakaian dalam katun yang longgar

Mengenakan pakaian dalam berbahan katun dan longgar membantu menjaga space kewanitaan untuk tetap kering. Celana dalam dengan bahan nilon dan ketat dapat menjebak kelembaban dan membantu pertumbuhan bakteri.

7 Kebiasaan Sederhana Bikin Jantung Sehat, Bisa Dilakukan Tiap Hari

Jakarta

Salah satu organ important dalam tubuh yaitu jantung. Jantung bertugas untuk memompa darah, mengalirkan oksigen, serta menyalurkan nutrisi ke seluruh tubuh setiap harinya. Karena perannya inilah, kesehatan jantung harus dijaga dengan baik.

Jantung yang tidak sehat dan terganggu mampu meningkatkan risiko mengalami sejumlah masalah kesehatan serius, seperti serangan jantung, stroke, jantung koroner, hingga gagal jantung.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekelompok gangguan pada jantung dan pembuluh darah (penyakit kardiovaskular) ini adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, penyakit kardiovaskular ini dapat dicegah kok. Dengan menerapkan pola hidup sehat tiap harinya bisa menurunkan risiko terkena berbagai penyakit jantung. Lalu, kebiasaan sehat seperti apa yang dapat dilakukan?

Kebiasaan Harian untuk Jaga Kesehatan Jantung

Dilansir Mayo Clinic, sejumlah kebiasaan berikut dapat meningkatkan kesehatan organ jantung serta mencegah terkena penyakit jantung:

1. Konsumsi Makanan Sehat

Mengadopsi pola makan disebutkan bisa menjaga jantung agar tetap sehat. Tak hanya itu, konsumsi makanan sehat dapat pula mengontrol tekanan darah dan kolesterol, serta mengurangi risiko diabetes.

Makanan yang bagus untuk kesehatan jantung, meliputi; sayuran, buah, kacang-kacangan, daging dan ikan tanpa lemak, susu rendah atau bebas lemak, biji-bijian utuh, hingga makanan yang mengandung lemak sehat.

Mengatur pola makan agar jantung tetap sehat juga bisa dengan mengurangi; makanan tinggi garam atau natrium, hidangan tinggi gula manis, karbohidrat olahan tinggi, alkohol, makanan olahan, lemak jenuh, dan lemak trans.

2. Banyak Gerak

Melakukan aktivitas fisik secara teratur tiap harinya bisa menurunkan risiko penyakit jantung. Tetap aktif bergerak juga bantu mengendalikan tekanan darah, kadar kolesterol, serta mengontrol berat badan.

Di sisi lain, rutin bergerak dapat pula memperkuat tulang dan otot yang mampu meningkatkan energi, rileks, dan suasana hati bahagia.

Lakukan setidaknya 30-60 menit aktivitas fisik setiap harinya. Kamu bisa juga melakukan latihan aerobik sedang seperti berjalan cepat selama 150 menit atau berlari selama 75 menit dalam seminggu.

3. Berhenti Merokok

Bahan kimia dalam tembakau mampu merusak pembuluh darah dan jantung. Asap rokok bisa menurunkan oksigen dalam darah, meningkatkan tekanan darah serta detak jantung.

Karena itu, berhentilah merokok atau hentikan penggunaan tembakau tanpa asap. Bahkan kalau kamu bukan perokok aktif, jangan pula menjadi perokok pasif.

Dengan berhenti merokok, risiko penyakit jantung akan berkurang. Selain itu, kesehatanmu secara menyeluruh juga akan membaik.

4. Tidur yang Cukup

Orang yang kurang tidur berisiko lebih tinggi terkena serangan jantung, obesitas, tekanan darah tinggi, diabetes, hingga depresi. Oleh sebab itu, pastikan kamu tidur dengan cukup.

Orang dewasa rata-rata membutuhkan setidaknya 7 jam untuk waktu tidur berkualitas. Sementara anak-anak biasanya perlu waktu tidur yang lebih banyak.

5. Kelola Stres dengan Baik

Stres yang tinggi dan berkelanjutan bisa mempengaruhi tekanan darah dan berisiko mengalami penyakit jantung. Karena itu, manajemen stres yang baik diperlukan.

Mengelola stres dapat dilakukan dengan cara yang sehat, seperti melakukan aktivitas fisik, relaksasi, meditasi atau yoga. Hindari manajemen stres yang tidak sehat seperti makan berlebih, konsumsi minuman beralkohol, atau merokok.

6. Kontrol Tekanan Darah dan Kolesterol

Tekanan darah yang tinggi termasuk salah satu faktor utama yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Begitu pula dengan kolesterol tinggi berpengaruh mampu merusak jantung dan pembuluh darah.

Untuk itu, kamu perlu mengontrol tekanan darah dan kadar kolesterol agar tetap berada pada degree yang seimbang.

Caranya bisa dengan mengkonsumsi makanan sehat yang kaya serat, mengandung lemak tak jenuh, kurangi asupan garam, sayuran, buah, ikan, dan biji-bijian.

7. Menjaga Berat Badan Sehat

Kelebihan berat badan atau obesitas mampu menyebabkan tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes tipe 2. Semua kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung

Kamu bisa menjaga berat badan sehat dengan banyak bergerak tiap harinya, menerapkan pola makan sehat, hingga tidur yang cukup dan berkualitas.

Untuk mengetahui apakah kamu obesitas atau tidak bisa diukur dengan indeks massa tubuh (IMT) menggunakan tinggi dan berat badan. Kategori IMT 25 atau lebih dianggap kelebihan berat badan atau obesitas.

Berikut cara menghitung IMT:

IMT: Berat Badan (kg) : [Tinggi Badan (m) x Tinggi Badan (m)]

Sebagai contoh, Z memiliki berat badan 57 kg dengan tinggi 161 cm. Untuk menghitung IMT, yaitu 57 kg : [1,61 x 1,61] = 21,98. Jadi, IMT Z adalah 21,91. Maka, ia tergolong regular dan tidak memiliki berat badan berlebih.

Lingkar pinggang juga bisa digunakan untuk mengukur berapa banyak lemak perut yang dimiliki. Risiko penyakit jantung bisa lebih tinggi jika ukuran pinggang lebih besar dari; 101,6 cm untuk pria dan 88,9 cm untuk wanita.

Itu dia sederet kebiasaan sehari-hari yang menyehatkan jantung. So, mari kita mulai kebiasaan ini untuk kesehatan jantung yang lebih baik.

Simak Video “Pola Hidup Sehat untuk Anak Muda Demi Kesehatan Jantung
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)

9 Kebiasaan Sehat Bikin Panjang Umur, Mudah Dilakukan Sehari-hari

Jakarta

Semua orang tentu menginginkan umur yang panjang. Ada banyak cara yang dilakukan orang-orang untuk meningkatkan peluang hidup yang panjang dan mencegah terserang penyakit.

Sejumlah riset menunjukkan ciri-ciri yang menunjukkan seseorang memiliki kemungkinan lebih untuk berumur panjang. Apa saja?

9 Kebiasaan Sehat yang Berpotensi Bikin Panjang Umur

Hidup yang sehat seperti berolahraga, makan makanan sehat hingga tidur yang cukup bisa berpotensi membuat panjang umur. Berikut penjelasannya:


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Aktif secara Fisik

Mengutip Healthline, tetap aktif secara fisik bisa membuat tubuh tetap sehat. Menurut jurnal The Lancet tahun 2011, meluangkan waktu setidaknya 15 menit per hari untuk berolahraga bisa membantu tubuh memperoleh manfaat yang mencakup tambahan 3 tahun kehidupan. Selain itu, risiko kematian dini bisa menurun sebesar 4% untuk setiap tambahan 15 menit aktivitas fisik harian.

Sementara itu, sebuah studi pada tahun 2012 di Archives of Inside Medication mengatakan bahwa kebugaran fisik di usia paruh baya bisa memprediksi seberapa sehat seseorang nantinya. Riset ini mengikuti 19.000 orang dewasa paruh baya.

Hasilnya, yang paling bugar cenderung tak mengalami alzheimer, kanker, penyakit jantung dan diabetes tipe 2 di usia 70-an dan seterusnya. Laki-laki yang paling bugar memiliki tingkat kebugaran yang setara dengan berlari sejauh delapan menit, sedangkan wanita mempunyai degree yang sama dengan berlari sejauh satu mil dalam 10 menit.

2. Makan makanan Sehat

Mengonsumsi buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian bisa menurunkan risiko penyakit dan meningkatkan peluang umur panjang. Sebuah penelitian College of Michigan melibatkan 700 peserta berusia 70-an. Wanita yang mengkonsumsi banyak sayuran dan buah memiliki kemungkinan kematian 46 persen lebih rendah selama lima tahun dibandingkan dengan mereka yang jarang mengkonsumsinya.

Selain itu, banyak penelitian yang menghubungkan pola makan nabati dengan penurunan risiko kematian dini, risiko kanker, penyakit jantung, depresi dan kerusakan otak. Hal ini disebabkan oleh nutrisi dan antioksidan dalam makanan nabati yang meliputi polifenol, karotenoid, folat dan vitamin C.

3. Tidak Mudah Stres

Merasa bahagia bisa menjauhkan dari berbagai penyakit dan meningkatkan peluang berumur panjang. Sebuah studi tahun 2012 yang melibatkan 243 sukarelawan. Hasilnya menunjukkan bahwa optimisme dan kegembiraan menjadi salah satu faktor umur panjang seseorang.

Riset menunjukkan bahwa perempuan yang stres atau cemas dua kali lebih mungkin meninggal karena penyakit jantung, stroke, kanker dan paru-paru. Selain itu, pria yang stres atau cemas memiliki kemungkinan risiko kematian dini tiga kali lebih tinggi dari mereka yang lebih santai.

Penelitian lainnya melibatkan 180 biarawati Katolik yang menganalisis tingkat kebahagiaan mereka saat pertama kali memasuki biara, kemudian membandingkan tingkat kebahagiaan tersebut dengan umur mereka. Hasilnya, mereka yang merasa paling bahagia di usia 22 tahun mempunyai kemungkinan 2,5 kali lebih besar untuk hidup 60 tahun kemudian.

4. Memiliki Lingkungan yang Sehat

Para peneliti melaporkan bahwa menjaga lingkaran sosial yang sehat bisa membantu seseorang hidup hingga 50% lebih lama. Bahkan pada faktanya memiliki 3 ikatan sosial saja bisa menurunkan risiko kematian dini lebih dari 200 %.

Jika seseorang bergaul dengan teman yang sehat, dia akan ikut termotivasi. Menurut The New England Journal of Medication, jika seseorang memiliki teman yang menambah berat badan, maka dia memiliki peluang lebih mengalami hal yang sama hingga 57 persen.

5. Suka Tidur Siang

Tidur merupakan hal yang penting bagi kesehatan. Mengutip Nicely+Good , menurut jurnalis Nationwide Geographic, tidur siang adalah hal yang biasa di seluruh Blue Zones. Blue Zones merupakan wilayah di dunia, di mana orang-orang cenderung hidup paling lama dan sehat.

Orang-orang yang paling rutin tidur siang di Blue Zones adalah penduduk Ikaria, Yunani. Mereka pulang ke rumah saat matahari berada pada titik teriknya. Mereka akan menikmati makanan, setelah itu tidur siang singkat.

Hal ini juga dibuktikan lewat penelitian di Harvard yang melibatkan 23.000 orang selama enam tahun. Hasilnya, mereka yang rutin atau teratur tidur siang selama 30 menit berkemungkinan 37 persen lebih rendah meninggal karena penyakit jantun

6. Mengkonsumsi Kunyit

Mengkonsumsi kunyit dapat menjadi strategi untuk menunda penuaan. Rempah ini mengandung senyawa bioaktif ampuh bernama kurkumin.

Berkat sifat antioksidan dan anti-inflamasinya, kurkumin dianggap membantu menjaga fungsi otak, jantung, paru-paru. Selain itu, kunyit juga melindungi dari kanker dan penyakit terkait usia.

7. Menghindari Rokok

Merokok sangat berkaitan dengan penyakit dan kematian dini. Sebuah penelitian dari Nationwide Library of Medication menunjukkan bahwa orang yang berhenti merokok padaa usia 35 tahun bisa memperpanjang hidup mereka hingga 8,5 tahun.

8. Berhati-hati

Kehati-hatian mengacu pada kemampuan seseorang untuk melakukan hal secara disiplin, terorganisir, efisien dan berorientasi pada tujuan. Menurut penelitian yang mengamati 1.500 anak laki-laki dan perempuan hingga usia lanjut, anak-anak yang dianggap gigih, terorganisir dan disiplin hidup 11% lebih lama dibandingkan dengan mereka yang kurang teliti.

Orang yang teliti kemungkinan memiliki tekanan darah lebih rendah, kondisi kejiwaan yang lebih baik dan risiko diabetes, masalah jantung atau persendian yang lebih rendah. Kemungkinan hal ini terjadi karena orang yang memiliki kesadaran tinggi cenderung tidak mengambil risiko berbahaya atau bereaksi negaif terhadap stres. Orang-orang ini cenderung bertanggung jawab terhadap kesehatan mereka.

9. Minum Kopi atau Teh

Kopi dan teh dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kronis. Menurut penelitian, polifenol dan katekin yang ada di teh hijau bisa menurunkan risiko kanker, diabetes dan penyakit jantung.

Sementara itu, kopi dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung dan kanker tertentu, seperti penyakit otak seperti Alzheimer dan Parkinson. Meski begitu, kebanyakan kafein juga bisa menyebabkan kecemasan. Jadi, batasi asupan sesuai dengan yang disarankan, yaitu 400 mg per hari.

Itulah 9 kebiasaan sehat yang bisa diupayakan untuk membuat panjang umur dengan mencegah datangnya penyakit. Kamu tertarik untuk mempraktekannya?

Simak Video “Pola Hidup Sehat untuk Anak Muda Demi Kesehatan Jantung
[Gambas:Video 20detik]
(elk/row)

Kata Dokter soal Efek Makan Cacing Pita, Viral Dilakukan Pria Ini demi Tenar


Jakarta

Gegara berniat ingin mencari perhatian netizen alias ingin viral, pria dari AS bernama Nicolas Kratka ini nekat memakan cacing pita. Berawal mendapat ikan bass dari hasil memancing dan kemudian memotongnya, Nicolas melihat ikan tersebut dipenuhi dengan cacing.

Namun bukannya membersihkan cacing tersebut atau membuangnya, Nicolas malah memakannya. Ia penasaran dengan apa yang terjadi di dalam tubuhnya dan membagikan pengalamannya kepada netizen. Tak lama setelahnya, Nicolas mengalami gejala yang parah sampai harus mendapat perawatan di dokter.

“Yang sebenarnya terjadi adalah perut saya mulai terasa sakit. Ketika saya pergi ke dokter, katanya kemungkinan besar cacing itu akan menyebar ke mata dan otak saya, yang akan membunuh saya jika saya tidak bertindak cepat,” kata pria berusia 23 tahun itu, dikutip The Solar.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

baca juga

“Saya fool, saya tidak akan berbohong,” sambungnya lagi.

Dokter spesialis penyakit dalam dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH mewanti-wanti ‘aktivitas’ yang dilakukan seperti pria di AS itu bisa membahayakan tubuh. Sebab, apabila seseorang memakan makanan yang mengandung parasit, misalnya cacing pita, maka ada kemungkinan parasit itu akan pindah dan hidup di dalam tubuh.

“Bila cacing pita dia bisa hidup di dalam usus lalu menempel di usus lalu akan menghisap darah korbannya. Bisa menyebabkan seseorang kekurangan darah dan gizi,” imbuhnya saat dihubungi detikcom, Jumat (6/10/2023).

Jika cacing pita sudah memenuhi usus, gejala yang dirasakan bisa berupa mual, muntah, hingga mengalami penyumbatan saluran cerna. dr Aru mengingatkan, jika menemukan makanan yang sudah dihinggapi parasit dan cacing, sebaiknya jangan dikonsumsi untuk menghindari risiko yang bisa terjadi.

“Tetapi yang lebih penting adalah sebaiknya masak makanan dengan matang sehingga bila ada parasit yang tidak tampak maka diharapkan akan mati,” katanya.

“Jangan lupa juga bahwa penularannya bisa juga dari telur cacing yang bisa berada di tanah atau tanaman yang tercemar. Oleh karena itu wajib cuci tangan yang bersih dan bersihkan sayuran dengan bersih sebelum di makan terutama bila dimakan sebagai lalapan,” sambungnya lagi.

Di sisi lain, meski Nicolas mengalami kondisi tersebut, ia mengaku pengalamannya memakan cacing tidak menghalanginya untuk mencoba makanan lain yang tidak biasa dan berpotensi berbahaya di masa mendatang.

baca juga

Simak Video “Suggestions Optimalkan Tinggi Badan Menurut Dokter Spesialis Orthopedi
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)

Jangan Skip! 5 Hal Ini Penting Dilakukan Pasutri usai Berhubungan Intim

Jakarta

Setelah momen intim yang melelahkan, sering kali pasutri lupa bahwa perawatan diri setelahnya merupakan hal yang penting. Padahal, berhubungan intim dapat menyebarkan banyak bakteri yang dapat mengganggu kesehatan, mulai dari gatal-gatal sederhana hingga infeksi saluran kemih.

Maka dari itu, kesehatan dan kebersihan tubuh, terutama alat kelamin, setelah berhubungan seks penting untuk diperhatikan. Dikutip dari WebMD, berikut adalah hal-hal yang harus dilakukan setelah berhubungan intim.

1. Pipis

Ketika berhubungan seks, bakteri dapat masuk ke dalam uretra, yakni saluran yang membawa air seni keluar dari tubuh. Hal ini dapat meningkatkan kemungkinan terkena infeksi. Bakteri-bakteri tersebut terbuang ketika seseorang membuang air kecil. Jadi, nikmati waktu berpelukan dengan pasangan, lalu pergilah ke kamar mandi.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Basuh alat kelamin

Seseorang tidak perlu langsung beranjak dari tempat tidur dan mandi. Namun, basuhlah space di sekitar (bukan di dalam) alat kelamin dengan air hangat biasa. Hal ini dapat melindungi pria dan wanita dari infeksi, seperti infeksi saluran kemih. Untuk wanita, basuhlah alat kelamin dari arah depan ke belakang untuk meminimalkan penyebaran bakteri.

3. Minum segelas air putih

Aktivitas seks bisa sangat melelahkan. Agar tubuh tetap terhidrasi, penting untuk meminum air putih setelahnya. Hal ini juga akan membuat tubuh lebih banyak membuang air kencing. Alhasil, lebih banyak bakteri yang akan terbuang dari tubuh sebelum infeksi muncul.

4. Kenakan pakaian yang longgar

Tempat yang panas dan berkeringat adalah tempat yang sempurna bagi bakteri dan jamur untuk berkembang biak. Jadi, pakailah pakaian dalam dan pakaian yang memungkinkan udara untuk masuk.

Wanita harus menghindari stoking, korset, dan celana dalam yang terlalu ketat. Celana dalam yang memiliki sirkulasi udara dan menyerap kelembapan sangat baik untuk digunakan pada momen ini. Gunakan bahan katun atau hindari pakaian dalam sama sekali saat tidur.

5. Cuci tangan

Cuci tangan adalah cara terbaik untuk menghilangkan bakteri yang mungkin didapatkan dari menyentuh alat kelamin. Hal ini adalah kunci untuk menghentikan penyebaran infeksi. Cucilah tangan dengan sabun dan air. Jadikan cuci tangan bagian dari rutinitas pembersihan setelah berhubungan seks.

Simak Video “Kenali Manfaat Seks Rutin Bagi Kesehatan untuk Pasutri
[Gambas:Video 20detik]
(Syifaa F. Izzati/kna)

Dilakukan Ridwan Kamil, Ternyata Sepenting Ini Efek Me Time buat Kesehatan Jiwa


Jakarta

Rencana Ridwan Kamil untuk ‘me time’ sempat membuat heboh netizen beberapa waktu lalu. Seusai mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023, Ridwan Kamil mengaku ingin me time dengan jalan-jalan keliling dunia.

“Saya mau me time. Saya teh mau pergi jauh keliling dunia mulai pekan depan. 10 tahun tidak ada me time kecuali curi-curi waktu sedikit saat kedinasan ke luar wilayah. Mau recharge badan dan pikiran,” ujar Ridwan Kamil lewat akun Instagram pribadi @ridwankamil, Kamis (7/9/2023).

Me time kerap diartikan sebagai sebuah aktivitas untuk menikmati waktu seorang diri, biasanya dilakukan dengan melakukan berbagai hal atau hobi yang disenangi. Me time ini juga sering dipandang sebagai bentuk self love atau menyayangi diri sendiri.

Spesialis kedokteran jiwa dr Lahargo Kembaren, SpKJ, mengungkapkan di zaman seperti sekarang ini, self love dan me time sangat dibutuhkan oleh setiap orang.

“Tentu me time, self love itu dibutuhkan sekali di masa sekarang ini. Dan tentunya setiap orang berbeda-beda, nggak bisa disamain juga,” ungkapnya saat dihubungi detikcom, Kamis (7/9/2023).

Ia mengungkapkan dewasa ini banyak orang yang merasa terperangkap di ‘sandwich technology’ sehingga tidak memiliki waktu untuk memanjakan diri sendiri.

“Misalnya, zaman sekarang banyak pasien-pasien yang konsul katanya saya ini ‘sandwich technology’. Sandwich technology itu dia selain menghidupi dirinya sendiri juga menghidupi keluarganya, orang tuanya. Jadi nggak ada waktu untuk diri sendiri,” jelas dr Lahargo.

dr Lahargo menambahkan dengan me time, seseorang akan memiliki kesempatan untuk menyayangi, mengapresiasi, dan memenuhi apa yang selama ini dibutuhkan oleh diri kita.

“Me time itu saat kita menyadari kita memerlukan juga yang namanya self love, mengasihi, menyayangi, mengapresiasi dan memberikan apa yang dibutuhkan oleh diri kita,” tuturnya.

Me time, lanjut dr Lahargo, tidak harus dilakukan dengan cara megah seperti jalan-jalan ke luar kota atau luar negeri. Menurutnya, seseorang juga bisa melakukan me time dengan beristirahat dari kesibukan sehari-hari.

“Coba di-breakdown, waktu-waktu tersebut mungkin sebenarnya ada waktu yang bisa dipakai untuk lebih istirahat, lebih santai. Me time itu nggak berarti kita rekreasi piknik ke mana, tetapi ada jeda di tengah kesibukan kita yang membuat kita lebih cooling down, settle down, membuat kita bisa refreshing lagi,” tandasnya.

Simak Video “Teknik Baru Atasi Gangguan Kesehatan Psychological dengan VR
[Gambas:Video 20detik]
(ath/vyp)

5 Hal Ini Wajib Dilakukan usai Bercinta, Jangan Langsung Tidur!


Jakarta

Setelah berhubungan seks, biasanya beberapa orang memilih untuk santai dan mungkin langsung tertidur. Padahal, setelah berhubungan seks masih ada berbagai hal yang harus dilakukan, khususnya untuk para wanita.

Hal ini penting dilakukan demi menjaga kesehatan organ intim agar terhindar dari sejumlah penyakit. Dikutip dari laman Girls’s Well being, berikut beberapa hal yang perlu dilakukan setelah berhubungan intim.

1. Buang air kecil

Setelah melakukan hubungan seks, bakteri bisa saja masuk ke dalam uretra. Uretra merupakan saluran yang membawa urin keluar dari tubuh. Buang air kecil dapat membantu membuang kuman dari dalam uretra.

2. Bersihkan space kemaluan

Setelah berhubungan seks, penting untuk pasutri membersihkan alat kelaminnya dengan air dan sabun berbahan lembut.

Bisa juga menggunakan waslap hangat dan usap perlahan vagina menggunakan sabun dan air (atau hanya air hangat), bergerak dari depan ke belakang.

3. Penggunaan pakaian dalam yang tepat

Disarankan untuk menggunakan pakaian dalam berbahan katun ataupun yang longgar setelah berhubungan seks.

Menurut Nationwide Institute of Diabetes, Digestive and Kidney Illnesses, penggunaan pakaian dalam berbahan nilon ataupun yang ketat dapat menjebak kelembaban serta membantu pertumbuhan bakteri.

4. Minum air

Setelah berhubungan seks biasanya akan melelahkan bagi para pasangan. Untuk itu, agar mencegah dehidrasi penting untuk para wanita mengkonsumsi air. Selain mencegah dehidrasi, air juga membantu membuang bakteri sehingga menghindari risiko infeksi saluran kemih (ISK).

5. Makan makanan kaya probiotik

Mengonsumsi makanan kaya probiotik seperti yogurt dan hidangan fermentasi lainnya memiliki bakteri baik yang sama dengan yang ditemukan di vagina. Dengan konsumsi makanan ini setelah berhubungan seks dapat membantu mengisi kembali bakteri baik tubuh, membantu mengurangi risiko infeksi jamur.

Simak Video “Situasi Sekolah di Jepang yang Terpaksa Tutup Imbas Resesi Seks
[Gambas:Video 20detik]
(suc/suc)

4 Cara Bikin Mr P Tak Gampang Loyo dan Tetap Gagah, Nomor 1 Wajib Dilakukan!


Jakarta

Sulit mempertahankan ereksi pada pria disebut juga disfungsi ereksi. Kondisi ini terjadi ketika penis tidak bisa mempertahankan ereksi atau bahkan tidak bisa ereksi sama sekali. Selain menurunkan rasa percaya diri pria, disfungsi ereksi juga dapat mengganggu keharmonisan hubungan dengan pasangan.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di American Journal of Medication, 85 persen pria pemilik penis berusia antara 20 dan 39 tahun mengatakan bahwa mereka ‘selalu’ atau ‘hampir selalu’ bisa mendapatkan dan mempertahankan ereksi. Sementara 15 persen pria di puncak kehidupan mereka mengalami kesulitan menjadi keras, setidaknya sesekali.

“Secara umum, ereksi yang buruk disebabkan oleh salah satu dari lima hal, penurunan aliran darah, kadar hormon yang tidak regular, obat-obatan, fungsi saraf yang tidak regular, dan yang terakhir adalah komponen psychological,” jelas Dr Justin Houman, MD, ahli urologi bersertifikat dan spesialis kesehatan seksual dan reproduksi pria.

Lalu, bagaimana cara agar penis tetap kekar dan gagah meski berhubungan seks selama beronde-ronde?

1. Perbanyak Olahraga

Ahli urologi di klinik Cleveland, Ryand Berglund, MD, mengatakan aliran darah adalah kunci ereksi yang sehat. Salah satu cara mendorong aliran darah agar tetap lancar adalah olahraga, misalnya senam aerobik.

Selain membuat tubuh tetap bugar, olahraga juga dapat membangun oksida nitrat tubuh, yang membantu mempertahankan ereksi.

“Pengendara sepeda yang menghabiskan waktu lama di kursi sepeda mereka mungkin mengalami lebih banyak masalah dengan disfungsi ereksi (ED),” kata Erin Michos, MD, seorang profesor kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins.

“Hal ini karena bersepeda dapat menekan arteri pudenda yang mengalirkan darah ke penis. Menggunakan jok sepeda khusus (split-seat) bersamaan dengan mengenakan celana pendek khusus dapat membantu mencegah DE,” tutur Ingber yang dikutip dari Males’s Well being, Minggu (23/7/2023).

2. Berhenti Merokok

Sebuah literatur 2015 menemukan bahwa perokok berisiko lebih tinggi mengalami disfungsi ereksi daripada daripada yang bukan perokok. Ada juga beberapa bukti bahwa merokok mempengaruhi kekuatan ereksi dan ukurannya.

“Selain merusak pembuluh darah, merokok dapat merusak jaringan penis itu sendiri, membuatnya kurang elastis dan mencegahnya meregang,” kata Direktur pengobatan seksual di Rumah Sakit Alvarado di San Diego, Irwin Goldstein, MD.

3. Minum Kopi

Sebuah studi oleh Pusat Ilmu Kesehatan Universitas Texas di Houston menemukan bahwa pria yang mengonsumsi kafein setara dengan 2-3 cangkir kopi per hari, lebih kecil kemungkinannya mengidap disfungsi ereksi daripada mereka yang lebih suka bangun dengan minuman bebas kafein.

4. Lebih Banyak Berjalan

Dalam sebuah penelitian, para peneliti menemukan bahwa pria yang berjalan hanya 2 mil sehari memiliki tingkat masalah ereksi setengah dari pria yang tidak banyak bergerak. Goldstein menjelaskan ini termasuk dua puluh menit jogging atau 30 menit latihan angkat beban.

“Apa yang baik untuk kesehatan jantung Anda baik untuk pembuluh darah ke penis Anda,” tambah Houman.

Endapan yang menyumbat atau memperkeras arteri penis juga dapat melemahkan ereksi. Semakin banyak berolahraga, semakin sehat, bersih, dan fleksibel lapisan tersebut.

“Pria cenderung menganggap arteri mereka sebagai pipa sederhana yang dapat tersumbat, tetapi ada lebih banyak hal yang terjadi daripada itu,” kata Laurence Levine, MD, ahli urologi di Chicago’s Rush-Presbyterian Medical Middle.

“Lapisan pembuluh darah itu adalah space yang sangat aktif secara biologis di mana bahan kimia dibuat dan dilepaskan ke aliran darah,” lanjutnya.

Simak Video “Klinik Pengobatan Mak Erot Juga Bisa Tangani Keluhan Mr P Patah
[Gambas:Video 20detik]
(sao/suc)

9 Hal yang Harus Dilakukan setelah Bercinta, Nomor 3 Jangan Sampai Terlewat

Jakarta

Beberapa pasangan biasanya langsung tidur setelah berhubungan seksual karena merasa lemas dan mengantuk. Padahal, penting sekali untuk membersihkan space kemaluan setelah melakukan hubungan seks. Memberikan jeda setelah melakukan hubungan seks merupakan waktu yang rentan untuk bakteri berkembang.

Dikutip dari Internet MD, terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan oleh pasangan setelah berhubungan seks guna mengurangi risiko penyakit menular:

1. Mencuci tangan

Sebelum ataupun sesudah melakukan hubungan seksual perlu mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan sabun. Tangan yang terkontaminasi oleh bakteri bisa menularkan berbagai penyakit.

2. Buang air kecil

Buang air kecil menjadi cara paling simpel sekaligus penting untuk mencegah risiko Infeksi Saluran Kemih (ISK). Sebab saat hubungan seks, space vagina akan bersentuhan dengan penis, tangan, bahkan mulut. Maka dari itu, jika vagina tidak dibersihkan dengan baik, bakteri bisa pindah ke saluran kencing melalui lubang kemih yang berdekatan dengan vagina. Melalui buang air kecil, bakteri akan keluar dari lubang kemih.

3. Membersihkan space kemaluan

Membersihkan space kemaluan setelah melakukan hubungan seks berlaku bagi wanita maupun pria guna menghindari infeksi saluran kemih. Wanita disarankan untuk membasuh bagian luar vagina dengan air dan sabun ringan. Selain itu, diperbolehkan juga menggunakan waslap yang telah dibasahi dan diberi sabun dengan menggosok secara lembut. Sedangkan pada laki-laki, dianjurkan untuk membasuh penis secara seksama dengan air dan sabun.

4. Mandi

Mandi setelah berhubungan seks berfungsi untuk membuat tubuh menjadi lebih rileks. Tak hanya itu, mandi menggunakan sabun dapat mematikan bakteri yang menempel di tubuh dan vagina.

5. Hindari memakai sabun pembersih

Tak sedikit wanita yang merasa perlu membersihkan vagina dengan proses douching atau produk pembersih vagina. Padahal, aktivitas ini tidak diperlukan karena douching justru bisa menimbulkan infeksi.

Selain itu, produk khusus pembersih space kewanitaan seringkali mengganggu keseimbangan bakteri yang menjaga kesehatan vagina. Setelah melakukan hubungan seks, wanita cukup membersihkan bagian luar dengan air dan sabun lembut.