Tag: Gadis

Gadis 19 Tahun Hampir Tewas gegara Infeksi Otak usai Pencet Jerawat


Jakarta

Seorang gadis remaja di China mengalami infeksi parah di otaknya setelah dia memencet jerawat di hidungnya dengan tangannya. Nyawanya bahkan hampir terenggut karena memencet jerawat.

Diberitakan Dailymail, gadis 19 tahun bermarga Yang itu mengeluh sakit terus menerus di bawah kulit sekitar mata kanannya setelah memencet jerawat di hidungnya.

Dia dilarikan ke rumah sakit di provinsi China timur Zhejiang beberapa hari kemudian setelah mengalami demam. Sementara itu mata kanannya juga menjadi sangat bengkak.

Setelah pemeriksaan, dokter mendiagnosisnya dengan trombosis sinus kavernosus, gumpalan darah di sinus kavernosus, yaitu ruang berongga yang terletak di bawah otak, di belakang setiap rongga mata. Bekuan darah dapat terjadi ketika infeksi menyebar ke sinus kavernosus dari hidung, sinus, telinga, atau gigi.

Kondisi ini dapat mengancam jiwa bahkan dengan perawatan yang cepat. Sebanyak satu dari tiga orang dengan kondisi tersebut dapat meninggal,

BACA JUGA

Dokter mengatakan bahwa infeksi Yang terjadi setelah dia memencet jerawat di ujung hidungnya, bagian dari space yang dikenal sebagai ‘Segitiga Kematian’ atau ‘Triangle of Dying’. ‘Segitiga Kematian’ membentang dari ujung hidung ke titik di kedua sisi bibir, kira-kira di mana lesung biasanya muncul.

Pakar medis memperingatkan bahwa mengorek kulit di dalam zona ini dapat berdampak serius bagi kesehatan secara keseluruhan.

“Gadis remaja itu dalam kondisi kritis saat dibawa ke rumah sakit,” kata Dr Han Kun, wakil direktur departemen neurologi, kepada Ningbo Night Information.

Dia mengalami demam 39 derajat Celcius sambil menunjukkan tanda-tanda berkembangnya meningitis. Beruntung setelah menerima serangkaian perawatan antibiotik, Yang dikatakan berada dalam kondisi stabil saat menjalani pemulihan di rumah sakit Ningbo.

BACA JUGA

Simak Video “Penjelasan Elon Musk Tentang Prosedur Pemasangan Chip Otak Miliknya
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

Nasib Nahas Gadis 3 Tahun Lumpuh, Komplikasi Operasi Caesar saat Lahir


Jakarta

Seorang anak perempuan berusia 3 tahun menjadi korban kelalaian medis di sebuah rumah sakit pemerintah di Malaysia. Akibatnya, gadis kecil itu kini lumpuh.

Kejadian naas itu dialami Nur Adeena Mohd Syamir yang lahir pada 12 Mei 2020, melalui operasi caesar. Ia mengalami cedera tulang belakang akibat komplikasi operasi caesar, yang membuatnya lumpuh dari leher ke bawah.

Menurut laporan Harian Metro, gadis itu melalui ayahnya, mengajukan gugatan kelalaian medis pada 19 terdakwa yang terdiri dari pemerintah Malaysia dan 18 petugas medis yang bekerja di rumah sakit pemerintah itu.

Akibat kelalaian tersebut, saat ini gadis 3 tahun itu harus bergantung pada ventilator dan juga dipasang trakeostomi (lubang di leher).

Tergugat pertama, yakni pemerintah Malaysia, mengakui tanggung jawab pada 26 Juli 2022, yang membuat penggugat menarik semua klaim terhadap tergugat kedua hingga ke-19.

Sidang dilanjutkan untuk penaksiran kerusakan yang berlangsung selama dua hari, saat pemeriksaan menemukan fakta baru. Diketahui, petugas medis yang bertugas tidak memiliki pengalaman dalam melakukan operasi, dan prosedur operasi caesar dilakukan tanpa pengawasan dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Hakim Datuk Akhtar Tahir dari Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur menegaskan bahwa tidak ada uang yang dapat mengurangi rasa sakit dan penderitaan anak tersebut.

“Pengadilan berpandangan bahwa jumlah ganti rugi yang diberikan diperlukan sebagai kompensasi atas biaya tambahan yang akan dikeluarkan oleh wali dalam merawat penggugat yang memiliki kemampuan berbeda,” ungkapnya yang dikutip dari World of Buzz, Jumat (7/7/2023).

Mereka akhirnya memutuskan bahwa anak tersebut berhak atas kompensasi yang memadai selama sisa hidupnya, yang mungkin hanya sampai usia 23 tahun, seperti yang disimpulkan oleh dokter spesialis. Kompensasi yang diberikan sebesar RM 5,6 juta atau sekitar 21 miliar rupiah.

Simak Video “Permintaan Maaf Nakes yang Dwell TikTok Saat Pasien Lahiran
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)