Tag: Itu

Mengenal Apa Itu Mioma Uteri: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Jakarta

Mendengar kata tumor bisa membuat sebagian orang khawatir dan ketakutan. Apa sih sebenarnya tumor itu? Tumor adalah benjolan irregular yang tumbuh pada bagian tubuh manapun, termasuk rahim (uterus). Dalam istilah medis, kondisi ini dikenal dengan mioma uteri atau fibroid rahim.

Mioma uteri merupakan sebuah kondisi medis di mana, tumbuh tumor atau jaringan tidak regular pada bagian dalam maupun luar rahim. Apakah mioma uteri berbahaya? Mioma uteri termasuk dalam tumor yang bersifat jinak, tidak seperti kanker ganas.

Meskipun bersifat jinak, mioma uteri tetap perlu untuk diwaspadai, karena bisa menimbulkan komplikasi lainnya jika tidak segera ditangani. Nah, untuk tahu lebih lanjut mengenai mioma uteri, mulai dari penyebab, gejala, hingga pengobatannya, simak penjelasannya di bawah ini.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengertian Mioma Uteri

Dikutip melalui buku berjudul Asuhan Keperawatan Gangguan Maternitas ditulis oleh Rina dan Arni (2018), mioma uteri adalah tumor jinak pada rahim yang berasal dari otot rahim. Mioma uteri tumbuh pada bagian dinding rahim dan memiliki bentuk menonjol ke permukaan rahim.

Jumlah dan ukuran dari mioma uteri bervariasi, terkadang bisa ditemukan lebih dari satu. Mioma uteri biasanya menyerang wanita yang memasuki usia produktif. Terutama pada wanita-wanita yang berusia sekitar 30-40 tahun.

Pada beberapa kasus, mioma uteri tidak menimbulkan gejala, khususnya bagi perempuan berusia 35 tahun. Oleh karena itu, sebaiknya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, agar mioma uteri bisa terdeteksi lebih awal dan tidak menjadi semakin ganas.

Apabila mioma uteri berkembang menjadi ganas, maka bisa menyebabkan keguguran dan pengangkatan rahim. Mioma yang berubah menjadi ganas disebut sebagai leiomiosarkoma.

Jenis Mioma Uteri

Mioma uteri dibedakan menjadi 3 jenis berdasarkan letaknya. Berikut ini jenis mioma uteri dikutip melalui buku berjudul Organ Reproduksi Wanita ditulis oleh Ernawati, dkk (2023).

Mioma Uteri Subserosum

Mioma uteri subserosum adalah mioma yang lokasi tumornya terletak pada subserosa korpus uteri. Biasanya, mioma jenis ini dapat berbentuk tonjolan yang dihubungkan melalui tangkai dengan uterus. Mioma yang ukurannya cukup besar akan mengisi rongga peritoneum. Mioma jenis ini sering dikenal dengan mioma parasitik.

Mioma Uteri Intramural

Mioma uteri intramural disebut juga sebagai mioma intraepitelial. Apabila mioma ini masih berukuran kecil, maka tidak akan merubah bentuk dari uterus. Namun, apabila ukurannya sudah membesar, maka uterus menjadi menonjol dan bertambah besar bentuknya.

Mioma Uteri Submukosum

Mioma uteri submukosum adalah mioma yang berada pada bagian bawah lapisan mukosa uterus, dan tumbuh mengarah ke kavum uteri. Hal inilah yang menyebabkan adanya perubahan bentuk dan besar pada kavum uteri.

Apabila tumor ini tumbuh bertangkai, maka tumor bisa keluar dan masuk ke dalam vagina, hal ini disebut mioma geburt. Mioma uteri submukosum meskipun ukurannya kecil, namun seringkali menimbulkan keluhan pendarahan di vagina.

Penyebab Mioma Uteri

Penyebab mioma belum diketahui secara pasti. Pasalnya, mioma jarang sekali ditemukan sebelum pubertas. Dikutip melalui laman Mayo Clinic, meskipun belum diketahui penyebab pastinya mioma uteri, tetapi ada beberapa kondisi yang menjadi faktor munculnya mioma uteri, yaitu:

  • Perubahan genetik
  • Keturunan
  • Gangguan hormon
  • Kehamilan
  • Kebiasaan merokok
  • Kekurangan vitamin D.

Gejala Mioma Uteri

Gejala mioma uteri tergantung pada ukuran, lokasi, dan jumlah tumor yang ada. Berikut ini gejala mioma uteri dikutip melalui laman Healthline:

  • Terjadi pendarahan berat selama menstruasi
  • Adanya gumpalan pada menstruasi
  • Menstruasi berlangsung lebih lama daripada biasanya
  • Mengalami nyeri dan kram pada perut saat menstruasi
  • Nyeri pada bagian panggul atau punggung bawah
  • Perut terasa tertekan atau penuh
  • Terjadi pembengkakan dan pembesaran perut
  • Frekuensi buang air kecil meningkat
  • Terasa sakit saat sedang berhubungan intim.

Pengobatan Mioma Uteri

Sebelum dokter menyarankan sebuah pengobatan, biasanya akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu meliputi tes laboratorium, tes kehamilan, ultrasonografi, dan pielogram intravena.

Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter akan melakukan beberapa pilihan pengobatan mioma uteri. Berikut ini pengobatannya dikutip melalui jurnal berjudul Asuhan Keperawatan pada Klien Submit Operasi Mioma Uteri dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut ditulis oleh Rahayu dan Dian (2020).

1. Pengobatan Konservatif

Dalam beberapa dekade terakhir, belum ada usaha untuk mengobati mioma uteri dengan Gonadotropin Releasing Hormone (GnRH) agonis. Pengobatan ini dilakukan selama 16 minggu pada mioma uteri, sampai menghasilkan degenerasi hialin di miometrium sehingga uterus menjadi kecil.

2. Pengobatan Operatif

Pengobatan operatif dilakukan apabila mioma uteri menimbulkan gejala yang tidak bisa ditangani. Tindakan operatif yang dilakukan yakni:

a. Miomektomi

Miomektomi adalah pengambilan sarang mioma tanpa perlu melakukan pengangkatan uterus. Miomektomi biasanya dilakukan pada wanita yang tetap ingin mempertahankan fungsi dari sistem reproduksinya. Tindakan ini bisa dilakukan pada mioma submukosum dengan menggunakan cara ekstirpasi lewat vagina.

b. Histerektomi

Histerektomi adalah pengobatan yang dilakukan dengan pengangkatan uterus. Histerektomi bisa dilaksanankan pada perabdomen atau pervaginum. Tindakan ini baik dilakukan bagi wanita berusia 40 tahun dan sudah tidak menghendaki adanya keturunan.

Demikian penjelasan mengenai mioma uteri. Semoga bermanfaat!

Simak Video “Kemenkes Minta Edukasi Kesehatan Reproduksi Dimulai Sejak SMP
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)

APA ITU SERAMBE ??? – Banyuasin SEHAT

Apa itu SERAMBE BANYUASIN ???

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, Dinas Kesehatan  Kabupaten Banyuasin memanfaatkan peluang ini dengan cara mengembangkan dan menggunakan aplikasi serambe banyuasin internet dan serambe banyuasin chat sebagai sarana informasi kesehatan dan konsultasi kesehatan serta sebagai ruang pengaduan untuk menyampaikan informasi berbagai penyakit.

Serambe banyuasin adalah sisrtem informasi program kesehatan berbasis elektronik yang dapat digunakan untuk pencataatan pelaporan, pemetaan pasien salah satunya adalah Tuberkulosis (TB) serta penyakit lainnya berbasis web site yang bisa diakses secara on-line dan juga serambe banyuasin chat. Banyuasin chat di gunakan melalui scan barcode kemudian akan muncul layanan edukasi kesehatan, chat dengan operator dan berita terbaru.

Didalam edukasi kesehatan terdapat pilihan informasi berupa penyakit TB, penyakit HIV, Diabetes Mellitus, kesehatan Jiwa, Hipertensi, Imunisasi, Gizi.  

TBC adalah penyakit yang disebabkan  bakteri mycobacterium tuberculosis (Mtb). Indonesia termasuk negera dengan beban TBC tinggi dimana saat ini Indonesia menduduki peringkat kedua di dunia dengan insiden sebesar 845.000 atau sebesar 193/100.000 penduduk. Dengan angka kematian sebanyak 98.000 atau sebesar 40/100.000 penduduk.

Penerapan serambe banyuasin diharapkan mampu meningkatkan capaian program TB dan program kesehatan lainnya dan program kesehatan lainnya. Informasi capaian indicator lengkap dengan beragam analisisnya dapat segera diketahui sehingga pimpinan serta stakeholder dapat pimpinan serta stakeholder dapat melakuka monitoring agar permasalahan yang terjadi dapat segera diatasi untuk meningkatkan capaian program Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin.

Sesuai dengan komitmen international, pemerintah Indonesia telah menetapkan arah (highway map) untuk menuju eliminai TB di Indonesia pada tahun 2030, maka perlunya tindak lanjut di Kabupaten Banyuasin untuk melaksanakan kegiatan workshop kader dan operator  serambe banyuasin (Sistem Informasi Program Kesehatan Berbasis Elektronik di Kabupaten Banyuasin)

Hal ini diharapkan information meneruskan strategi TOSS TB (Temukan, Obati Sampai Sembuh Penderita RTB) dengan menyusun peta jalan eliminasi TB, penemuan intensif, aktif dan masif serta kemitraan dan mobilisasi sosial).

Apa Itu Hamil Anggur? Ketahui Ciri-ciri, Penyebab dan Pengobatannya

Jakarta

Hamil anggur merupakan pertumbuhan jaringan irregular dari pembuahan yang tak sempurna di dalam rahim. Pada kondisi ini, wanita yang mengalami hamil anggur tetap merasakan kehamilan regular.

Namun, saat dilakukan pemeriksaan USG, bidan atau dokter tidak melihat adanya janin. Yang terlihat adalah bulatan-bulatan kecil seperti anggur di dalam rahim.

Apa Itu Hamil Anggur?

Hamil anggur dalam istilah medis disebut dengan Mola Hidatidosa. Mengutip repository poltekkes-tjk, penyakit ini berasal dari kelainan pertumbuhan Trofoblas plasenta atau calon plasenta dan disertai dengan degenerasi kristik villi dan perubahan hidropik.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi ini terjadi ketika adanya tumor jinak yang terjadi sebagai akibat kegagalan pembentukan bakal janin. Jadi, terbentuk jaringan permukaan membran yang mirip gerombolan buah anggur.

Ciri-Ciri Hamil Anggur

Hamil anggur dapat ditandai oleh beberapa ciri-ciri. Berikut di antaranya menurut buku Tanya Lengkap Kehamilan Bermasalah oleh Irmawati, S.Si.,Apt:

1. Pendarahan di Awal Kehamilan

Pada kondisi hamil anggur, wanita bisa mengalami pendarahan di awal kehamilan. Hal ini dikarenakan, tubuh secara otomatis akan mengeluarkan benda asing. Dalam hal ini, pembuahan yang gagal dianggap sebagai benda asing oleh tubuh.

2. Pendarahan Disertai Gelembung-Gelembung Kecil

Ciri-ciri selanjutnya yaitu pendarahan yang disertai dengan gelembung-gelembung kecil. Hal ini merupakan pembuahan tak sempurna yang dikeluarkan oleh tubuh.

3. Mual dan Muntah yang Berlebihan

Mual dan muntah berlebihan dapat dirasakan wanita yang mengalami hamil anggur. Kondisi tersebut terjadi karena rahim berusaha keras mengeluarkan benda asing, yang berupa gelembung-gelembung seperti anggur tersebut.

4. Kadar HCG Lebih Tinggi dari pada Kehamilan Regular

Ciri-ciri ini bisa diketahui melalui pemeriksaan HCG. Apabila kadar HCG seseorang diketahui lebih tinggi dari kehamilan regular, maka kemungkinan besar mengalami hamil anggur. Kadar HCG yang tinggi ini disebabkan oleh hormon yang seharusnya disalurkan ke bakal janin, namun terakumulasi dalam tubuh.

Penyebab dan Faktor Risiko Hamil Anggur

Hamil anggur bisa terjadi karena pembuahan yang tak sempurna, namun berada di dalam rahim dan menempel di dinding rahim disertai dengan pembentukan plasenta. Penyebab lainnya yang bisa menyebabkan hamil anggur yaitu satu sel telur yang dibuahi oleh 2 sel sperma, kemudian mati karena tertekan pertumbuhan sel trofoblas.

Menurut buku 275 Tanya Jawab Seputar Kehamilan dan Melahirkan oleh Bidan Ewa Molika dan Mayo Clinic, berikut beberapa faktor risiko dari hamil anggur:

1. Riwayat hamil anggur, seseorang yang pernah mengalami hamil anggur kemungkinan akan mengalami hamil anggur lagi. Rata-rata, kehamilan anggur berulang terjadi pada 1 dari setiap 100 orang.
2. Usia, kehamilan anggur lebih mungkin terjadi pada orang dengan usia lebih tua dari 40 tahun atau lebih muda dari 20 tahun.
3. Gizi yang buruk, pola makan yang sehat dan seimbang harus dilakukan kepada wanita yang merencanakan kehamilan
4. Hipertensi, kondisi ini memperbesar risiko seorang wanita mengalami hamil anggur dibandingkan dengan yang tidak memiliki riwayat darah tinggi.

Pengobatan Hamil Anggur

Hamil anggur memang merupakan tumor jinak, tapi bisa berkembang menjadi ganas. Penyebaran yang tak terkendali dari sel-sel trofoblas bisa merusak fungsi sel-sel sekitarnya. Sel-sel trofoblas bisa menyebar ke organ tubuh lain seperti paru-paru, vagina, sumsum tulang belakang dan hati.

Mengutip Buku Pintar Keluarga Sehat Panduan Praktis Hidup Sehat bagi Seluruh Anggota Keluarga oleh Erryga Yogasmara dan Puji Lestari, berikut pengobatan yang dilakukan:

1. Pengobatan tipe mola ganas dilakukan dengan pemberian obat sitostatik, yaitu obat henti pertumbuhan sel. Adapun efek samping yang dirasakan adalah rambut rontok, mual dan muntah-muntah.
2. Metode kuretase, yaitu sebuah alat yang dimasukkan ke vagina untuk menyedot gelembung-gelembung hingga bersih.
3. Pemeriksaan laboratorium dan radiologis. Pemeriksaan kadar HCG dilakukan terus sampai hasilnya sesuai harapan.

Itulah penjelasan mengenai hamil anggur,, ciri-ciri, penyebab dan faktor risiko hingga pengobatannya. Jika kamu mengalami gejala dari hamil anggur, segera konsultasi ke dokter untuk mendapat penanganan dini.

Simak Video “Viral Bayi 5 Bulan Disebut ‘Hamil’, Ini Hasil Diagnosisnya
[Gambas:Video 20detik]
(elk/row)

Jadi Golongan Darah Terlangka di Dunia, Apa Itu ‘Darah Emas’?


Jakarta

Selama ini, golongan darah yang diketahui banyak orang ada empat jenis. Golongan darah tersebut yakni A, B, O, dan AB.

Dari keempatnya, golongan darah AB menjadi menjadi yang paling langka dari yang lainnya. Namun, ada jenis golongan darah yang jauh lebih langka, sampai disebut dengan istilah ‘darah emas’.

Golongan darah emas adalah golongan darah Rh-null yang tidak mengandung antigen Rh (protein) dalam sel darah merah (RBC). Sekedar informasi, golongan darah dikelompokkan berdasarkan antigen A atau B yang ada dalam sel darah merah dan Rh pada darah.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jumlah pemilik golongan darah emas di dunia tidak lebih dari 43 orang. Dikutip dari Science Museum Group, jumlah ini lebih sedikit dari golongan darah AB negatif, yang juga dikenal sebagai golongan darah terlangka.

Keistimewaan dari golongan darah emas ini bisa menjadi pendonor common, bahkan untuk golongan darah yang langka, sekalipun dalam sistem Rh. Ini karena golongan darah emas tidak memiliki antigen dalam sel darah merah, sehingga tidak memiliki risiko menimbulkan reaksi penolakan saat transfusi darah.

Dikutip dari laman Medicinenet, ‘darah emas’ terjadi karena mutasi genetik. Beberapa kondisi yang bisa memicu seseorang memiliki ‘darah emas’ yakni:

  • Perkawinan sedarah, baik antara sepupu, saudara kandung, atau perkawinan dengan kerabat dekat/jauh
  • Gen autosomal, yakni gen irregular yang membawa sifat penyakit dan diturunkan melalui keluarga
  • Perubahan atau penghapusan complete gen tertentu, seperti RHD dan RHCE/RHAG

Namun, golongan darah emas ini memiliki risiko, salah satunya sulit mendapatkan donor saat membutuhkan transfusi darah. Sebab, mereka hanya bisa menerima transfusi dari golongan darah emas juga.

Jika pemilik golongan darah emas menerima transfusi dari golongan darah yang memiliki antigen Rh, maka dapat menyebabkan reaksi transfusi.

Selain itu, orang dengan golongan darah Rh-null juga berisiko mengalami sejumlah gangguan kesehatan. Salah satunya gangguan anemia hemolitik, kondisi yang membuat sel darah merah hancur dengan cepat, sehingga kadar hemoglobin menurun drastis dan membuat pengidapnya mengalami kelelahan luar biasa.

Pemilik golongan darah emas juga berisiko mengalami masalah saat kehamilan. Jika seorang ibu yang memiliki golongan darah Rh-null mengandung janin dengan Rh-positif, maka tubuh si ibu akan membentuk antibodi yang dapat menyerang antigen Rh yang ada dalam darah si anak.

Simak Video “Penyebab Golongan Darah A Lebih Rentan Kena Stroke di Usia Muda
[Gambas:Video 20detik]
(sao/vyp)

Apa Itu Dopamin? Fungsi dan Hubungannya dengan Kesehatan Psychological

Jakarta

Dopamin adalah istilah di dunia kesehatan yang kerap kita dengar. Banyak yang mengatakan, dopamin adalah hormon yang penting untuk otak dan fungsi tubuh.

Bahkan, peneliti menyebutkan bagaimana dopamin memegang peranan yang sangat besar bagi organ-organ tubuh. Kesehatan psychological pun ada hubungan yang erat dengan jumlah dopamin, loh. Dirangkum dari berbagai sumber, baca artikel ini untuk tahu lebih lanjut mengenai apa itu dopamin, fungsi, serta hubungannya dengan kesehatan psychological.

Apa Itu Dopamin?

Dopamin adalah sejenis neurotransmitter monoamina yang diciptakan oleh otak untuk membawa pesan kimia. Mengutip dari Cleveland Clinic, dopamin berfungsi sebagai komunikator pesan antara sel-sel saraf di otak serta otak dengan seluruh tubuh.

Sebagai hormon, dopamin dibedakan menjadi dopamin, epinefrin, dan norepinefrin. Hormon-hormon ini diciptakan oleh kelenjar adrenal manusia, yakni kelenjar kecil berbentuk seperti topi yang berada di atas masing-masing ginjal manusia. Selain itu, dopamine juga dapat dimaknai sebagai hormon saraf yang dilepaskan oleh hipotalamus pada otak.

Fungsi Dopamin Bagi Tubuh

Bagi tubuh manusia, dopamin memiliki banyak sekali fungsi. Mengutip dari Cleveland Clinic, salah satunya adalah sebagai neurotransmitter. Neurotransmitter artinya senyawa yang bekerja membawa pesan antar neuron. Berikut adalah peran dopamin sebagai neurotransmitter tubuh.

  1. Pergerakan
  2. Penyimpanan
  3. Penghargaan dan motivasi
  4. Perilaku dan kognisi
  5. Perhatian
  6. Tidur dan bangun
  7. Suasana hati
  8. Pembelajaran
  9. Laktasi.

Kemudian, dopamin juga punya sejumlah peran terhadap proses kerja organ dalam tubuh, antara lain:

  • Membuat pembuluh darah menjadi lebih rileks (bertindak sebagai vasodilator jika dosisnya rendah) atau menyempit (bertindak sebagai vasokonstriktor pada dosis yang tinggi)
  • Meningkatkan natrium atau garam untuk merangsang pembuangan urin dari tubuh
  • Mengurangi produksi insulin di pankreas
  • Memperlambat gerakan gastrointestinal (GI) dan melindungi lapisan GI
  • Mengurangi aktivitas limfosit dalam sistem kekebalan tubuh.

Dalam sumber lain, Internet MD mengatakan bahwa dopamin juga berperan dalam beberapa fungsi tubuh berikut, yakni:

  • Detak jantung
  • Fungsi ginjal
  • Kontrol mual dan muntah
  • Pemrosesan rasa sakit.

Hubungan Dopamin dan Kesehatan Psychological

Faktanya, dopamin secara tak langsung berhubungan dengan kesehatan psychological manusia. Jumlah dopamin yang terlalu banyak maupun terlalu sedikit bisa berdampak langsung pada fungsi psychological. Merujuk pada Internet MD, berikut penjelasan selengkapnya:

  1. Skizofrenia, yakni gangguan yang menyebabkan seseorang tidak mampu berpikir, merasakan, dan berperilaku dengan baik. Gangguan skizofrenia ditandai dengan halusinasi dan delusi. Peneliti percaya bahwa skizofrenia dapat dilatarbelakangi oleh dopamin yang hiperaktif, artinya terlalu banyak. Sementara dalam beberapa kasus yang berbeda, kurangnya dopamin menyebabkan penurunan motivasi.
  2. ADHD atau singkatan dari Consideration Deficit Hyperactivity Dysfunction, merupakan istilah untuk menyebut gangguan kronis yang menyebabkan penderitanya kesulitan untuk fokus, hiperaktif, dan cenderung impulsif. Seperti disebutkan pada poin sebelumnya, dopamin adalah hormon tubuh yang penting untuk membuat manusia punya perhatian terhadap sesuatu. Alhasil, kekurangan dopamin menyebabkan seseorang kemudian menderita ADHD. Maka dari itu, methylphenidate atau ritalin sebagai salah satu obat ADHD bekerja dengan cara meningkatkan dopamin.
  3. Kecanduan narkoba seperti kokain memang dikenal ampuh untuk meningkatkan jumlah dopamin dalam otak secara drastis. Namun, penggunaan narkoba secara berulang dapat berangsur-angsur membuat tubuh beradaptasi, sehingga dosisnya perlu ditingkatkan setiap kali pemakaian. Secara bersamaan, konsumsi obat-obatan membuat tubuh kehilangan kemampuan alaminya untuk memproduksi dopamin. Akibatnya, suasana hati akan memburuk ketika tubuh tak terisi oleh narkoba.

Simak Video “Pakar: Dopamin Bisa Jadi Tanda ‘Pink Flag’
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)

Mengenal Apa Itu Buta Warna, Jenis, Gejala, dan Metode Pengobatannya

Jakarta

Buta warna adalah kondisi penglihatan yang menyebabkan penderitanya kesulitan untuk melihat warna tertentu. Umumnya, kondisi ini merupakan turunan dari keluarga. Bisa dibilang, buta warna adalah salah satu penyakit bawaan.

Meski buta warna seringkali dikaitkan dengan terganggunya aktivitas sehari-hari, faktanya ini tidak sepenuhnya benar. Sebab, saat ini sudah tersedia berbagai alternatif untuk memudahkan pengidap buta warna. Merangkum dari berbagai sumber, simak jenis, gejala, dan metode pengobatan buta warna di artikel berikut ini.

Jenis-jenis Buta Warna

Secara umum, Nationwide Eye Institute menyebutkan bahwa buta warna dapat dibagi menjadi tiga jenis. Ketiga jenis buta warna ini antara lain buta warna merah-hijau, buta warna biru-kuning, dan buta warna complete. Berikut adalah penjelasan selengkapnya.

1. Buta Warna Merah-Hijau

Pertama, ada buta warna merah-hijau, yang artinya penderitanya kesulitan untuk membedakan antara warna merah dan hijau. Kemudian, buta warna jenis ini bisa dibagi lagi menjadi 4 jenis, antara lain:

  1. Deuteranomaly, yakni jenis kebutaan warna yang membuat warna hijau jadi terlihat lebih merah. Namun, deuteranomaly tergolong ringan tak tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.
  2. Protanomaly, yaitu jenis kebutaan warna yang membuat warna merah tampak hijau dan tidak terlalu cerah. Sama halnya dengan deuteranomaly, protanomaly juga tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.
  3. Terakhir, yakni protanopia dan deuteranopia yang sama-sama membuat penderitanya tidak dapat membedakan warna merah dan hijau sama sekali.

2. Buta Warna Biru-Kuning

Buta warna biru-kuning membuat penderitanya sulit membedakan empat warna sekaligus, yakni biru dan hijau serta kuning dan merah. Ada dua jenis kebutaan warna biru-kuning, antara lain:

  1. Tritanomali yang menyulitkan penderitanya untuk membedakan warna biru dan hijau serta kuning dan merah.
  2. Tritanopia yang membuat penderitanya tidak dapat membedakan warna biru dan hijau, ungu dan merah, serta kuning dan pink. Selain itu, tritanopia juga menyebabkan warna yang dilihat mata cenderung kurang cerah.

3. Buta Warna Complete

Seperti namanya, buta warna complete artinya si penderita tidak dapat melihat warna sama sekali. Kondisi ini disebut juga sebagai monokromasi. Namun, kasus buta warna complete umumnya jarang terjadi. Dalam beberapa kasus buta warna complete, penderita mungkin juga kesulitan melihat dengan jelas serta lebih sensitif terhadap cahaya dibandingkan manusia pada umumnya.

Gejala Buta Warna

Gejala umum yang paling banyak ditemukan pada penderita buta warna adalah ketidakmampuan dalam membedakan warna seperti orang kebanyakan. Menurut Nationwide Eye Institute, pasien buta warna akan kesulitan untuk melihat:

  1. Perbedaan warna
  2. Tingkat kecerahan warna
  3. Nuansa warna berbeda

American Academy of Ophthalmology juga menyebutkan bahwa gejala buta warna dapat berkisar dari gejala ringan hingga berat. Karena itu terkadang ada pengidap buta warna yang tidak peka terhadap hal ini. Selain itu, dijelaskan bahwa sebenarnya buta warna tidak mempengaruhi ketajaman penglihatan seseorang. Namun, ada pula pengidap buta warna complete yang hanya melihat warna dalam nuansa abu-abu, seringkali disebut achromatopsia.

Kondisi achromatopsia berkaitan erat dengan:

  1. Amblyopia (mata malas)
  2. Nystagmus
  3. Sensitivitas cahaya
  4. Penglihatan yang buruk

Siapa yang Berisiko Mengidap Buta Warna?

Faktanya, pria punya risiko lebih tinggi untuk mengidap kelainan buta warna. Jumlah pria yang lahir dengan buta warna lebih tinggi dibandingkan wanita. Selain itu, ada kondisi tertentu yang menyebabkan seseorang lebih rentan untuk mengalami buta warna, yakni:

  1. Glaukoma
  2. Diabetes
  3. Degenerasi makula
  4. Penyakit Alzheimer
  5. Penyakit Parkinson
  6. Alkoholisme kronis
  7. Leukimia
  8. Anemia sel sabit
  9. Konsumsi obat-obatan tertentu seperti, obat hidroksiklorokuin (Plaquenil) yang digunakan untuk pengobatan rheumatoid arthritis.

Metode Pengobatan Buta Warna

Mengutip dari American Academy of Ophthalmology, tidak ada metode pengobatan yang disarankan untuk merawat buta warna bawaan. Meski begitu, saat ini para pengidap buta warna bisa menemukan lensa kontak dan kacamata khusus yang dibuat untuk jenis kelainan ini.

Simak Video “Suggestions Menjaga Kesehatan Mata Agar Tak Cepat Lelah
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)

Dikaitkan Kasus Ibu-Anak di Bukittinggi, Apa Itu Inses dan Risikonya?

Jakarta

Heboh kasus inses antara ibu dan anak di Bukittinggi, Sumatera Barat. Menurut Wali Kota Bukittinggi Erman Safar, hubungan seksual sedarah itu sudah berlangsung cukup lama yakni sejak anak masih SMA.

“Anak kita, dari usia SMA. Dia dari SMA sampai usia 28 tahun berhubungan badan dengan ibu kandungnya,” kata Erman Safar dalam pertemuan Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Anak yang berlangsung di rumah dinas Wali Kota Bukittinggi, Rabu (22/6/2023) dikutip dari detikSumut.

Hubungan seksual sedarah tersebut berlangsung sejak lama saat suami dari ibu atau ayah kandung dari anak berada di dalam rumah.

“Bapaknya ada. Ada bapaknya dirumah. Satu rumah. Coba bayangin, dunia sudah tua,” katanya lagi.

“Dia sekarang sedang kami karantina,” sambungnya.

Sebenarnya Inses Itu Apa Sih?

Dikutip dari Psychology Dictionary, inses adalah aktivitas seksual antara orang-orang yang memiliki hubungan darah dengan keluarga. Hubungan seksual sedarah merupakan hal yang tabu bagi sebagian besar masyarakat.

Secara norma, tindakan ini dinilai tidak bisa dibenarkan, terlebih jika dilakukan secara paksaan. Pada beberapa negara, hubungan sedarah bahkan bisa dijatuhi hukuman. Sedangkan, menurut medis, melakukan hubungan sedarah bisa meningkatkan risiko jika kepada anak yang dilahirkan jika sampai menikah.

Faktor Seseorang Melakukan Hubungan Seksual Sedarah

Dikutip dari Nationwide Library of Medication, hubungan keluarga yang terganggu menghasilkan seseorang melakukan hubungan seksual sedarah. Tak hanya itu, kurangnya aktivitas seksual yang dilakukan bersama suami/istri juga menjadi faktor umum seseorang melakukan hubungan seksual.

Tidak menutup kemungkinan anak yang sedang dalam perkembangan menuju remaja menjadi sasaran pelampiasan nafsu birahi. Selain itu, inses juga bisa terjadi karena saling suka, saling cinta, dan adanya sifat paksaan.

Bahaya Melakukan Hubungan Seksual Sedarah

Melakukan seks antara dua anggota keluarga bisa mengakibatkan kehamilan. Jika hal tersebut terjadi, konsekuensinya bagi bayi sangat besar. Inses sangat berbahaya dalam beberapa hal, termasuk genetik. Ketika dua orang yang memiliki hubungan darah melakukan seks, dan wanita hamil, meningkatkan risiko kelainan gen resesif.

Dikutip dari Thought Co, anak dari hubungan inses memiliki beberapa dampak negatif:

  • Mengurangi kesuburan
  • Fungsi kekebalan tubuh menurun
  • Peningkatan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular
  • Peningkatan risiko kelainan genetik
  • Tubuh anak lebih kecil daripada anak lainnya

Simak Video “Seputar Proses Pemakaman Fajri yang Gunakan Forklift dan Katrol
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

Netizen Sorot NPD di Balik Viral Tasyi Vs Eks Pegawai soal Gaji, Apa Sih Itu?

Jakarta

Nama Tasyi Athasyia belakangan heboh jadi perbincangan di Twitter. Hal ini bermula dari pengakuan mantan karyawan selebgram soal gaji yang tak kunjung dibayarkan sejak beberapa bulan lalu.

Pasca viral, keduanya sepakat berakhir damai. Tasyi Athasyia mengajak karyawan bernama Risti tersebut untuk bertemu.

Risti kemudian meminta maaf lantaran mengumbar cerita kurang lengkap. Tasyi disebut sebenarnya sudah meminta Risti untuk datang ke rumah dan mengambil gaji yang belum dibayarkan, tetapi Risti tak kunjung datang.

Banyak netizen yang mengaitkan klarifikasi Tasyi dengan Narsisstic Character Dysfunction (NPD). Hal itu dianggap menjadi alasan Tasyi dinilai tak pernah meminta maaf dan terkesan menyalahkan pihak lain.

“Gapernah sama sekali minta maaf. NPD a lot??”

“Ada indikasi NPD sih kalo gue liat. Susah disuruh minta maaf kalo NPD mah,” timpal netizen lain.

Beberapa netizen juga menilai NPD dikaitkan dengan kecenderungan Tasyi yang tampak ingin menjadi pusat perhatian.

“Tasyi npd gak sih wkwk liat aja kalo ngomong self centered bgt,” kata akun @ze******l**.

Memang Apa Kaitannya?

Dikutip dari Mayo Clinic, NPD sebenarnya menggambarkan gangguan kesehatan psychological seseorang saat terlalu mementingkan kepentingan diri sendiri. Mereka dengan gangguan NPD biasanya selalu ‘haus’ perhatian dan ingin dikagumi banyak orang.

Orang dengan gangguan ini mungkin tidak memiliki kemampuan untuk memahami atau memedulikan perasaan orang lain. Namun di balik topeng kepercayaan diri yang ekstrim ini, mereka sebenarnya tidak yakin dengan harga diri mereka dan mudah kecewa dengan kritik sekecil apa pun.

Gangguan kepribadian narsistik menyebabkan masalah di banyak bidang kehidupan, seperti hubungan, pekerjaan, sekolah, atau masalah keuangan. Orang dengan gangguan kepribadian narsistik umumnya tidak bahagia dan kecewa ketika mereka tidak diberi bantuan atau kekaguman khusus yang mereka yakini pantas mereka dapatkan. Mereka mungkin menemukan hubungan mereka bermasalah dan tidak memuaskan.

NEXT: Apa Saja Gejalanya?

Simak Video “Mengenal NPD, Kondisi Psychological yang Dikaitkan dengan Virgoun
[Gambas:Video 20detik]

Apa Itu Turun Berok? Kenali Penyebab, Jenis, dan Cara Mengatasinya

Jakarta

Dalam bahasa medis, turun berok adalah hernia. Berok dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) termasuk kata dari dialek Melayu Jakarta yang berarti perut bagian bawah. Kata lainnya adalah burut. Orang Jawa biasa menyebutnya sebagai “tedun”.

Dilansir dari situs Siloam Hospital, turun berok atau hernia adalah kondisi medis ketika organ dalam tubuh keluar melalui dinding otot atau jaringan di sekitarnya yang melemah. Hernia biasanya terjadi pada perut dan sekitar selangkangan.

Ciri-ciri umum dari hernia adalah munculnya benjolan di sekitar selangkangan yang sering terasa nyeri atau sakit. Hernia bisa menyerang siapa saja, laki-laki maupun perempuan, dewasa maupun anak-anak.

Penyebab Turun Berok

Dilansir dari laman Cleveland Clinic, penyebab umum hernia adalah melemahnya otot atau jaringan ikat yang memungkinkan organ atau jaringan lain terdorong melewati batas. Ini mungkin juga terjadi karena terjadi pembukaan pada otot atau jaringan tertentu.

Kelemahan atau pembukaan mungkin sudah muncul saat lahir, tetapi biasanya berkembang saat tumbuh dewasa. Cedera traumatis, cedera stres berulang, dan pembedahan dapat merusak jaringan. Berikut ini beberapa faktor risiko yang mungkin menyebabkan hernia.

Faktor Risiko

Anda berisiko terkena hernia jika memiliki hal-hal berikut ini:

  • Pekerjaan dengan aktivitas mengangkat berat dengan posisi berdiri dalam waktu lama.
  • Sembelit kronis dan mengejan terlalu keras saat buang air besar atau buang air kecil.
  • Batuk kronis atau alergi yang menyebabkan bersin terlalu keras.
  • Riwayat operasi perut atau panggul.
  • Kehamilan, terutama kehamilan berulang.
  • Obesitas kronis, yaitu indeks massa tubuh lebih besar dari 30.

Faktor Risiko Pada Anak

Anak-anak mungkin mungkin dilahirkan dengan hernia bawaan jika memiliki kondisi seperti berikut:

  • Lahir prematur.
  • Mengalami gangguan jaringan ikat .
  • Memiliki testis yang tidak turun.
  • Memiliki displasia pinggul bawaan .
  • Memiliki fibrosis kistik.
  • Sistem reproduksi atau sistem saluran kemih bermasalah.

Jenis-jenis Turun Berok

Berikut ini beberapa jenis turun berok atau hernia:

1. Hernia Inguinalis

Hernia inguinalis adalah jenis hernia yang paling umum, biasanya terjadi pada laki-laki. Hernia ini terjadi ketika bagian dari usus menonjol ke saluran inguinalis, sebuah lorong yang mengalir di paha bagian dalam Anda.

2. Hernia Umbilikalis

Hernia umbilikalis adalah kondisi ketika bagian usus menonjol melalui lubang di dinding perut dekat pusar. Hernia umbilikalis sebagian besar merupakan bawaan sejak lahir.

3. Hernia Hiatus

Hernia hiatus juga merupakan hernia yang umum ditemui. Hernia ini terjadi ketika lubang di diafragma melebar, kemudian bagian atas perut Anda mencuat melalui lubang ke dada Anda.

4. Hernia Diafragma Bawaan

Hernia diafragma bawaan termasuk cacat lahir yang serius, yakni kondisi ketika diafragma tidak menutup sepenuhnya selama perkembangan janin. Organ perut bisa tergelincir ke dalam rongga dada saat organ tersebut masih tumbuh hingga memenuhi paru-paru.

5. Hernia Femoralis

Hernia femoralis adalah jenis hernia selangkangan yang kurang umum yang terjadi di kanal femoralis.

6. Hernia Insisional

Hernia insisional adalah efek samping dari operasi perut. Ini terjadi ketika jaringan menonjol melalui bekas sayatan di dinding perut Anda yang melemah seiring waktu.

7. Hernia Perineum

Hernia perineum jarang ditemui. Kondisi ini terjadi ketika organ atau jaringan mendorong melalui lubang atau bagian yang lemah di dasar panggul ke dalam rongga perut.

Cara Mengatasi Turun Berok

Untuk mengatasi turun berok, Anda harus datang ke dokter. Dokter akan memeriksa bagian yang menonjol atau nyeri. Dokter mungkin merujuk ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemindaian ultrasound guna memastikan prognosis.

Dilansir dari NHS UK, hernia dapat diatasi dengan cara operasi. Ada dua jenis operasi yang mungkin dilakukan dokter.

1. Operasi Terbuka

Operasi terbuka dilakukan dengan membuat sayatan agar memungkinkan ahli bedah mendorong benjolan kembali ke perut.

2. Operasi Laparoskopi

Operasi laparoskopi atau operasi lubang kunci adalah teknik yang kurang invasif, tetapi lebih sulit, yakni dengan membuat beberapa sayatan kecil yang memungkinkan ahli bedah menggunakan berbagai instrumen khusus untuk memperbaiki hernia.

Sebelum memutuskan operasi, dokter akan mempertimbangkan beberapa faktor, di antaranya sebagai berikut:

  • Jenis hernia
  • Isi dari hernia, apakah usus, otot, atau jaringan lain
  • Gejala yang dirasakan
  • Kondisi kesehatan umum, apakah memungkinkan dioperasi.

Demikian tadi penjelasan mengenai turun berok atau hernia, mulai dari penyebab, jenis dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat.

Simak Video “11 dari 31 Ribu Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies Meninggal
[Gambas:Video 20detik]
(bai/inf)

Viral Pasangan Terpaksa Batalkan Nikah Pasca Tahu Idap Thalassemia, Kondisi Apa Itu?

Jakarta

Pasangan di Malaysia menjadi viral di media sosial setelah membatalkan rencana pernikahannya. Hal ini dilakukan karena keduanya mengidap penyakit yang sama, yaitu thalassemia.

Sebelum memutuskan untuk menikah, sang wanita bernama Farra Diana dan pasangannya melakukan tes thalassemia untuk mengecek kondisi keduanya. Namun, hasil pemeriksaan tersebut menunjukkan bahwa kedua pasangan mengidap penyakit kelainan thalasemia.

Setelah mengetahui kondisinya tersebut, keduanya memilih untuk mengakhiri hubungannya. Hal ini dilakukan karena Farra mengetahui jika calon bayi dari orang tua yang mengidap thalasemia nantinya harus bergantung pada transfusi darah agar tetap sehat.

“Seperti yang saya setujui dengan apa yang dia katakan, ‘kita tidak boleh egois. Kami jatuh cinta dan bertemu satu sama lain pun, adalah berkah. Tapi kesian (kasihan) calon bayi kami,” tulis Farra di akun Twitter miliknya @FarraDiana, yang dilihat detikcom Rabu (31/5/2023).

Apa Itu Thalassemia?

Dikutip dari Mayo Clinic, thalassemia merupakan kelainan darah bawaan yang menyebabkan tubuh mempunyai hemoglobin lebih sedikit dari biasanya. Hemoglobin memungkinkan sel darah merah yang membawa oksigen. Penyakit ini dapat menyebabkan anemia sehingga pengidapnya sering merasa lelah.

Jika dua orang pembawa tersebut menikah, terdapat kemungkinan 25 persen anak dari hasil pernikahan tersebut mengidap thalassemia mayor. Kondisi ini merupakan kelainan genetik yang berkembang melalui pernikahan pasangan pembawa atau service thalassemia.

Thalassemia mayor dapat terjadi ketika orang tua dari anak tersebut adalah pembawa thalassemia beta. Ini merupakan kondisi yang paling umum terjadi.

Terdapat beberapa kemungkinan yang bisa terjadi ketika memiliki pasangan pembawa thalassemia yakni:

1. Thalassemia minor dengan thalassemia minor

Jika kedua pasangan thalassemia minor menikah maka setiap kehamilan akan ada 25 persen kemungkinan anak tersebut regular tetapi terdapat 50 persen kemungkinan anak tersebut juga thalassemia minor dan 25 persen anak tersebut mengalami thalassemia mayor.

2. Thalassemia mayor dengan thalassemia mayor

Jika kedua pasangan mengidap thalassemia mayor maka anak tersebut memiliki risiko mengidap thalassemia mayor juga. Maka dari itu, kehamilan dalam kasus seperti itu sama sekali tidak dianjurkan.

3. Thalassemia mayor dengan thalassemia minor

Jika seseorang thalassemia mayor menikah dengan thalassemia minor maka kehamilannya ada kemungkinan 50 persen anak tersebut mengidap thalassemia mayor dan 50 persen menjadi thalassemia minor.

Simak Video “Cara Memastikan Perasaan saat Jatuh Hati dengan Sepupu di Momen Lebaran
[Gambas:Video 20detik]
(suc/suc)