Tag: NASIONAL

Hari Dokter Nasional, Perayaan untuk Pahlawan Medis bagi Masyarakat


JakartaIndonesia memperingati Hari Dokter Nasional setiap tanggal 24 Oktober. Perayaan yang bertepatan dengan hari lahir Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ini ditujukan untuk mengapresiasi para pahlawan medis di Tanah Air atas dedikasinya untuk mengabdi dan memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

Sebagaimana diketahui, dokter memiliki peran penting untuk memberi layanan kesehatan bagi masyarakat di tengah berbagai tantangan yang ada. Beberapa tahun terakhir, para dokter di Tanah Air berjuang merelakan nyawa dan tenaganya untuk menghadapi pandemi COVID-19 hingga tak sedikit dari mereka yang gugur di tengah pertempuran ini.

Belum selesai dengan kasus COVID, para dokter di Tanah Air juga dihadapkan pada berbagai fenomena kesehatan lain yang tak kalah mengkhawatirkan. Misalnya, kasus gagal ginjal akut pada anak, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat polusi udara, hingga yang terbaru kasus monkeypox atau cacar monyet yang terkonfirmasi sudah masuk ke Indonesia.

Menjadi dokter memang bukanlah pekerjaan yang mudah. Setiap harinya didedikasikan untuk kesembuhan pasien, hingga banyak hal yang harus dikorbankan seperti tenaga, waktu, dan kesempatan untuk berkumpul bersama orang terdekat.

Pengorbanan seorang dokter tidak bisa diukur dengan angka, namun terbayar ketika berhasil menyelamatkan nyawa. Untuk itu, peringatan Hari Dokter Nasional menjadi momentum berharga bagi dokter sebagai pahlawan medis, sekaligus wujud penghargaan atas dedikasi para tenaga kesehatan di seluruh pelosok Tanah Air.

adv siloam

dok. Siloam Hospitals

Momen ini dirayakan oleh seluruh bangsa, tak terkecuali oleh Siloam Hospitals. Tahun ini, Siloam Hospitals mengusung tema ‘Celebrating Resilience and Therapeutic Fingers’ untuk memperingati Hari Dokter Nasional.

Dilansir dari berbagai sumber, tema ‘Celebrating Resilience and Therapeutic Fingers’ sebagai pengingat dokter sebagai seorang manusia yang juga memerlukan perhatian dan dukungan. Peran dokter yang tangguh dan dukungan dokter yang mengupayakan kesembuhan masyarakat patut dirayakan dan diapresiasi.

Tak hanya berdedikasi menyembuhkan para pasien demi masyarakat Indonesia yang sehat, dokter-dokter di Siloam Hospitals juga secara aktif memberikan edukasi di berbagai kesempatan. Beberapa di antaranya ialah edukasi mengenai penyakit jantung yang diselenggarakan dalam rangka World Coronary heart Day juga edukasi tentang risiko dan penanganan kanker Payudara yang bertepatan dengan Bulan Kesadaran Kanker Payudara Sedunia pada Oktober ini.

Upaya, kegigihan, dan dedikasi para dokter inilah yang patut dirayakan oleh masyarakat Indonesia. Khususnya dalam peringatan Hari Dokter Nasional 2023.

[Gambas:Video 20detik]

(adv/adv)

GERAKAN NASIONAL “AKSI BERGIZI” PECAHKAN REKOR MURI – Dinas Kesehatan Kota Malang


Submit Views: 775

 

 

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang dapat dialami oleh semua kelompok usia. Riskesdas Tahun 2018 menunjukkan bahwa anemia pada anak usia 5-14 tahun tercatat sebesar 26,8% dan usia 15-24 tahun sebesar 32%. Hal ini berarti sekitar 3 dari 10 anak di Indonesia menderita anemia. Sedangkan remaja putri yang belum minum Pill Tambah Darah (TTD) sejumlah 98% karena alasan merasa tidak perlu, lupa, serta takut efek samping yang ditimbulkan. Kepatuhan konsumsi TTD berpengaruh terhadap tingginya kasus anemia khususnya pada remaja putri dan ibu hamil. Maka dari itu, perlu adanya gerakan yang dapat menumbuhkan perilaku minum pill tambah darah oleh remaja putri. Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Kesehatan Nasional Ke-58, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bermaksud mengadakan Gerakan Nasional Aksi Bergizi melalui kampanye #AksiBergizi. Kegiatan ini melibatkan lintas sektor di tingkat pusat dan daerah serta seluruh warga sekolah, khususnya remaja putri sebagai penerima manfaat langsung dari kegiatan ini. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memotivasi sekolah lain untuk dapat ikut melaksanakan kegiatan Aksi Bergizi secara rutin sebagai bentuk upaya meningkatkan gizi remaja serta mencegah anemia pada remaja putri, sehingga mendukung pencegahan stunting secara nasional. Tujuan kegiatan Aksi Bergizi yaitu untuk dapat meningkatkan literasi warga sekolah tentang pentingnya TTD, olahraga/aktivitas fisik, dan konsumsi gizi seimbang, dapat meningkatkan komitmen sekolah untuk melaksanakan kegiatan Aksi Bergizi secara rutin (setiap minggu), serta meningkatkan kolaborasi lintas sektor pusat dan daerah terkait penyelenggaraan Aksi Bergizi di sekolah.

Kegiatan Aksi Bergizi Kota Malang dilaksanakan melalui koordinasi multi sektor antara Dinas Kesehatan Kota Malang, Dinas Pendidikan, dan Kementerian Agama Kota Malang. Lokasi khusus diadakannya Gerakan Nasional Aksi Bergizi Kota Malang yaitu SMP Negeri 1 Kota Malang dan MTs. Negeri 2 Kota Malang. Kegiatan ini yang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 26 Oktober 2022 yang diikuti oleh siswa siswi. Meskipun sempat mengalami cuaca hujan, rangkaian utama dalam kegiatan ini tetap berjalan yaitu berupa senam bersama, sarapan bersama, Flashmob TTD, konsumsi TTD bersama bagi siswi (remaja putri), edukasi interaktif Aksi Bergizi, serta pengisian Aplikasi CERIA. Gerakan Nasional Aksi Bergizi secara serentak se-Indonesia yang dapat diikuti melalui media zoom. Konsumsi TTD dan pengisian Aplikasi CERIA diikuti oleh siswi putri kelas VII, VIII, dan IX sejumlah 433 siswi SMP Negeri 1 Kota Malang dan sejumlah 206 siswi MTs Negeri 2 Kota Malang. Sedangkan untuk kegiatan lainnya tetap diikuti oleh seluruh siswa siswi.

Kegiatan Aksi Bergizi disambut antusias oleh pihak sekolah. Diwujudkan melalui dukungan terlaksananya kegiatan Aksi Bergizi serta partisipasi dari semua siswa dan siswi. Partisipasi dalam kegiatan Aksi Bergizi tidak hanya dilakukan saat kegiatan itu saja, melainkan pasca kegiatan yang diwujudkan dalam komitmen melanjutkan gerakan Aksi Bergizi dan pengisian Aplikasi CERIA. Dinas Kesehatan Kota Malang melalui Puskesmas telah mendistribusikan TTD bagi tiap sekolah di wilayah kerjanya agar dapat dikonsumsi setiap minggunya hingga April 2023 kedepan. Aplikasi CERIA merupakan aplikasi yang digunakan untuk meningkatkan kebutuhan dan kepatuhan konsumsi TTD, serta meningkatkan penerapan asupan makanan bergizi seimbang untuk mencegah timbulnya anemia pada remaja putri, sebagai sosialisasi pentingnya mengonsumsi TTD remaja putri di kalangan peserta didik, sekolah mendorong pemantauan konsumsi TTD melalui aplikasi CERIA, serta dukungan lintas sektor dalam peningkatan kesehatan remaja putri khususnya penurunan anemi pada remaja. Selain komitmen dalam melaksanakan Aksi Bergizi , juga terdapat lomba konten untuk memeriahkan Gerakan Nasional Aksi Bergizi yang diadakan Kementerian Kesehatan yang dapat diikuti seluruh siswa sekolah. [BK]