Tag: HUT

HUT Ke-5, AIDO Well being Beri Layanan SIMRS-RME Free of charge ke Rumah Sakit


Jakarta

Adanya perkembangan teknologi di zaman trendy menyebabkan transformasi digitalisasi, termasuk di bidang pelayanan kesehatan. Terlebih lagi, pandemi mengajarkan masyarakat akan pentingnya akses kesehatan yang terintegrasi dan mudah dijangkau.

Pertimbangan tersebut membuat pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis untuk memberikan kepastian hukum dalam penyelenggaraan dan pengelolaan rekam medis elektronik (RME).

Dalam perjalanan menuju penyediaan layanan kesehatan yang lebih baik dan efisien, penting bagi rumah sakit dan klinik untuk memiliki Rekam Medis Elektronik (RME). Selain banyak manfaatnya, RME juga menjadi fasilitas necessary yang wajib diterapkan di setiap fasilitas layanan kesehatan maksimal di akhir tahun 2023. Hal ini tertuang lewat Permenkes No.24/2023 tentang Rekam Medis Elektronik.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menyadari pentingnya hal tersebut, AIDO Well being, selaku penyedia layanan jasa RME terintegrasi di Indonesia, merayakan ulang tahun kelima dengan langkah besar yang menggembirakan. Dalam upaya memberikan kontribusi positif pada masyarakat dan dunia kesehatan, AIDO Well being meluncurkan program Company Social Accountability (CSR) yang bertujuan menyediakan SIRS secara free of charge kepada fasilitas layanan kesehatan yang membutuhkannya.

“Kami turut bersyukur atas pencapaian selama 5 tahun terakhir ini dan untuk mencapai keberhasilan lainnya di tahun yang akan datang, kami menggunakan momentum HUT ini dengan memberikan SIMRS dan RME dari AIDO Well being dalam bentuk program CSR berkolaborasi dengan Rumah Sakit At-Turots Al-Islamy,” ungkap Chief Enterprise Operation AIDO Well being Safira Raedianty dalam keterangan tertulis, Senin (25/9/2023).

Safira berharap melalui program CSR ini pihaknya dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan kesehatan dari RS At-Turots Al-Islamy.

Melalui perayaan ulang tahun kelima ini, AIDO Well being membuktikan komitmennya untuk berkontribusi pada kemajuan layanan kesehatan melalui program CSR SIRS dengan memberikan solusi SIRS secara free of charge. Melalui integrasi teknologi terbaru, pemenuhan regulasi, dan keamanan informasi yang dijamin ini, AIDO Well being membawa harapan akan masa depan yang lebih baik bagi dunia kesehatan.

AIDO Health Foto: AIDO Well being

Di period trendy ini, penggunaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dan Rekam Medis Elektronik (RME) berbasis cloud telah membawa berbagai manfaat signifikan bagi rumah sakit. Transformasi digital melalui SIMRS dan RME tidak hanya menjadi kebutuhan, tetapi juga investasi jangka panjang yang sangat baik. Hal ini didasarkan pada dua faktor utama, yakni menekan price operasional dan meningkatkan kualitas layanan rumah sakit.

Pertama-tama, penggunaan SIMRS dan RME berbasis cloud secara efektif mengurangi price operasional rumah sakit. Dengan mengelola information pasien, jadwal dokter, inventaris obat, dan proses administrasi lainnya secara digital, rumah sakit dapat menghindari biaya cetak, penyimpanan fisik, dan tenaga kerja tambahan yang diperlukan dalam sistem tradisional. Ini juga mengurangi risiko kesalahan manusia yang dapat terjadi dalam pengelolaan information guide.

Selain itu, SIMRS dan RME berbasis cloud memungkinkan rumah sakit untuk meningkatkan kualitas layanan mereka. Knowledge pasien dapat diakses dengan cepat dan akurat oleh tim medis yang berwenang, sehingga memungkinkan prognosis dan perawatan yang lebih efektif.

Selain itu, manajemen jadwal dokter dan pemantauan pasien pun menjadi lebih efisien. Dengan demikian, sistem ini mampu mengurangi waktu tunggu pasien dan meningkatkan pengalaman mereka.

Dalam konteks ini, pemilihan AIDO Well being sebagai mitra yang tepat adalah langkah yang bijaksana. AIDO Well being menawarkan fitur-fitur terdepan di dunia digital kesehatan, sehingga memungkinkan rumah sakit untuk tetap up-to-date dan dapat bersaing dalam pasar yang ramah pada penggunaan platform digital.

Dengan platform yang canggih, rumah sakit dapat memenuhi tuntutan pasien yang semakin digital savvy. Fitur-fitur unggulan dari AIDO Well being akan membantu rumah sakit dalam meningkatkan efisiensi operasional, meningkatkan pengalaman pasien, dan meningkatkan kualitas layanan medis.

Dengan demikian, penggunaan SIMRS dan RME berbasis cloud serta kemitraan dengan AIDO Well being adalah langkah strategis yang akan membantu rumah sakit menghadapi tantangan dan peluang di period digital. Ini bukan hanya investasi untuk masa kini, tetapi juga untuk masa depan yang lebih baik yang akan menguntungkan pasien, staf medis, dan organisasi rumah sakit secara keseluruhan.

AIDO Well being merupakan perusahaan yang telah membuktikan dirinya sebagai pemain utama dalam bidang layanan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit dan Klinik. Dua layanan utama AIDO yaitu HOSPITA (sistem informasi manajemen rumah sakit) dan KLINIKA (sistem informasi manajemen klinik).

AIDO Well being telah mengembangkan solusi sistem informasi rumah sakit dan klinik yang inovatif dan efektif, serta membantu fasilitas layanan kesehatan dalam mengelola berbagai aspek operasional mereka. Keahlian AIDO Well being tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi pada pemahaman mendalam tentang kebutuhan sektor kesehatan.

Penggunaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit dan Klinik ini membawa perubahan revolusioner dalam dunia pelayanan kesehatan. Ini adalah langkah penting menuju pengelolaan yang lebih efisien, pengambilan keputusan yang lebih akurat, dan pelayanan yang lebih baik kepada pasien.

Dengan SIRS, berbagai proses administratif seperti pencatatan information pasien, jadwal dokter, pengelolaan inventaris, dan manajemen keuangan dapat diotomatisasi. Ini memungkinkan tenaga medis dan administratif untuk fokus pada aspek-aspek yang lebih penting dalam memberikan perawatan berkualitas tinggi kepada pasien.

Faktor lain yang harus dipertimbangkan sebelum memilih vendor penyedia sistem informasi rumah sakit dan klinik adalah keamanan informasi. Keamanan informasi sangat penting dalam pengelolaan information kesehatan.

AIDO Well being telah berhasil meraih sertifikasi ISO/IEC 27001:2013 yang menegaskan AIDO telah mematuhi standar internasional dalam mengelola keamanan informasi. Dengan sertifikasi ini, rumah sakit dan klinik yang bekerja sama dengan AIDO Well being dapat memiliki keyakinan tambahan bahwa information pasien dikelola dengan standar tertinggi dalam hal keamanan.

“Dengan adanya penerapan ilmu teknologi melalui SIMRS tersebut dapat mewujudkan pelayanan yang lebih baik dan lebih cepat, tepat, dan aman baik bagi pengunjung maupun pengguna di rumah sakit,” ujar Humas RS At Turots Al Islamy Isti.

“Terus harapannya dapat Bridging BPJS kesehatan dan aplikasi lain yang dari Kemenkes tersebut. Harapannya yang selanjutnya alur pelayanan tersistem dengan baik dari awal yang datang sampai pulang kemudian meningkatkan loyalitas dan kebangaan karyawan terhadap rumah sakit. Mengurangi permasalahan ketidakkonsistenan information,” imbuhnya.

Jika Anda merupakan bagian dari fasilitas layanan kesehatan, baik rumah sakit maupun klinik, jangan ragu untuk menghubungi AIDO Well being jika ingin mengambil langkah maju menuju pengelolaan yang lebih baik dan efisien. Dengan pengalaman yang luas dalam bidang SIRS dan komitmen untuk memberikan solusi yang sesuai dengan standar terbaik, AIDO Well being adalah mitra yang dapat diandalkan dalam mendukung transformasi layanan kesehatan.

(Content material Promotion/AIDO Well being)

Ibu-ibu Merapat! Hadiah HUT RI Ke-78 Buat para Bayi: Vaksin Rotavirus Free of charge


Jakarta

Di hari Kemerdekaan Republik Indonesia, seluruh bayi akan mendapatkan imunisasi tetes rotavirus (RV) secara free of charge. Pemberian vaksin ini dilakukan untuk melindungi anak Indonesia dari kejadian diare berat.

“Sasaran pemberian imunisasi RV dimulai paling cepat pada anak usia 2 bulan (atau bayi yang dilahirkan pada tanggal 16 Mei) yang akan diberikan sebanyak 3 dosis dengan jarak 4 minggu antar dosis, dan imunisasi RV dosis terakhir diberikan pada bayi usia 6 bulan 29 hari.” jelas juru bicara Kemenkes dr Syahril dalam keterangan tertulis, Rabu (16/8/2023).

Pemberian imunisasi RV di Indonesia dilaksanakan secara bertahap di 21 kabupaten/kota di 18 Provinsi dengan sasaran 196.876 bayi.

Pemberian imunisasi ini dapat melindungi bayi dari infeksi rotavirus, yang merupakan penyebab utama diare berat pada anak kecil. Vaksin bisa mencegah risiko diare parah hingga 34 persen dan mengurangi risiko kematian hingga 96 persen pada anak kecil akibat diare parah.

Menurut catatan Kemenkes, diare hingga saat ini masih menjadi salah satu penyebab kesakitan dan kematian tertinggi pada bayi. Menurut sumber knowledge Indonesia Rotavirus Surveillance Community 2001-2017, rotavirus menjadi penyebab utama diare berat pada balita, yaitu sekitar 41 persen sampai 58 persen dari whole kasus diare pada balita yang dirawat inap, saat ini 1 dari 8 anak balita menderita diare.

Selain menyebabkan kesakitan dan kematian, diare juga akan menghambat tumbuh kembang seorang anak karena dapat menimbulkan stunting. Zat mikro yang dibutuhkan oleh tubuh anak untuk tumbuh hilang karena infeksi diare yang berulang dan nilai gizi pada tubuh anak pun akan berkurang.

Rotavirus bisa menyebabkan diare akut yang disertai muntah, demam, dan sakit perut. Infeksi virus ini juga bisa membuat si kecil mengalami dehidrasi yang parah, sehingga menyebabkan risiko terburuk yaitu kematian.

Simak Video “Kemenkes Tambah Tiga Vaksin Baru Dalam Program Imunisasi Dasar
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)