Tag: Olahraga

3 Olahraga Favorit Gisella Anastasia, Rahasia Physique Targets di Usia 30-an

Jakarta

Sosok Gisella Anastasia kerap kali jadi sorotan netizen lantaran memiliki physique yang match. Ia memang seringkali membagikan momen dirinya berolahraga lewat akun media sosialnya. Rupanya, olahraga yang paling digemarinya yakni latihan di health club, pilates, dan lari.

“Oh iya olahraga juga nggak pernah lepas. Kalau itu sudah dimasukin ke kalender, seminggu pasti enam hari kalau nggak lagi terbang,” ungkap Giselle saat ditemui di sela-sela acara pembukaan Jakarta X Magnificence di Jakarta Conference Heart, Kamis (14/12/2023).

“Karena justru kalau nggak olahraga sumpek rasanya. Jadi disempatin di pagi hari sebelum beraktivitas. Kecuali kalau misalnya hari ini aku ambil rapot Gempi, ya olahraganya diganti sore atau malam jika memungkinkan, kalau nggak ya sudah,” katanya lebih lanjut.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas apa saja sih sebenarnya manfaat dari ketiga jenis olahraga yang paling digemari Giselle ini? Seampuh apa jenis olahraga ini menjaga bentuk badan?

1. Latihan di Health club

Dikutip dari Mayo Clinic, pada dasarnya, aktivitas fisik apa pun termasuk dengan ‘nge-gym’ dapat mencegah berat badan berlebih sekaligus membantu penurunan berat badan. Saat seseorang melakukan aktivitas fisik, proses pembakaran kalori terjadi. Semakin intens aktivitasnya, semakin banyak kalori yang terbakar.

Tak perlu khawatir jika tak ada waktu banyak untuk pergi ke health club secara teratur. Aktivitas fisik di health club tersebut bisa digantikan dengan olahraga di rumah kok! Yang penting, tetaplah bergerak dan sempatkan berolahraga. Kuncinya konsistensi!

2. Pilates

Pilates adalah olahraga yang dikembangkan oleh Joseph Pilates pada awal abad ke-20, sebagian besar merupakan metode pemulihan cedera bagi penari.

“Sebagaimana penari, ketika kita berada di puncak, menari setidaknya enam hari seminggu, beberapa jam sehari, itu sangat melelahkan, dan gerakan berulang memberi tekanan pada kelompok otot yang sama berulang kali,” kata terapis yoga utama Judi Bar, dikutip dari Cleveland Clinic. Menurutnya, pilates banyak manfaat kesehatan potensial, termasuk peningkatan fleksibilitas, dan kekuatan otot.

Memang, penari lebih rentan terhadap cedera gerakan berulang. Namun, setiap orang yang bukan penari pun memiliki risiko cedera. Nah, pilates diyakini dapat memberikan manfaat bagi lebih banyak orang, termasuk orang-orang yang tidak terluka sama sekali.

Simak Video “Mematahkan Mitos Olahraga Malam Tak Baik
[Gambas:Video 20detik]

6 Olahraga Mengecilkan Perut Buncit, Bisa Dilakukan Sebelum Tidur

Jakarta

Memiliki tubuh ideally suited adalah impian bagi banyak orang. Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan berolahraga.

Olahraga memang dikenal sebagai metode paling ampuh untuk memangkas berat badan dan mengecilkan perut. Tak hanya itu, olahraga juga bisa membantu membentuk otot, sehingga penampilan fisik tampak semakin ‘estetik’.

Namun, mungkin tidak semua orang memiliki waktu luang untuk berolahraga. Kabar baiknya, olahraga mengecilkan perut buncit bisa dilakukan kapan saja, bahkan sebelum tidur.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi perlu diingat, lakukanlah olahraga mengecilkan perut buncit beberapa jam sebelum tidur agar tidak mengganggu kualitas dan waktu beristirahat. Selain itu, hindari juga olahraga yang bersifat terlalu berat.

Olahraga Sebelum Tidur untuk Menghilangkan Perut Buncit

1. Leg Increase

Umumnya, olahraga yang berhubungan dengan perut bertujuan untuk mengencangkan otot-otot yang ada di bagian tersebut. Dengan begitu, perut menjadi terlihat lebih ramping dan tidak melebar.

Nah, salah satu olahraga yang bisa dilakukan adalah leg elevate. Olahraga ini fokus untuk melatih otot perut bagian bawah. Cara melakukannya dimulai dengan berbaring telentang. Kemudian luruskan kedua kaki dan angkat perlahan ke atas dengan posisi lurus, sambil mengangkat pinggul setinggi mungkin.

2. Plank

Plank adalah olahraga yang efektif untuk mengencangkan otot-otot tubuh, termasuk perut. Cara melakukan plank adalah dengan memposisikan tubuh seperti akan push-up, kemudian letakkan kedua tangan dan siku lurus sejajar dengan bahu. Tahan posisi tersebut selama beberapa saat.

Usahakan untuk menjaga agar posisi tubuh sejajar dari kepala hingga ujung kaki selama melakukan plank. Untuk menambah intensitas, bisa juga dengan melakukan berbagai variasi plank, seperti facet plank atau elbow plank.

3. Glute Bridge

Glute bridge cocok dilakukan jika ingin mengencangkan perut dan bokong. Cara melakukan latihan ini adalah dengan berbaring telentang dengan lutut ditekuk. Kemudian, dorong pinggul ke atas sambil otot core dan bokong.

Tahan posisi tersebut selama beberapa detik, kemudian turunkan pinggul hingga mencapai lantai. Ulangi gerakan tersebut beberap kali.

4. Russian Twist

Russian twist merupakan salah satu olahraga dengan intensitas rendah yang cocok dilakukan sebelum tidur. Cara melakukannya pun tidaklah sulit.

Mulai dengan posisi duduk sambil mengangkat kedua kaki dan menekuk lutut. Miringkan tubuh bagian atas sedikit ke arah belakang, kemudian putar tubuh bagian atas ke kanan dan kiri secara bergantian. Genggam kedua tangan dan letakkan di atas perut untuk membantu menyeimbangkan posisi tubuh selama melakukan latihan ini.

5. Bicycle Crunches

Sesuai namanya, bicycle crunches adalah salah satu variasi dari gerakan crunches yang berfungsi untuk mengencangkan dan membentuk otot perut.

Untuk melakukan bicycle crunches, mulailah dengan posisi crunches biasa. Letakkan kedua tangan di belakang kepala, dan angkat kaki hingga betis dan paha membentuk sudut 90 derajat. Kemudian, lakukan gerakan seperti mengayuh sepeda hingga lutut kiri menyentuh siku kanan dan sebaliknya. Idealnya, lakukan gerakan ini sebanyak 12-20 kali repetisi dalam tiga set.

6. Push-up Maintain

Sama seperti plank, gerakan push-up maintain fokus untuk mengencangkan otot perut, bokong, paha, dan betis. Untuk melakukan latihan ini, mulailah dari posisi plank terlebih dahulu.

Alih-alih menggunakan siku sebagai tumpuan, posisikan kedua tangan seperti hendak push-up. Kemudian, turunkan tubuh secara perlahan dan tahan posisi tersebut selama mungkin.

Simak Video “Mematahkan Mitos Olahraga Malam Tak Baik
[Gambas:Video 20detik]
(ath/kna)

12 Olahraga yang Dapat Menurunkan Berat Badan dengan Aman dan Cepat

Jakarta

Berat badan splendid dapat menurunkan risiko seseorang terserang berbagai penyakit. Oleh karena itu, banyak orang yang ingin mengetahui olahraga yang dapat menurunkan berat badan.

Dikutip dari publikasi ilmiah yang ditulis oleh Yavanisa Safira Rachma dalam eprints Universitas Muhammadiyah Surakarta, pembakaran lemak yang terjadi saat latihan fisik atau olahraga disebabkan oleh peningkatan metabolisme basal, peningkatan lipolisis, peningkatan massa otot serta peningkatan produksi panas sehingga menyebabkan keluarnya keringat dan penurunan berat badan.

Lantas, apa saja olahraga yang dapat menurunkan berat badan? Simak penjelasannya di bawah ini.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari situs Healthline, berikut ini olahraga yang dapat menurunkan berat badan dengan cepat:

1. Excessive-knee working

Excessive-knee working adalah salah satu olahraga latihan kardio. Latihan ini dapat meningkatkan detak jantung sekaligus memperkuat tubuh bagian bawah. Sebagai latihan intensitas tinggi, olahraga ini berfungsi untuk membakar kalori dalam waktu singkat. Kalori yang terbakar dalam 30 menit adalah 240 hingga 355,5.

Untuk melakukan latihan ini, kamu dapat berlari di tempat sambil mengangkat lutut setinggi mungkin. Pompalah lengan ke atas dan ke bawah dengan cepat.

2. Butt kicks

Sama seperti high-knee working, butt kicks juga salah satu latihan kardio. Kamu dapat dengan cepat membakar kalori dalam waktu 30 menit. Kalori yang terbakar dalam 30 menit sejumlah 240 hingga 355,5.

Untuk melakukan latihan ini, berikut ini langkah-langkahnya:

– Angkat satu tumit ke arah pantat
– Ulangi dengan tumit lainnya
– Ganti tumit dengan cepat sambil memompa lengan

3. Mountain climbers

Mountain climbers dapat membakar 240 hingga 355,5 kalori dalam waktu 30 menit. Latihan kardio ini berfungsi untuk melatih seluruh bagian tubuh. Dikarenakan kamu menggunakan seluruh tubuh, kamu akan membakar banyak kalori dengan waktu singkat.

Berikut ini beberapa cara melakukan olahraga ini:

– Mulai dengan posisi plank. Letakkan bahu di atas tangan
– Gunakan otot core. Angkat lutut kanan ke arah dada
– Kembali ke posisi plank. Ulangi dengan lutut kiri
– Ulangi dengan cepat

4. Berenang

Berenang adalah olahraga ringan yang membakar energi sekaligus meningkatkan kekuatan otot, aliran darah, dan kapasitas jantung dan paru-paru. Berenang santai selama 30 menit dapat membakar jumlah kalori sebanyak 198 hingga 294.

Kalori yang terbakar sama dengan jogging selama 30 menit. Namun, berenang tidak terlalu membuat tubuh stres. Hal ini merupakan olahraga yang tepat jika kamu memiliki masalah persendian dan ingin menurunkan berat badan.

5. Bersepeda statis

Bersepeda statis dapat membakar banyak kalori dalam 30 menit, tepatnya 210 hingga 311 kalori. Mulailah dengan pemanasan selama 5 menit dan bergantian antara kecepatan 1 menit dan interval pemulihan selama 2 menit. Dalam skala 0 sampai 10, interval kecepatan harus di antara 7 sampai 9. Interval pemulihan harus berada di angka 5 sampai 6.

6. Lari dash

Secara umum, lari merupakan olahraga pembakar kalori terbaik dan cocok untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Jika kamu tidak memiliki cukup waktu untuk berlari, kamu dapat mempersingkat latihan menjadi lari dash dengan intensitas tinggi.

Kalori yang terbakar ketika melakukan olahraga ini selama 30 menit adalah sekitar 240 hingga 355,5 kalori. Tubuh akan membakar kalori dengan cepat untuk bahan bakar latihan. Sebelum melakukan dash, lakukan pemanasan dengan leaping jacks atau high-knee working.

7. Berjalan kaki

Berjalan kaki merupakan cara paling sederhana untuk membakar kalori di rumah. Kamu dapat melakukannya di sekitar rumah atau halaman belakang rumah. Berjalan kaki dapat membakar 3,1 hingga 4,6 kalori per menit.

8. Berlari

Berlari adalah latihan terbaik untuk membakar kalori, meningkat fleksibilitas, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Dikarenakan olahraga ini tidak memerlukan peralatan apa pun, lari dapat dilakukan dimana saja.

Kalori yang dibakar selama berlari adalah 10,8 hingga 16 kalori per menit. Semakin cepat berlari, semakin banyak kalori yang terbakar.

9. Aerobik

Latihan aerobik merupakan salah satu olahraga yang dapat menurunkan berat badan dengan cepat. Aerobik adalah latihan kardio yang disamarkan sebagai aktivitas rekreasi.

Aerobik merupakan cara yang menyenangkan untuk meningkatkan detak jantung dan membakar kalori. Kamu dapat mencoba latihan tari yang populer seperti zumba.

10. Leaping jacks

Leaping jacks adalah latihan kardio dasar yang dapat meningkatkan detak jantung. Latihan ini cocok untuk menurunkan berat badan. Kalori yang terbakar per menit adalah 8 hingga 11,8 kalori.

Untuk melakukan latihan ini, ikuti tahap-tahap berikut:

– Berdiri dengan kedua kaki rapat. Letakkan lengan di samping tubuh
– Lompat dengan kaki dibuka selebar bahu. Angkat lengan di atas kepala. Ulangi seperlunya
– Tergantung intensitasnya, latihan ini dapat menjadi bagian dari pemanasan, latihan HIIT, atau rutinitas umum.

11. Lompat tali

Lompat tali dapat meningkatkan detak jantung dan membakar kalori sambil membangun kekuatan kaki bagian bawah. Selain itu, lompat tali merupakan olahraga yang tidak membutuhkan banyak ruang di rumah. Jumlah kalori yang terbakar per menit adalah 7,6 hingga 9,8 kalori.

12. Angkat beban

Dikutip dari situs Medical Information Right this moment, angkat beban selama 30 menit dapat membakar 90 hingga 126 kalori. Angkat beban yang berat selama 30 menit dapat membakar 180 hingga 252 kalori.

Meski latihan beban biasanya tidak membakar kalori sebanyak kardio, latihan ini memiliki banyak manfaat. Latihan beban lebih efektif daripada latihan kardio dalam membentuk otot. Otot membakar lebih banyak kalori saat istirahat dibandingkan dengan jaringan lain.

Untuk menurunkan berat badan, kamu juga harus melakukan pola hidup sehat. Pastikan untuk selalu mengonsumsi makanan yang bergizi sesuai dengan kalori harian yang harus dipenuhi. Cepat lambatnya penurunan berat badan akan bergantung pada ketekunan menjalankan olahraga dan pola hidup sehat.

Simak Video “KuTips: Kunci Menurunkan dan Menaikkan Berat Badan Ala Ade Rai, Simak Yuk!
[Gambas:Video 20detik]
(row/row)

5 Olahraga Simpel yang Ampuh Hilangkan Lemak di Punggung

Jakarta

Beberapa orang merasa ‘insecure’ melihat timbunan lemak di space punggungnya. Memang, lemak di space punggung ini cenderung lebih susah dihilangkan dibandingkan di space tubuh lainnya. Tapi tak perlu khawatir. Sebenarnya, ada lho gerakan-gerakan olahraga simpel dan minim effort yang bisa dilakukan untuk menghilangkan lemak di punggung.

Timbunan lemak punggung sangat umum dimiliki para wanita yang mungkin memiliki kulit kendur, terutama di sekitar tali bra, atau di bawah ketiak. Minim gerak fisik dan ketidakseimbangan hormon menyebabkan seseorang mengalami masalah ini.

Dikutip dari Well being Photographs, inilah latihan terbaik yang membantu mengurangi lemak di punggung:


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Push-up dinding

Latihan ini menjadi salah satu gerakan yang efektif untuk mengurangi lemak punggung karena menargetkan otot di punggung atas dan juga lengan. Lakukan tiga set gerakan ini dengan 12-15 pengulangan untuk mengurangi lemak punggung secara bertahap.

Caranya, cobalah berdiri menghadap dinding dan telapak tangan ditempelkan sebagai tumpuan setinggi bahu, sedikit lebih lebar dari lebar bahu. Tekuk siku dan dekatkan dada ke dinding lalu dorong hingga kembali ke posisi awal.

2. Pull-up

Gerakan yang lebih menantang seperti pull-up ini menargetkan berbagai otot di punggung bagian atas. Lakukan tiga set latihan ini dengan lima sampai delapan kali pengulangan untuk mengurangi lemak di punggung.

3. Push-up lantai

Push-up lantai bermanfaat untuk membakar kalori sekaligus memperkuat tubuh bagian atas. Mulailah dalam posisi plank dengan tangan dibuka selebar bahu dan turunkan dada hingga ke lantai. Jaga tubuh agar tetap lurus dan ulangi gerakan ini hingga tiga set, dengan delapan sampai sepuluh pengulangan.

Seiring dengan bertambahnya progres, tingkatkan kuantitasnya secara bertahap.

9 Cara Food plan Tanpa Olahraga, Cocok untuk Kaum Mager

Jakarta

Ketika mencari cara untuk menguruskan badan, pasti banyak yang langsung menyarankan untuk berolahraga. Faktanya, ada cara food plan tanpa olahraga yang manjur dan bisa dipraktikkan.

Sebelumnya, perlu dipahami bahwa food plan dan olahraga merupakan dua hal yang berbeda. Food plan adalah pola makan yang diatur baik dari segi cara maupun jenis makanannya. Biasanya, food plan dilakukan untuk menurunkan berat badan atau karena memiliki kondisi medis tertentu.

Sementara, olahraga adalah kegiatan menggerakkan tubuh yang bertujuan untuk menguatkan otot-otot atau menyehatkan tubuh. Meski food plan dan olahraga adalah dua hal yang berbeda, keduanya dapat dilakukan secara bersamaan saat berupaya untuk menurunkan berat badan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati food plan dan olahraga adalah dua hal yang berbeda, banyak orang mencari tahu cara food plan tanpa olahraga, entah itu karena memang mager, tidak punya waktu luang, atau memiliki kondisi fisik tertentu yang membuat mereka tidak bisa berolahraga. Tentu saja tidak ada metode food plan tanpa olahraga, yang ada adalah metode menurunkan berat badan dengan food plan dan tanpa olahraga.

Buat yang penasaran dan sedang mencari cara food plan tanpa olahraga, berikut beberapa metode yang sudah terbukti manjur untuk menurunkan berat badan dengan food plan saja, tanpa harus olahraga jika memang belum memungkinkan. Asal jangan keterusan ya, begitu ada waktu sempatkan olahraga biar lebih bugar.

Cara Food plan Tanpa Olahraga

1. Gunakan Piring dan Wadah Kecil untuk Makan

Salah satu faktor paling penting dalam berdiet adalah makanan. Karena itu, banyak cara food plan tanpa olahraga berkaitan dengan mengatur pola dan kebiasaan makan.

Salah satunya adalah dengan menggunakan piring atau wadah yang lebih kecil saat makan. Dengan piring yang lebih kecil, otomatis porsi makanan yang dikonsumsi akan berkurang. Adapun tujuan utama dari metode ini adalah untuk membatasi asupan kalori sehingga mencegah berat badan bertambah.

2. Kunyah Makanan Secara Perlahan dan Tuntas

Otak membutuhkan waktu untuk memproses makanan yang masuk ke dalam tubuh. Mengunyah makanan secara perlahan hingga benar-benar habis memberikan otak cukup waktu untuk memproses makanan yang masuk ke perut. Hal ini membuat tubuh menjadi cepat merasa kenyang, sehingga jumlah makanan yang dikonsumsi berkurang.

Selain itu, penelitian juga membuktikan orang yang makan secara perlahan memiliki indeks massa tubuh atau BMI yang lebih rendah dibanding orang yang makan dengan cepat.

3. Perbanyak Konsumsi Protein

Selain karbohidrat, protein adalah salah satu asupan yang dapat membuat tubuh merasa kenyang. Ini dikarenakan protein dapat memengaruhi hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang, seperti ghrelin dan GLP-1 (glucagon-like peptide-1).

Dikutip dari Healthline, sebuah penelitian menemukan orang yang melakukan food plan tinggi protein dapat memangkas lebih banyak berat badan dibanding mereka yang mengonsumsi protein dalam jumlah standar.

4. Konsumsi Banyak Makanan Berserat

Sama seperti protein, serat dapat membantu tubuh merasa kenyang untuk waktu yang cukup lama. Karena itu, banyak mengonsumsi makanan berserat dapat membantu seseorang dalam mengurangi asupan karbohidrat dan kalori yang dapat memicu peningkatan berat badan.

Food plan tinggi serat juga cukup mudah untuk dilakukan, karena asupan tersebut dapat diperoleh dari bahan makanan umum seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, buah jeruk, kubis brussel, dan masih banyak lagi.

5. Banyak Minum Air Putih

Minum air putih sebelum makan dapat memberi sedikit rasa kenyang sehingga membantu mengurangi porsi makan. Sebuah penelitian mengungkapkan minum 1 liter air putih sebelum makan dapat mengurangi asupan kalori dan rasa lapar, sekaligus meningkatkan rasa kenyang.

6. Waktu Tidur yang Cukup dan Berkualitas

Food plan tak melulu soal makanan saja. Kualitas tidur dan istirahat juga memainkan peran penting dalam menurunkan berat badan.

Sebuah studi menunjukkan kekurangan tidur dapat memengaruhi kinerja hormon nafsu makan seperti leptin dan ghrelin. Ketika hormon tersebut tidak stabil, maka dapat meningkatkan rasa lapar dan keinginan untuk ngemil. Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa begadang membuat orang doyan ngemil sehingga mengalami kenaikan berat badan.

7. Makan Tanpa Gangguan TV atau Gadget

Sebuah studi yang dilakukan pada 2013 mengungkapkan orang yang makan sambil menonton TV atau bermain sport mengonsumsi 10 persen lebih banyak kalori. Faktanya, makan sambil menonton atau bermain gadget bisa membuat seseorang tidak memerhatikan asupan makanan yang dikonsumsi. Akibatnya, mereka malah makan secara berlebihan, dan dalam jangka panjang, kebiasaan tersebut bisa memicu kenaikan berat badan.

8. Kurangi Minuman Manis

Minuman manis, seperti soda atau minuman instan lainnya, memiliki kandungan kalorin yang sangat tinggi. Parahnya lagi, kalori dalam bentuk cair tersebut tidak akan membuat kenyang saat dikonsumsi. Akibatnya, orang dapat dengan mudah mengonsumsi minuman manis secara berlebihan.

Selain bisa memicu kenaikan berat badan, terlalu banyak mengonsumsi minuman manis juga bisa menyebabkan penyakit seperti jantung dan diabetes tipe 2.

9. Kelola Stres dengan Baik

Ketika mengalami stres, tubuh akan memproduksi lebih banyak hormon kortisol. Hormon ini dapat berdampak ke berbagai kinerja dalam tubuh, salah satunya memengaruhi nafsu makan. Inilah yang membuat beberapa orang melampiaskan stres dengan cara makan atau dikenal juga dengan istilah emotional consuming.

Meditasi di pagi hari bisa menjadi salah satu cara yang paling efektif untuk menurunkan tingkat stres. Alternatif lain juga bisa dengan melakukan aktivitas fisik, mendengarkan musik, atau melakukan hobi yang disenangi.

Simak Video “Suggestions Menurunkan Berat Badan ala Ade Rai
[Gambas:Video 20detik]
(ath/suc)

Nggak Bakal Bikin Tersiksa! Ini 6 Cara Turunkan BB Tanpa Food regimen dan Olahraga

Jakarta

Memiliki tubuh langsing merupakan idaman banyak orang. Namun, melakukan weight loss program dan menyusun rencana olahraga bukanlah hal yang mudah. Tak jarang, seseorang putus asa dalam prosesnya sehingga berujung gagal menurunkan BB.

Jangan khawatir, memangkas BB nggak selamanya harus dengan cata yang sulit dan menyiksa. Ada lho cara efektif yang bisa membantu pangkas BB ‘tanpa usaha’ dan mencegah kenaikan BB setelahnya. Alhasil, tubuh bisa langsing tanpa disadari.

Dikutip dari Healthline, berikut adalah 6 cara terbukti pangkas BB tanpa weight loss program dan olahraga.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Mengunyah dengan seksama dan perlahan-lahan

Otak memerlukan waktu untuk memproses apakah tubuh sudah kenyang.

Mengunyah makanan dengan perlahan-lahan membuat seseorang makan lebih lambat. Hal ini dikaitkan dengan penurunan jumlah makanan, peningkatan rasa kenyang, dan ukuran porsi yang lebih kecil.

Seberapa cepat seseorang makan juga dapat mepengaruhi berat badan. Berdasarkan database dari Nationwide Institutes of Well being, sebuah tinjauan terhadap delapan penelitian melaporkan bahwa orang yang tidak makan dengan cepat memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan pemakan cepat.

Untuk membiasakan diri makan dengan lebih lambat, seseorang dapat menghitung beberapa kali ia mengunyah dalam setiap suapan.

2. Menggunakan piring dengan ukuran lebih kecil untuk makanan berkalori tinggi

Menggunakan piring yang lebih kecil dapat membantu seseorang untuk makan lebih sedikit dengan membuat porsi terlihat lebih besar.

Di sisi lain, piring yang lebih besar dapat membuat porsi makanan terlihat lebih kecil sehingga seseorang akan menambahkan lebih banyak makanan.

Hal ini dapat dimanfaatkan dengan menyajikan makanan yang padat nutrisi dan rendah kalori di piring yang lebih besar dan makanan berkalori tinggi di piring yang lebih kecil.

3. Perbanyak asupan protein

Protein memiliki efek yang kuat pada nafsu makan. Protein dapat meningkatkan rasa kenyang, mengurangi rasa lapar, dan membantu seseorang makan lebih sedikit kalori.

Hal ini dapat terjadi karena protein memengaruhi beberapa hormon yang berperan dalam rasa lapar dan kenyang seperti ghrelin.

Menurut sebuah penelitian terhadap 105 orang, mereka yang lebih banyak mengonsumsi makanan tinggi protein mengalami penurunan berat badan secara signifikan dibandingkan mereka yang mengonsumsi makanan protein dalam jumlah standar.

4. Bawa bekal dari rumah

Memasak makanan sendiri di rumah dapat membantu menurunkan berat badan. Pasalnya, hal ini adalah cara yang baik untuk dapat mengontrol apa yang dikonsumsi seseorang.

Penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang menyiapkan lebih banyak makanan di rumah cenderung memiliki berat badan yang lebih rendah dibandingkan mereka yang secara teratur makan di luar atau makan makanan siap saji.

Sebuah studi pada 2017 juga menemukan bahwa perencanaan makan dapat dikaitkan dengan peningkatan kualitas weight loss program dan penurunan risiko obesitas.

Cobalah membeli bahan-bahan makanan yang kaya nutrisi dan bereksperimenlah dengan beberapa resep baru setiap minggunya.

Resep Mikha Tambayong Punya Tubuh Ramping Meski Tak Selalu Sempat Olahraga


Jakarta

Artis multitalenta Mikha Tambayong mengaku rutin berolahraga sebanyak tiga hingga empat kali dalam seminggu. Ada banyak manfaat yang didapatkan oleh Mikha karena olahraga, salah satunya adalah physique targets alias tubuh ramping.

Adapun olahraga yang saat ini ditekuni oleh Mikha, yakni pilates dan jogging.

“Intinya aku berusaha untuk physique lively saja sih sebenarnya,” ucap Mikha saat ditemui detikcom dalam acara ‘Indonesia Coronary heart Stroll 2023’, Kamis (28/9/2023).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mikha berprinsip bahwa ia harus mengeluarkan lemak-lemak di tubuhnya setiap hari dengan berolahraga meskipun sibuk dengan aktivitasnya yang padat. Baginya, kesibukan dan waktu yang terbatas bukanlah alasan untuk tidak bergerak.

“Kalau lagi nggak bisa sempat keluar, cuma 15 sampai 20 menit waktu untuk olahraga aku tetap usahakan at the least burning energy setiap hari,” imbuhnya lagi.

Tak dapat dipungkiri, olahraga merupakan salah satu aktivitas fisik yang memiliki sejumlah manfaat baik untuk tubuh. Selain menjaga tubuh tetap bugar dan menyehatkan organ important, olahraga juga dapat membantu memangkas kalori untuk menurunkan berat badan jika dilakukan secara rutin.

Simak Video “Cerita Mikha Tambayong Hobi Jalan Kaki Kalau di Luar Negeri
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)

Dokter Jantung Bagikan Resep Olahraga Maksimal Cuma Pakai Jalan Kaki


Jakarta

Olahraga merupakan salah satu faktor gaya hidup memiliki peran penting untuk meningkatkan kesehatan tubuh. Namun, nyatanya tidak semua orang merasa memiliki waktu untuk berolahraga maupun merasa malas untuk mulai bergerak.

Jalan kaki bisa menjadi salah satu alternatif olahraga yang baik untuk meningkatkan kesehatan jantung. Bahkan jalan kaki sebanyak 6 ribu-9 ribu sehari dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 40 persen.

Bagaimana sih resep rahasia memaksimalkan manfaat jalan kaki untuk berolahraga? Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr Dwita Rian Desandri, SpJP(Ok) membagikan tipsnya.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dr Dwita, olahraga jalan kaki akan lebih maksimal manfaatnya apabila dilakukan dengan intensitas sedang. Ketika jalan kaki dilakukan dengan intensitas sedang, maka peningkatan kebugaran tubuh dapat diraih.

“Intensitas itu lebih ke resep jalannya, kalau misalnya saat berjalan mulai naik tuh napasnya mulai terburu-buru, terus muka lebih merah nah itu sudah mulai masuk dalam intensitas sedang atau reasonable,” ucap dr Dwita dalam Webinar World Coronary heart Day 2023, Selasa (26/9/2023).

“Tapi kalau jalannya makin cepat lagi, terus bicaranya mulai putus-putus nah itu sudah mulai masuk intensitas berat. Kalau bisa melakukan itu atau brisk strolling jalannya lebih cepat secara teratur minimal tiga kali seminggu nah itu sudah termasuk olahraga,” sambung dr Dwita.

Lebih lanjut, dr Dwita menuturkan bahwa yang terpenting adalah mengenal tubuh sendiri. Apabila masih belum bisa melakukan jalan kaki dengan intensitas sedang, maka jalan kaki dengan santai tetap boleh dilakukan. Setelah terbiasa, nantinya intensitas bisa ditingkatkan secara bertahap.

“Kalau misalkan belum kuat, dan bisa jalannya santai juga tidak apa-apa. Pokoknya ingat kata-kata saya, melakukan olahraga atau aktivitas fisik itu lebih baik daripada nggak ngapa-ngapain sama sekali,” ujar dr Dwita.

“Anda mau beraktivitas fisik apapun, seringan apapun itu jauh lebih baik untuk kesehatan jantung daripada nggak ngapa-ngapain sama sekali,” pungkasnya.

Simak Video “World Coronary heart Day 2023: Kenali Jantungmu, Sayangi Jantungmu
[Gambas:Video 20detik]
(avk/kna)

Ideas Mulai Olahraga Buat Kaum Mageran ala Dokter Jantung, Easy tapi Powerfull!


Jakarta

Kebiasaan olahraga memiliki peran yang besar untuk meningkatkan kesehatan tubuh, khususnya organ jantung. Namun, masalahnya tidak semua orang merasa memiliki waktu cukup untuk olahraga, terlebih pada orang yang punya kebiasaan mager atau malas gerak.

Bagaimana sih caranya meningkatkan kebiasaan sehat seperti berolahraga ketika punya kebiasaan ‘mageran’? Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr Dwita Rian Desandri, SpJP(Okay) menuturkan bahwa pesatnya perkembangan teknologi ini sedikit banyak berperan membuat orang menjadi lebih mager.

“Memang mau nggak mau harus dari kita sendiri, harus bisa kita niatkan kalau kita memang mau hidup sehat,” ucap dr Dwita dalam konferensi pers World Coronary heart Day 2023, Selasa (26/9/2023).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kita harus mulai bahkan dengan aktivitas yang paling ringan sekalipun even itu olahraga seperti berjalan kaki, tapi minimal kerjakan lah secara repetitif dalam seminggu,” sambungnya.

Ia menuturkan bahwa aktivitas jalan kaki bisa menjadi salah satu alternatif olahraga yang sangat mudah untuk dilakukan. Oleh karena itu, membiasakan diri olahraga jalan kaki juga dapat menjadi langkah awal untuk bisa memulai kebiasaan yang lebih sehat.

“Misal dalam tiga kali seminggu dan paling bagus itu setiap hari minimal 20 – 30 menit dalam sekali jalan misalkan. Nah itu sudah lumayan efektif dalam meningkatkan kebugaran jantung,” kata dr Dwita.

“Tapi harus ada progresinya, misalkan jangan 30 menit terus seumur hidup. Bisa ditingkatkan misalnya sebulan jadi 40 menit atau jadi satu jam gitu,” sambungnya.

Aktivitas fisik seperti olahraga jalan kaki memiliki segudang manfaat untuk jantung. Berjalan kaki sebanyak 6 ribu sampai 9 ribu langkah sehari dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 40 persen.

“Jalan kaki ini memakai oksigen agar otot berjalan makanya ini olahraga yang akan meningkatkan kebugaran jantung. Pemakaian oksigen yang terus menerus, lama-lama jantungnya terlatih makanya akan meningkatkan kebugaran kardiorespirasi,” pungkasnya.

Simak Video “World Coronary heart Day 2023: Kenali Jantungmu, Sayangi Jantungmu
[Gambas:Video 20detik]
(avk/kna)

Olahraga Jalan Kaki Masih Perlu Pantau Coronary heart Fee Nggak Sih? Dokter Bilang Gini

Jakarta

Jalan kaki menjadi olahraga murah meriah untuk menyehatkan badan. Berbeda dengan ngegym yang butuh perlengkapan khusus, hanya bermodalkan sepatu dan setelan olahraga, berjalan kaki dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Bahkan, jalan kaki juga bisa dilakukan dengan ‘nyeker’ alias telanjang kaki.

Meski umumnya termasuk olahraga intensitas ringan, bukan berarti tidak ada alat yang bisa menunjang aktivitas jalan kaki. Salah satu yang paling sering digunakan adalah alat untuk memantau coronary heart price atau detak jantung. Bentuknya pun beragam, mulai dari jam tangan, wristband, hingga aplikasi smartphone.

Namun, kenapa sih orang-orang juga perlu memantau coronary heart price saat jalan kaki?


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Spesialis jantung dan pembuluh darah dr Bayushi Eka Putra, SpJP, mengungkapkan, ada masa saat jantung sudah mulai terbiasa dengan intensitas tertentu selama olahraga jalan kaki, sehingga tampak ‘monoton’. Peran alat pemantau coronary heart price yang memantau detak jantung, bisa membuat seseorang mengetahui kapan perlu meningkatkan intensitas atau ‘tantangan’ saat berjalan kaki sehingga efek olahraga terasa lebih ‘nendang’.

“Kalau kita sudah melakukan pemantauan coronary heart price, ketika kita berolahraga yang lebih berat, intensitas lebih berat, dan sudah terbiasa dengan beban seperti itu, nanti perhatiin coronary heart rate-nya akan turun,” ujarnya saat ditemui detikcom, Rabu (13/8/2023).

“Jadi kalau kita berolahraga, dan terbiasa berolahraga di zona itu, coronary heart price akan turun. Otomatis secara naluriah kita akan berusaha mencapai coronary heart price tersebut lagi dengan meningkatkan beban dari apa yang mau kita capai sebelumnya. Jadi pakai monitoring itu supaya kita bisa tahu badan kita sendiri,” sambungnya.

“Misalnya kita jalan nih, sudah sampai zona 2, 3, atau zona 4 bahkan, sudah tahan di situ. Terus jalan kaki sekitar setelah sebulan lagi, zona saya sudah turun nih pas jalan, padahal sama dengan yang sebelumnya. Karena badan kita sudah beradaptasi dengan hal tersebut. Saya berarti harus naikin lagi bebannya. Tujuannya di sana sebenarnya,” paparnya.

NEXT: Intensitas Jalan Kaki

Simak Video “World Coronary heart Day 2023: Kenali Jantungmu, Sayangi Jantungmu
[Gambas:Video 20detik]