Tag: Paruparu

Kematian Tragis Pengidap Polio, Meninggal karena Mati Listrik di Paru-paru Besi

Jakarta

Penanganan polio saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan pada saat pertama kali ditemukan. Penyakit yang menyerang sistem motorik di sumsum tulang belakang ini bisa membuat pengidapnya sangat sulit bernapas sendiri.

Seperti halnya yang dialami Dianne Odell, wanita di Tennessee, AS, yang hidup dengan paru-paru besi selama 60 tahun karena polio. Ia meninggal dunia di usia 61 tahun akibat tak bisa bernapas saat mati listrik, yang membuat alat penopang hidupnya itu tak berfungsi.

Dikutip dari LA Occasions, pada tahun 2008 tepatnya bulan Mei, terjadi badai petir yang mematikan listrik di rumahnya. Hal ini menyebabkan mesin logam besar yang telah membantu Dianne bernapas selama hampir 60 tahun itu berhenti bekerja.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kejadian itu terjadi sekitar jam 3 pagi ketika listrik padam di rumah Dianne di Jackson, sebuah kota kecil di Tennessee sekitar 90 mil timur laut Memphis.

Segala upaya telah dilakukan oleh keluarganya untuk menolong Dianne, termasuk upaya menggunakan generator darurat. Akan tetapi, pertolongan tersebut tetap tidak dapat mempertahankan pernapasannya lantaran generator darurat mereka tidak berfungsi.

Walhasil, ayah dan saudara ipar Dianne mencoba memompa paru-paru besi secara handbook sebagai upaya terakhir dan putus asa untuk memasukkan udara ke dalam paru-paru Dianne. Namun lagi-lagi, pemberian tindakan ini juga gagal dan membuat kondisi Dianne semakin kritis. Dianne kemudian dinyatakan meninggal dunia beberapa menit kemudian.

Sejak awal, orang tua Dianne, Freeman dan Geneva Odell, bertekad merawatnya di rumah, meski seluruh tubuhnya terbungkus dalam ruangan logam berbentuk silinder. Hanya kepalanya yang menjulur ke luar.

Dia berbaring telentang saat paru-paru logam menghasilkan tekanan positif dan negatif yang memungkinkan paru-parunya mengembang dan berkontraksi.

Di sisi lain, orang tua Dianne juga khawatir akan pemadaman listrik. Ayahnya Dianne, seorang veteran Perang Dunia II, memasang generator di halaman belakang sebagai sistem tenaga cadangan.

“Rasanya seperti mempunyai anak yang sakit dan tidak kunjung membaik,” kata Will Beyer, saudara iparnya.

“Tetapi dia adalah orang yang sangat unik, dan keluarganya mengurus semua kebutuhannya,” lanjutnya lagi.

Dokter pada saat itu juga sempat memberitahu orang tua Dianne bahwa umurnya tidak akan lama lagi. Namun karena semangatnya yang luar biasa untuk menjalani hidup, ia berhasil lulus SMA, mengambil kuliah, bahkan menulis buku dari dalam kompartemen yang tertutup rapat dan kedap udara.

Selain polio, beberapa tahun sebelum meninggal, Dianne juga memiliki riwayat stroke ringan.

NEXT: survivor polio lain dengan paru-paru besi

Waspada Polusi, Ini 8 Makanan dan Minuman untuk Membersihkan Paru-paru

Jakarta

Polusi udara menjadi masalah di banyak daerah, terutama di ibukota. Hal ini bisa mengancam kesehatan paru-paru masyarakat.

Dampaknya dapat menyebabkan penyakit asma, ISPA, Persistent Obstructive Pulmonary Illness (COPD), hingga kanker paru-paru.

Untuk mencegah dan mengurangi dampak polusi, Anda bisa mengkonsumsi makanan sehat untuk paru-paru. Simak 8 makanan dan minuman untuk membersihkan paru-paru.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Makanan dan Minuman untuk Membersihkan Paru-paru

Berikut ini makanan dan minuman yang baik Anda konsumsi untuk membersihkan paru-paru, sehingga dapat mencegah dan mengurangi dampak polusi udara.

1. Tomat

Dikutip dari situs Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, tomat sangat baik dikonsumsi, termasuk bagi perokok. Tomat dapat menurunkan risiko kanker hingga memperbaiki sistem imun tubuh.

Hal ini disebabkan karena tomat mengandung antioksidan yang tinggi. Tomat dapat langsung dimakan atau dibuat jus. Tomat juga sering disajikan sebagai lalapan.

2. Bit

Buah bit mengandung nitrat yang dapat melemaskan pembuluh darah dan mengurangi potensi tekanan darah tinggi, sehingga meningkatkan fungsi paru-paru pada penderita hipertensi paru dan penyakit paru obstruktif kronis atau PPOK (COPD).

Selain itu, ada kandungan vitamin C, magnesium, kalium, dan antioksidan karotenoid, yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan kesehatan paru-paru. Bit bisa dibuat jus, salad, dan campuran dalam masakan.

3. Apel

Apel mengandung quercetin (fitonutrien) yang membantu mengurangi risiko asma dan komplikasi PPOK. Sifat antiinflamasi pada apel juga dapat mengurangi peradangan saluran napas dan mengurangi stres oksidatif.

Bahkan kulit apel kaya akan asam ursolat yang membantu meningkatkan sirkulasi darah. Apel dapat dibuat jus. Jika menginginkan manfaat serat yang lebih tinggi, kamu bisa makan buahnya secara langsung.

4. Jeruk

Jeruk sudah terbukti kaya manfaat. Terutama vitamin C dan kalsiumnya mengembalikan kadar nutrisi yang hilang setelah terapi steroid. Selain itu, kandungan jeruk dapat melindungi paru-paru dari PPOK dan kanker.

5. Paprika

Dikutip dari Healthline, paprika adalah sumber vitamin C tinggi, dengan nutrisi yang larut dalam air. Ini dapat menjadi antioksidan yang kuat dalam tubuh yang dapat menangkal radikal bebas.

Polusi dan asap rokok memiliki efek merusak cadangan antioksidan tubuh, maka disarankan agar mengkonsumsi tambahan 35 mg vitamin C per hari.

6. Kunyit

Kunyit memiliki kandungan antioksidan, antiinflamasi, dan kurkumin yang bermanfaat untuk mendukung fungsi paru-paru.

Penelitian pada perokok menunjukkan bahwa paru-paru perokok yang mengkonsumsi kurkumin lebih berfungsi secara signifikan dibandingkan perokok yang tidak mengkonsumsi kurkumin.

Kunyit sering digunakan menjadi bumbu masakan. Selain itu, Anda bisa mendapatkan manfaat kunyit dari jamu dan sejumlah minuman natural.

7. Teh Hijau

Teh hijau banyak dikenal sebagai minuman menyehatkan karena mengandung sifat antioksidan dan antiinflamasi dan telah terbukti menghambat fibrosis pada jaringan, termasuk di paru-paru.

Fibrosis paru ditandai dengan jaringan parut yang progresif dan mengganggu fungsi paru-paru. Kandungan epigallocatechin gallate (EGCG) pada teh hijau dapat membantu mengobati penyakit ini.

8. Yoghurt

Yoghurt kaya akan kalsium, kalium, fosfor, dan selenium. Nutrisi ini membantu meningkatkan fungsi paru-paru dan melindungi dari risiko PPOK. Minuman enak ini juga bermanfaat untuk memperbaiki pencernaan.

Itulah tadi 8 makanan dan minuman untuk membersihkan dan memperbaiki fungsi paru-paru. Ini sangat bermanfaat untuk Anda yang tinggal di tempat dengan polusi udara tinggi.

Simak Video “Ini 5 Aplikasi Cek Kualitas Udara di Android-IOS
[Gambas:Video 20detik]
(bai/inf)

Perawat Meninggal Dikira Lengthy COVID, Salah Prognosis Ternyata Kanker Paru-paru

Jakarta

Seorang perawat di Inggris meninggal dunia setelah dokter salah mendiagnosa gejalanya dengan lengthy COVID. Sebelum meninggal, dia sempat mengeluh sakit dada yang ternyata tanda kankernya telah menyebar.

Brogan Williams (35) di tahun 2021 lalu mencari perawatan di unit gawat darurat karena nyeri dada yang dia rasakan. Namun saat itu petugas medis hanya menganggap gejala yang dialaminya adalah lengthy COVID.

Diberitakan Every day Mail, Williams awalnya mengeluh sakit dada yang sensasinya seperti dipukul. Meski tidak pernah kena COVID-19, petugas medis di rumah sakit itu mengatakan gejalanya hanya tanda lengthy COVID.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena gejalanya tidak kunjung membaik, sepekan setelahnya dia kembali ke UGD untuk menjalani CT Scan.

Hasil CT Scan mengejutkan karena terlihat bahwa keluhannya adalah karena kankernya telah menyebar ke paru-parunya. Williams diberitahu bahwa dia akan membutuhkan perawatan paliatif dan diberi harapan hidup hanya dua minggu.

Setelah menjalani serangkaian perawatan selama setahun, dia akhirnya meninggal pada 9 Oktober 2023. Kabar meninggalnya ini dibagikan keluarganya di media sosialnya.

“Ini adalah berita yang tidak diinginkan dan belum siap disampaikan oleh siapa pun di antara kami. Pada hari Senin tanggal 9 Oktober, Brogan kami yang cantik tertidur dengan damai,” tulis keluarganya di akun Instagram.

Paru-paru Rusak karena Vape, Bocah 12 Tahun Kritis sampai Koma

Jakarta

Seorang anak perempuan berusia 12 tahun mengalami koma setelah mencoba vaping. Kondisi bocah bernama Sarah itu semakin diperburuk karena penyakit asma yang dideritanya.

Ibunya, Mary Griffin, dari Belfast, Inggris, mengatakan putrinya itu hampir meninggal dunia akibat vape yang membuatnya kesulitan bernapas. Sarah dilarikan ke ICU di Rumah Sakit Royal Victoria karena kondisinya memburuk dengan sangat cepat.

“Dokter menunjukkan hasil rontgen paru-paru Sarah dan menjelaskan bahwa ada salah satu yang terluka parah. Oleh karena itu, yang lainnya bekerja lebih keras dan memperburuk asmanya,” kata Mary yang dikutip dari The Solar, Selasa (10/10/2023).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Sarah juga mengalami infeksi, jadi jika digabungkan akan berdampak besar pada tubuhnya dengan sangat cepat,” sambungnya.

Dokter sempat merawat Sarah selama empat jam, sebelum akhirnya koma. Mary mengatakan banyak sekali alat yang digunakan untuk menangani putrinya itu.

“Ada tabung, kabel, dan mesin di mana-mana- sungguh menyedihkan melihatnya seperti itu. Sebagai ibunya, saya merasa sangat tidak berdaya, itu adalah mimpi buruk yang menjadi kenyataan,” ungkap dia.

Selama dirawat, Sarah menggunakan mesin untuk membantunya bernapas. Saat itu, Mary merasa putrinya itu tidak bisa diselamatkan karena kadar oksigennya yang sangat rendah.

Di awal penanganan, banyak kekhawatiran dari petugas medis saat akan menginduksinya. Namun, usaha tersebut membuahkan hasil dan berhasil membawa Sarah keluar dari koma.

“Mereka kemudian mencoba membawa Sarah keluar dari koma keesokan harinya dan mulai melepas selang, mengurangi obat penenangnya, melepas ventilator dan perlahan-lahan mengembalikannya ke keadaan sadar,” ujar Mary.

“Pada tahap itu saya punya harapan Sarah akan baik-baik saja. Dia adalah seorang petarung dan benar-benar luar biasa dalam segala hal,” lanjutnya.

Paru-paru Wanita Umur 26 Kolaps gegara Sering Nge-vape, Begini Awal Mulanya


Jakarta

Sudah sering terdengar, efek vape dan rokok elektrik sebenarnya tidak lebih ‘enteng’ dibandingkan rokok konvensional. Namun nyatanya, masih ada orang yang beranggapan bahwa vape bisa menjadi alternatif untuk berhenti merokok. Salah satunya wanita berusia 26 tahun, Jodie Hudson yang kini sudah kapok gegara paru-parunya kolaps imbas keseringan nge-vape.

Sebelum menggunakan vape, Jodie terbiasa mengkonsumsi rokok konvensional sejak usianya 18 tahun. Namun dua tahun terakhir ini, ia sengaja beralih ke vape dengan harapan bisa berhenti merokok. Tak disangkanya, penggunaan vape yang amat sering membuatnya mengalami pneumonia. Dalam seminggu, Jodie bisa membeli vape sekali pakai sebanyak dua sampai tiga kali.

“Ketika dia (anak) lahir, pasangan saya menggunakan vaping dan saya berpikir saya akan mencobanya karena sepertinya lebih sehat karena tidak mengandung semua tembakau dan saya sangat menyukainya,” ungkap Jodie dikutip dari The Solar, Senin (9/10/2023).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Saya sebenarnya menganggapnya lebih membuat ketagihan daripada merokok. Dengan vaping, Anda bisa memilih rasa apa saja dan tidak ada sisa rasa seperti rokok. Saya jadi ketagihan,” katanya lebih lanjut.

Pada akhir September lalu, Jodie tiba-tiba merasa kesulitan bernapas ketika sedang berada di rumah. Saking sesaknya, ia sampai tak bisa berjalan dan bergerak bebas. Ia pun segera dilarikan rumah sakit Bassetlaw. Di sana, barulah ketahuan bahwa Jodie mengidap pneumonia.

Mengacu pada John Hopkins Drugs di Maryland, AS, pneumonia lipoid bisa terjadi ketika zat berminyak di e-liquid terhirup, kemudian memicu respons peradangan di paru-paru. Gejalanya berupa batuk kronis, sesak napas, dan batuk darah atau lendir darah.

“Saya pikir ini bisa menjadi sesuatu yang lebih serius jika saya tidak menghentikannya sekarang (menggunakan vape). Ibuku berkata kepadaku kamu benar-benar harus berhenti, kamu mungkin mati,” ujar Jodie.

“Para dokter mengatakan jelas bahwa vaping berdampak pada paru-paru saya. Mereka tidak mengatakan apakah ada kerusakan permanen atau apa pun, tetapi saya harus kembali untuk melakukan rontgen lagi untuk memeriksanya,” pungkasnya.

Simak Video “WHO Minta Semua Negara Setop Rokok dan Vape di Sekolah!
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/vyp)

Dialami Pria 19 Tahun, Dokter Ungkap Alasan Ngevape Picu Paru-paru ‘Berlubang’

Jakarta

Kendati kerap dianggap alternatif yang lebih ‘sehat’ dibandingkan rokok, vape atau rokok elektrik nyatanya sama-sama berisiko pada kesehatan. Misalnya, seperti yang dialami pria asal Florida, Amerika Serikat, bernama Mason Middleton.

Pemuda yang baru berusia 19 tahun itu paru-parunya ‘bocor’ akibat kecanduan mengisap vape. Bahkan, dalam seminggu Middleton mengaku bisa menghabiskan hingga empat pod vape.

“Saya sangat sangat sangat kecanduan. Kalau sedang bekerja saya mungkin akan jarang menggunakan vape. Tetapi ketika sedang beristirahat atau sedang berbaring di tempat tidur, saya bisa menghisapnya tiap tiga sampai lima menit,” ujarnya dikutip dari Day by day Mail, Sabtu (23/9/2023).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alhasil, kebiasaan itu membuatnya mengalami kondisi yang disebut pneumotoraks spontan yang menyebabkan lubang pada paru-parunya dan mengganggu sistem pernapasan.

Apa Itu Pneumotoraks Spontan?

Spesialis paru klinis dr Erlang Samoedro, SpP(Okay), menjelaskan pneumotoraks spontan adalah kondisi saat terjadi kebocoran pada paru-paru yang mengakibatkan udara masuk ke rongga pleura.

“Jadi ada kebocoran dari parunya yang kemudian udara dari yang seharusnya nggak keluar, dia masuk ke rongga pleura, rongga antara paru dan dinding dada,” ujarnya saat dihubungi detikcom, Sabtu (23/9/2023).

“Di situlah terkumpul udara tadi sehingga mendesak paru sehingga parunya kolaps,” sambungnya.

Ia pun membenarkan kalau kebiasaan vaping bisa memicu terjadinya pneumotoraks spontan.

“Vape kan zat yang ada di dalam vape itu nggak jelas, bisa diisi macam-macam sehingga bisa membuat iritasi dan peradangan di paru. Sehingga lama-lama bisa jadi bolong,” jelasnya.

Meski banyak klaim yang mengatakan vape lebih aman daripada rokok, dr Erlang tetap tidak menganjurkan untuk mengisap vape karena bisa memicu berbagai gangguan kesehatan.

“Vape belum tentu aman. Zatnya macam-macam juga, efeknya kita juga nggak tahu. Salah satuny mungkin menyebabkan pneumotoraks ini,” tandasnya.

Simak Video “Aturan Vape di Indonesia Bakal Diperketat
[Gambas:Video 20detik]
(ath/naf)

Cara Membersihkan Paru-paru dengan Mudah untuk Cegah Dampak Polusi

Jakarta

Akhir-akhir ini, kondisi udara Jakarta dan sekitarnya terpantau tidak sehat. Dilansir dari laman IQair, indeks kualitas udara Jakarta saat ini adalah 166. Sedangkan indeks kualitas udara yang baik adalah 0-50.

Kualitas udara pada indeks 151-200 tergolong dapat merugikan manusia ataupun sekelompok hewan yang sensitif. Selain itu, kualitas udara yang tidak sehat dapat menyebabkan kerusakan pada tumbuhan dan juga nilai estetika.

Dikutip dari laman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), paparan polusi udara dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan paru-paru. Racun polusi udara dapat memasuki paru-paru dan terperangkap di dalam lendir.

Lantas, bagaimana cara untuk membersihkannya?

Cara Membersihkan Paru-paru

Dikutip dari situs Medical Information Right this moment, berikut cara untuk membersihkan paru-paru:

Terapi uap

Ketika kualitas udara sedang tidak sehat, seseorang yang memiliki masalah pada paru-paru dapat mengalami gejala yang memburuk. Terapi uap dapat membantu untuk mengencerkan lendir yang ada di paru-paru.

Uap air memberikan kelembaban dan kehangatan, sehingga lebih mudah untuk bernapas. Selain itu, menghirup uap dapat membantu mengencerkan lendir, meredakan sakit tenggorokan, dan manfaat kesehatan lainnya.

Batuk terkontrol

Batuk merupakan cara alami tubuh untuk mengeluarkan racun yang terperangkap pada lendir di dalam paru-paru. Batuk terkontrol dapat mengurangi lendir dan mengirimkannya melalui saluran udara.

Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk membersihkan paru-paru:

  1. Duduk di kursi dengan bahu yang rileks, jaga kedua kaki rata di lantai
  2. Lipat tangan di atas perut
  3. Tarik napas melalui hidung secara perlahan
  4. Perlahan hembuskan napas sambil mencondongkan tubuh ke depan dan dorong lengan ke arah perut
  5. Batuk sebanyak 2 sampai 3 kali saat menghembuskan napas dan jaga mulut sedikit berbuka
  6. Tarik napas secara perlahan melalui hidung
  7. Istirahat dan ulangi tahapan apabila dirasa perlu.

Drainase postural

Drainase postural dilakukan dengan cara berbaring dalam posisi yang berbeda untuk mengeluarkan lendir. Latihan ini dapat membantu mengobati atau mencegah infeksi paru-paru dan serta meningkatkan kinerja pernapasan

Berikut beberapa cara untuk melakukan drainase postural:

Berbaring:

  1. Berbaring di tempat tidur atau lantai
  2. Letakkan bantal di bawah pinggang untuk memastikan posisi dada lebih rendah
  3. Bernapas melalui hidung secara perlahan dan keluarkan dari mulut. Ketika menghembuskan napas harus dua kali lebih pelan dari menarik napas, pola ini disebut 1:2 pernapasan.

Miring:

  1. Berbaring miring dan letakkan kepala di bantal atau lengan
  2. Letakkan bantal di bawah pinggang
  3. Lakukan pola pernapasan 1:2
  4. Lakukan selama beberapa menit
  5. Ulangi di sisi yang lain.

Tengkurap:

  1. Letakkan beberapa bantal di lantai
  2. Tengkurap dengan perut di atas bantal. Pada teknik ini, dada tetap harus lebih rendah dari pinggang
  3. Lakukan pola pernapasan 1:2
  4. Lakukan selama beberapa menit.

Berolahraga

Berolahraga secara teratur dapat membantu seseorang untuk menjaga kesehatan paru-parunya. Saat melakukan olahraga, otot akan dipaksa bekerja lebih keras sehingga dapat meningkatkan pernapasan tubuh dan menghasilkan oksigen yang lebih besar ke otot.

Selain itu, olahraga juga dapat meningkatkan sirkulasi darah sehingga membuat tubuh menjadi efisien dalam membuang kelebihan karbon dioksida, yang diproduksi tubuh saat berolahraga.

Konsumsi teh hijau

Mengonsumsi teh hijau mengandung banyak antioksidan. Antioksidan dapat membantu untuk mengurangi peradangan di paru-paru. Senyawa ini dapat melindungi jaringan paru-paru dari efek berbahaya akibat menghirup asap.

Konsumsi makanan anti inflamasi

Mengonsumsi makanan anti inflamasi dapat mengurangi peradangan yang bisa mengganggu pernapasan dan membuat pernapasan menjadi berat. Zat anti inflamasi terdapat dalam sejumlah makanan yaitu:

  • Zaitun
  • Kunyit
  • Sayuran hijau
  • Blueberry
  • Ceri
  • Kenari
  • Kacang-kacangan.

Menepuk dada perlahan

Menepuk dada dapat membantu mengencerkan lendir dan membersihkannya dari paru-paru. Teknik ini dilakukan oleh ahli dengan menepuk bagian dada untuk mengeluarkan dinding yang terperangkap.

Itu tadi beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan paru-paru dari lendir. Apabila kondisi kesehatanmu tak kunjung membaik, segera memeriksakan diri ke dokter. Semoga bermanfaat!

Simak Video “Seputar RSV, Virus Pernapasan yang Rentan Menjangkit Bayi
[Gambas:Video 20detik]
(row/row)

Atlet Kolaps gegara Vape, Begini Horornya Kondisi Paru-paru yang Harus Dipotong

Jakarta

Seorang atlet MMA sekaligus pegiat kebugaran harus merelakan sebagian paru-parunya diangkat karena kebiasaan ngevape. Pria bernama Sean Tobin itu mengaku takut dan menyesal telah membiarkan paru-parunya rusak.

“Itu benar-benar menakutkan karena saya merasa telah melakukannya sendiri.Sudah bertahun-tahun saya tidak merawat paru-paru saya sebagaimana seharusnya dirawat,” kata Tobin dikutip dari NYPost.

“Kardio saya sangat bagus. Saya sangat sehat dan seharusnya saya tidak mulai vaping,” lanjutnya.

Kebiasaan buruk itu dimulai sejak tahun 2018. Karena merasa kecanduan, ia bahkan menggunakan satu pena sekali pakai 5.000 kepulan per minggu.

Meski rajin berolahraga, itu tidak menyelamatkan paru-parunya dari efek buruk vape. Sampai akhirnya, Tobin mengetahui adanya kerusakan yang parah pada paru-parunya.

Ia sampai harus dipindahkan ke Rumah Sakit Harmony New Hampshire, di mana mereka memastikan bahwa kerusakan itu disebabkan oleh vaping.

“Ahli radiologi membaca laporan saya, dan mereka memberitahu saya bahwa paru-paru saya kolaps,” tutur Tobin.

Kondisi Paru-parunya yang ‘Hancur’

Untuk memeriksanya, dokter membuat sayatan di antara tulang rusuknya dan memasukkan selang. Prosedur itu dilakukan untuk mengeluarkan udara yang terperangkap yang menghancurkan paru-paru dan dadanya.

Namun, setelah dua hari lubang itu tidak menutup dan harus dilakukan prosedur operasi. Sebelum prosedur, ahli bedah memeriksa rongga dada Tobin dengan kamera.

Terlihat bahwa paru-parunya dipenuhi bintik-bintik hitam. Dokter memastikan bahwa itu adalah endapan karbon di bagian paru-parunya.

“Itu adalah hal yang menakutkan untuk dilihat. Saat saya melihatnya, saya menjadi sangat kesal pada diri saya sendiri. Saya sangat sedih dan berpikir, ‘Sial, saya melakukan ini pada paru-paru saya sendiri.’,” ungkapnya.

NEXT: Paru-parunya Dipotong

Aneh Tapi Nyata, Paru-paru Pria Ini Rusak Berat gegara Terlalu ‘Ngegas’ Masturbasi


Jakarta

Pria berusia 20 tahun dilarikan ke rumah sakit setelah mengidap cidera paru akibat terlalu bersemangat saat masturbasi. Parunya mengeluarkan suara berderak, yang diikuti dengan rasa nyeri dan kesulitan bernapas.

Dalam kasus yang dipublikasikan di Journal of Thoraric Illness itu, pria yang tidak disebutkan namanya itu didiagnosis mengidap spontaneous pneumomediastinum (SPM), sebuah kondisi di mana udara keluar dari paru-paru dan tersangkut di space tulang rusuk. SPM merupakan penyakit langka yang biasanya menyerang pria di usia 20-an.

Lebih lanjut, peneliti mengungkapkan SPM dipicu oleh batuk terlalu keras, muntah yang dipaksakan, kebiasaan merokok, serta aktivitas fisik yang terlalu berat.

“Pria Swiss itu menyangkal melakukan olahraga berat, tapi dia mengaku telah melakukan sesi masturbasi yang agresif,” tulis Dr Nikola Rajic dan Dr Christian Schandl dalam studi tersebut, dikutip dari New York Submit, Minggu (30/7/2023).

SPM yang dialami pria itu didiagnosis sebagai kategori ‘parah’, di mana hasil x-ray menunjukkan udara dalam jumlah yang besar terperangkap di atas paru-parunya. Selain itu, wajahnya juga tampak membengkak, dan suara berderak terrdengar dari leher bagian bawah dan sikunya. Setelah diperiksa lebih element, dokter menemukan udara terperangkap hingga pangkal tengkoraknya.

Pria itu lantas segera dibawa ke ICU untuk mendapat perawatan. Ia dipasangi alat oksigen untuk membantu bernapas, serta diberi paracetamol analgesik dan antibiotik untuk menghilangkan nyeri dada dan mencegah infeksi.

Setelah satu hari dirawat di ICU, pria itu dipindahkan ke bangsal reguler. Setelah tiga hari, kondisinya pun membaik dan diperbolehkan pulang.

Simak Video “Awas! Polusi Semakin Menjadi
[Gambas:Video 20detik]
(ath/kna)

Polusi Udara Memburuk, Ini Cara Bersihkan Paru-paru Pakai Terapi Uap

Jakarta

Beberapa hari terakhir ini, kondisi udara di wilayah Jakarta dan sekitarnya terpantau tidak sehat. Polusi udara tentu bukan sebuah masalah yang bisa diremehkan. Nyatanya, polusi udara bisa memicu gangguan kesehatan, salah satunya berkaitan dengan paru-paru.

Kualitas udara yang buruk dapat menimbulkan berbagai macam penyakit seperti sesak napas, asma, mengi, batuk berkepanjangan, hingga mengganggu kesehatan jantung. Namun, terdapat teknik yang bisa membersihkan paru-paru yakni dengan terapi uap.

Dikutip dari Medical Information At this time, terapi uap atau inhalasi uap dilakukan dengan menghirup uap air untuk membuka saluran udara dan membantu membersihkan lendir di paru-paru. Menghirup uap air dapat memberikan kehangatan dan kelembaban, sehingga pernapasan menjadi lebih lega dan mudah.

Selain itu, menghirup uap juga membantu meredakan sakit tenggorokan, melonggarkan lendir yang mengental, dan memberikan manfaat kesehatan lainnya. Terapi uap bukanlah cara untuk menyembuhkan masalah kesehatan pada paru-paru. Namun, terapi uap bisa digunakan untuk membersihkan paru-paru dan menjaganya agar tetap sehat meskipun udara sekitar semakin memburuk.

Terapi uap dapat dilakukan di rumah menggunakan alat-alat sederhana seperti baskom, handuk, dan air hangat.

Berikut cara melakukan terapi uap paru-paru di rumah, antara lain:

  1. Siapkan mangkuk besar atau baskom berisikan air hangat
  2. Arahkan uap dari air ke arah wajah dan meletakkan handuk di bagian belakang kepala
  3. Mulai terapi dengan cara menghirup dan menarik uap air panas secara perlahan selama dua sampai lima menit

Terapi uap ini dapat dilakukan secara rutin setiap pagi hari. Seseorang bisa membatasi durasi penggunaan terapi uap ini selama 10 sampai 15 menit. Teknik ini bisa diulangi sebanyak dua sampai 3 kali sehari sesuai dengan kebutuhan seperti hidung tersumbat.

Simak Video “Kualitas Udara di Jakarta Dinilai Tidak Sehat
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/vyp)