Tag: Punya

Buntut Populasi Anjlok, Ternyata Ini Alasan Ibu di Jepang Ngaku Nyesal Punya Anak

Jakarta

Krisis populasi di Jepang semakin ngeri, Kementerian Dalam Negeri Jepang menyebut jumlah populasi di negara itu menyusut lebih dari 800 ribu untuk pertama kalinya.

Penurunan dilaporkan hampir di semua prefektur Jepang. Catatan ini menjadi penanda Jepang 14 kali berturut-turut melaporkan rendahnya populasi sejak 2009 hingga 2022. Secara complete populasi saat ini berada di angka 125,4 juta.

Diduga fenomena penurunan populasi hingga angka kelahiran di Jepang disebabkan oleh banyaknya warga yang ogah menikah dan memiliki anak.

Beredar anggapan yang menyatakan masyarakat Jepang terbiasa hidup dengan kenyamanan, teknologi canggih, dan standar yang tinggi. Lingkungan ini memberi mereka banyak kemewahan dan gaya hidup yang relatif mudah.

Akibatnya, beberapa orang dewasa muda mulai memprioritaskan kenyamanan pribadi dan pemanjaan diri, daripada tantangan dan pengorbanan yang terkait dengan membesarkan anak.

Salah satu ibu di Jepang juga sempat viral karena cuitannya di Twitter. Ia mengungkapkan rasa penyesalannya lantaran pernah memilih untuk memiliki bayi.

Setelah memiliki bayi, ibu tanpa diungkap identitasnya itu mengaku tak bisa bangun jam tujuh pagi di akhir pekan, tak bisa memasak sarapan, jalan-jalan di taman, hingga tak bisa tidur tepat pada waktu jam sembilan malam waktu setempat.

“Saya lelah hidup dengan perasaan terus-menerus menekan diri saya yang sebenarnya sejak putri saya lahir,” ungkapnya dikutip dari UCA Information, Minggu (5/8/2023).

Tweet tersebut mengungkapkan rasa frustasi seorang ibu dan keengganannya untuk berusaha demi anaknya, dan menimbulkan kekhawatiran terkait prioritas keinginan pribadi daripada tanggung jawab orang tua.

Hampir Setengah Warga Jepang yang Belum Menikah Ogah Punya Anak

Dalam riset terpisah yang dilakukan oleh Rohto Pharmaceutical, ditemukan bahwa hampir setengah dari orang yang belum menikah di bawah 30 tahun di Jepang mengatakan mereka tidak menginginkan anak. Dilihat dari jenis kelamin, sebanyak 53 persen pria dan 45,6 persen wanita mengaku tidak tertarik untuk menjadi orang tua.

Riset tersebut dilakukan terhadap 400 responden berusia antara 18 hingga 29 tahun. Sebanyak 49,4 persen di antaranya mengaku tidak tertarik untuk memiliki anak.

Simak Video “Kehadiran WNA Bantu Menutupi Krisis Populasi di Jepang
[Gambas:Video 20detik]
(suc/suc)

Ingin Weight loss program Intermittent Fasting seperti Tika Panggabean tapi Punya Maag, Amankah?

Jakarta

Sosok Tika Panggabean belakangan ini menjadi sorotan publik lantaran penampilan fisiknya berubah drastis imbas penurunan berat badan. Kabarnya, ia berhasil memangkas berat badannya berkat menjalani weight-reduction plan intermittent fasting selama 10 tahun.

Dokter spesialis gizi klinik, dr Karin Wiradarma, MGizi, SpGK, menjelaskan pada dasarnya, intermittent fasting adalah metode weight-reduction plan dengan berpuasa. Misalnya, pada kebanyakan pemula, weight-reduction plan ini dilakukan dengan teknik 16-8.

Artinya dalam sehari, seseorang boleh makan dalam periode waktu 8 jam, misalnya pukul 10 pagi hingga 6 sore. Kemudian pada 16 jam lainnya, ia berhenti mengkonsumsi makanan apa pun kecuali minuman nol kalori seperti air putih.

Yang kerap menjadi pertanyaan, apakah orang-orang dengan riwayat maag boleh ikut menjalani metode weight-reduction plan ini? Jika harus menahan makan selama 16 jam, apakah lambung bakal aman?

Menjawab itu, dr Karin menjelaskan memang ada beberapa riwayat penyakit yang membuat seseorang tidak dianjurkan untuk menjalani intermittent fasting. Misalnya, orang dengan riwayat penyakit gerd. Namun memang jika penyakit tersebut tidak sampai mengganggu aktivitas sehari-hari, weight-reduction plan intermittent fasting masih boleh diterapkan.

“Mereka yang punya sakit maag yang cukup parah atau gerd. Kalau telah makan sedikit, gerd-nya ngebakar di dada sampai sesak napas, sampai berat, itu yang muntah-muntah mungkin. Itu nggak disarankan,” terangnya kepada detikcom dalam siaran e-Life, Jumat (4/8/2023).

“Kecuali kalau maag-nya nggak terlalu parah, minum obat maag dikit juga oke. (Kalau) nggak mengganggu produktivitas, aktivitas, dan kesehatan, itu boleh. Dan juga untuk mereka yang memiliki masalah makan seperti anoreksia, bulimia, sebaiknya jangan melakukan intermittent fasting ini,” imbuhnya.

Selain orang dengan riwayat gerd, orang dengan riwayat penyakit gula juga tidak dianjurkan untuk menjalani weight-reduction plan intermittent fasting. Pasalnya ditakutkan, jika kadar gula terlalu drop atau melonjak, akan sulit untuk menstabilkannya kembali.

Kisah Wanita India Punya Kista di Kepala, Berisi Rambut dan Gumpalan Lemak


Jakarta

Seorang wanita di India memiliki kista sepanjang 15 cm di kepalanya berisi rambut dan banyak gumpalan seperti lemak. Kasus tersebut diterbitkan dalam Jurnal Radiological Society of North America (RSNA).

Dalam jurnal tersebut, terlihat hasil rontgen yang menunjukkan kedalaman massa tanpa rasa sakit yang bersarang di kulit kepalanya.

Wanita berusia 52 tahun tanpa disebutkan identitasnya itu mengaku kepada dokter bahwa kista tersebut telah tumbuh perlahan sejak dirinya masih kecil. Namun, ia tak pernah berusaha mencari perawatan untuk mengobatinya.

Dokter mengatakan pertumbuhan jaringan irregular yang ditemukan bersembunyi di dalam kista memiliki ‘beragam variasi ukuran’ dan menyerupai ‘karung kelereng’.

“Kasus ini tidak biasa,” demikian kata dokter di Sri Sathya Sai Institute of Increased Medical Sciences sekaligus penulis jurnal tersebut.

Saat sampai di RS, wanita itu langsung menjalani pemindaian MRI yang menunjukkan massa berukuran panjang 15 cm, lebar 10 cm, dan tinggi 12 cm di kepalanya. Ia pun menjalani operasi pengangkatan kista tersebut.

Setelah operasi, petugas medis menemukan kista berisi molekul mirip lemak, keratin berbentuk bola atau protein yang membantu membentuk rambut, kuku, dan lapisan luar kulit, serta rambut yang mengambang dalam cairan.

“Molekul memiliki pinggiran luar yang tebal”, kata petugas medis.

Pemeriksaan mikroskopis jaringan tersebut kemudian memastikan bahwa itu adalah kista dermoid atau dikenal secara medis sebagai teratoma kistik matur. Menurut Nationwide Well being Service UK (NHS), kista dermoid yang tidak bersifat kanker biasanya berkembang dari sel embrionik yang mengandung rambut, cairan, gigi, atau, kelenjar kulit.

Ini berarti sel memiliki semua yang dibutuhkan untuk berubah menjadi salah satu dari beberapa jenis jaringan.

Sampai saat ini dokter masih belum mengetahui secara pasti terkait penyebab kista tersebut tumbuh pada kepala wanita itu.

Petugas medis juga memantau perkembangan wanita itu dalam enam bulan setelah pengangkatan kista.

‘Tidak ada pengulangan’ dari massa yang ditemukan selama periode ini,” catat mereka.

Simak Video “Waspada! Kista Pada Kaum Hawa
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)

Populasi Menyusut, Ini Alasan Wanita Jepang Ogah Punya Anak


Jakarta

Jepang dilanda krisis populasi. Angka kelahiran di sana terus menurun, disebut gegara banyak warganya termasuk apra wanita memilih untuk tidak mempunyai anak. Hal ini memicu kekhawatiran pemerintah, termasuk Perdana Menteri Fumio Kishida yang telah menjanjikan sejumlah tindakan untuk menahan angka kelahiran yang anjlok.

Kishida sempat menyampaikan prediksinya, menyebut pada 2030 mendatang, jumlah populasi warga muda di Jepang akan punah.

“Populasi kaum muda akan mulai menurun secara drastis pada tahun 2030-an. Jangka waktu hingga saat itu adalah kesempatan terakhir kita untuk membalikkan tren penurunan kelahiran,” beber Kishida beberapa waktu lalu.

Namun sebenarnya, apa sih alasan banyak wanita di Jepang memilih untuk tidak berkeluarga dan memiliki anak? Menurut mereka, kondisi semacam apa yang diperlukan agar banyak wanita tertarik lagi untuk membesarkan anak?

The Nippon Basis melakukan survei terhadap 10.000 wanita berusia antara 18 dan 69 tahun untuk menanyakan pendapat mereka.

Sebelumnya, Kishida menyatakan bahwa pihaknya akan menggandakan anggaran terkait upaya meningkatkan kelahiran pada awal 2030-an. Namun rupanya, hanya 20,9 persen responden setuju bahwa kenaikan anggaran perlu menjadi prioritas utama.

Lainnya, sebanyak 15,2 persen responden mengaku kenaikan anggaran tersebut tidak realistis karena situasi keuangan Jepang sedang memburuk, dan 36,3 persen responden berpendapat bahwa tindakan nyata lebih penting daripada jumlah uang yang dikeluarkan.

Mengenai cara membayar anggaran terkait anak, banyak responden menentang kebijakan kenaikan pajak. Mereka beranggapan, langkah itu hanya akan menambah beban terkait jaminan sosial.

Hanya 6 persen dari mereka yang disurvei setuju bahwa langkah-langkah pemerintah untuk melawan penurunan kelahiran akan berdampak. Di samping itu, sebanyak 33,6 persen responden mengatakan bahwa langkah-langkah itu akan berdampak kecil dan 21 persen lainnya mengatakan kebijakan pemerintah tidak akan berpengaruh sama sekali.

Simak Video “ Warga Hong Kong Lebih Pilih Punya Kucing Dibanding Bayi
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/suc)

Mayapada Hospital Punya Terapi Bronkoskopi Cryo buat Tangani Pasien Paru


Jakarta

Mayapada Healthcare Group, melalui unit rumah sakit Mayapada Hospital Jakarta Selatan menghadirkan layanan ‘Superior Interventional Pulmonology’ dengan Bronkoskopi Cryotherapy. Ini merupakan teknologi terapi trendy yang didedikasikan untuk memberikan penanganan penyakit paru dan saluran napas.

Saat ini, Mayapada Hospital Jakarta Selatan telah mengadopsi teknologi tersebut dan menjadi rumah sakit swasta di Indonesia yang dapat melakukan terapi bronkoskopi dengan teknologi cryo dan elektrosurgikal bagi pasien. Bronkoskopi Cryotherapy yang terdapat di pusat layanan ‘Superior Pulmonology Intervention’ Mayapada Hospital Jakarta Selatan.

Fasilitas tersebut didukung oleh para dokter spesialis dan subspesialis yang meliputi dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis penyakit dalam konsultan pulmonologi dan medik kritis khususnya intervensi pulmonolgi, dokter spesialis anestesi konsultan intensive care, dan tim medis lainnya yang andal, profesional, dan berpengalaman.

“Bronkoskopi merupakan salah satu metode intervensi pulmonologi untuk mengetahui kondisi saluran pernapasan dan paru-paru dengan memasukkan selang berkamera yang tipis dan fleksibel (bronkoskop) ke dalam saluran nafas. Selain untuk mengidentifikasi, bronkoskopi juga bertujuan untuk biopsi serta mengeluarkan benda asing dari saluran pernafasan,” jelas Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Pulmonologi Medik Kritis Mayapada Hospital Jakarta Selatan dr. Eric Daniel Tenda, DIC, Ph.D, Sp.PD, Okay-PMK, FINASIM dalam keterangan tertulis, Kamis (13/7/2023).

“Bronkoskopi merupakan salah satu metode tindakan medis dalam intervensi pulmonologi. Seiring dengan perkembangan teknologi di dunia kedokteran yang semakin maju, intervensi pulmonologi juga ikut berkembang menjadi intervensi pulmonologi tingkat lanjut (superior interventional pulmonology),” lanjutnya.

Sejak tahun 2014, dr Eric telah memulai pelayanan superior bronkoskopi di Indonesia. Dia menjadi pionir serta pembicara konferensi dan seminar internasional terkait teknik diagnostik & terapeutik dengan menggunakan bronkoskopi khususnya teknologi cryo dan elektrosurgikal. Beberapa teknik terbaru dalam superior interventional pulmonology, adalah bronkoskopi menggunakan teknologi cryo yang didukung oleh unit electrosurgical canggih VIO3 dan terapi koagulasi plasma argon (APC).

Bronkoskopi Cryotherapy memiliki tiga fungsi utama untuk pasien. Pertama, untuk Cryo-Biopsi, yaitu mengambil jaringan saluran napas yang tidak regular (infeksi ataupun keganasan) untuk diperiksa lebih lanjut. Kedua, Cryo- Rekanalisasi, yaitu untuk membuka jalan napas yang tersumbat karena tumor, benda asing, atau gumpalan darah. Ketiga, Cryo-Devitalisasi, yaitu untuk merusak jaringan saluran napas yang tidak regular, di mana tindakan ini umumnya digunakan pada pasien dengan keganasan paru-paru dan saluran nafas.

Mayapada HospitalFoto: dok. Mayapada Hospital

Sebagai penunjang tindakan Bronkoskopi Cryotherapy, VIO3 dan APC memiliki keunggulan untuk memudahkan dokter dalam mengoperasikan alat dan meminimalisir kerusakan jaringan serta perdarahan pada pasien sehingga akan mengurangi rasa nyeri pascaoperasi yang dialami pasien. Di Indonesia, Mayapada Hospital merupakan rumah sakit swasta pertama yang memiliki alat ERBE Elektrosurgikal VIO3.

“Seiring dengan berkembangnya teknologi dalam bidang kedokteran, kini kami para dokter spesialis penyakit dalam, subspesialis paru dan medik kritis, khususnya intervensi pulmonologi di Mayapada Hospital, dapat melakukan Bronkoskopi Cryotherapy kepada pasien sehingga kami dapat memberikan analysis yang presisi serta terapi yang lebih optimum dan komprehensif,” terang dr Eric.

“Teknik cryo ini pada prinsipnya membekukan jaringan yang akan diambil di saluran pernapasan dengan gasoline CO2 sehingga jaringan tersebut dapat menempel pada ujung alat cryo. Sedangkan, teknik Argon Plasma Coagulation (APC) menggunakan gasoline argon untuk menghantarkan energi berfrekuensi tinggi. Teknik APC bermanfaat untuk menghentikan perdarahan saluran nafas dan untuk debulking tumor, yaitu prosedur pengurangan ukuran tumor, terutama yang terletak di saluran nafas besar,” sambungnya.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Mayapada Hospital Jakarta Selatan dr Efata Bivian Polii Sp.PD menambahkan intervensi pulmonologi biasanya berfokus pada prosedur minimal luka sayatan atau tanpa operasi terbuka, untuk mendiagnosis dan merawat kondisi paru-paru.

“Selain bronkoskopi, metode dalam intervensi pulmonologi meliputi pleuroskopi untuk memeriksa dan mengobati pleura/selaput paru dan torakosentesis untuk mengeluarkan cairan atau udara dari rongga pleura di sekitar paru-paru. Pulmonologi intervensi adalah sub- bidang pulmonologi yang mengacu pada prosedur dan perawatan medis meliputi analysis, terapi, dan mengelola kondisi sistem pernapasan, khususnya paru-paru. Sedangkan pulmonologi itu sendiri adalah cabang kedokteran yang menangani penyakit dan gangguan pada sistem pernapasan, termasuk kondisi seperti asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), pneumonia, kanker paru-paru, dan lain-lain,” ujar dr Efata.

Simak Video “Penanganan Kejang Pada Anak
[Gambas:Video 20detik]
(Content material Promotion/Mayapada Hospital)

Riset Ungkap 4 Tanda Fisik Orang Berumur Panjang, Punya Salah Satunya?


Jakarta

Resep umur panjang biasanya berkaitan erat dengan kebiasaan atau aktivitas sehari-hari yang memiliki pola pikir positif, makanan sehat, aktif bersosialisasi, hingga menjaga pikiran tetap ‘waras’ dan bahagia.

Namun, sebuah penelitian menunjukkan setidaknya ada empat tanda seseorang bakal berumur panjang seperti berikut:

1. Usia retina

Menurut riset Centre for Eye Analysis Australia yang dirilis British Journal of Ophthalmology, kesenjangan usia retina bisa menjadi indikator kunci atau pendeteksi awal yang menentukan seseorang berumur panjang.

Kesenjangan usia retina juga diartikan sebagai perbedaan antara usia biologis retina dengan umur kronologis seseorang. Mengapa bisa dilihat dari faktor tersebut?

Hal ini dikaitkan dengan mikrovaskulatur retina yang disebut menunjukkan seberapa sehat otak dan sistem peredaran darah seseorang.

Hasil riset mengungkap, jarak usia retina yang besar berkaitan dengan risiko kematian 49 persen hingga 76 persen.

2. Kebiasaan Jalan Kaki

Konon, berjalan kaki memiliki segudang manfaat untuk pikiran, tubuh, dan jiwa, sehingga otomatis meningkatkan peluang seseorang berumur panjang. Faktanya, riset yang dirilis JAMA Worldwide Drugs menunjukkan kaitan di antara keduanya.

Wanita yang setidaknya berjalan kaki 4.400 langkah setiap hari menurunkan angka kematian mereka selama masa tindak lanjut 4,3 tahun, jika dibandingkan dengan wanita yang tidak terlalu aktif dan hanya melakukan sekitar 2.700 langkah setiap hari.

Semakin banyak langkah yang dilakukan, angka kematian terus menurun sebelum mencapai stage dasar sekitar 7.500 langkah setiap hari.

Riset ini melibatkan lebih dari 16.700 peserta wanita dengan usia rata-rata 72 tahun dan langkah harian mereka diukur selama jangka waktu tujuh hari.

3. Tes Keseimbangan 10 Detik

Sebuah studi British Journal of Sports activities Drugs mengungkapkan individu paruh baya atau lebih tua yang tidak dapat menyeimbangkan tubuh saat mengangkat satu kaki selama 10 detik memiliki kemungkinan dua kali lebih besar untuk meninggal dalam waktu 10 tahun, dibandingkan dengan mereka yang bisa melakukannya.

Studi tersebut mengamati 1.700 peserta antara usia 51 hingga 75 tahun. Individu yang diteliti diminta untuk berdiri dengan satu kaki selama 10 detik tanpa bantuan. Mereka berdiri dengan kaki yang terangkat dan memfokuskan pandangan mereka ke depan dengan kedua tangan di sisi tubuh mereka. Setiap peserta diberikan tiga kali percobaan. Satu dari lima peserta gagal tes. Kemungkinan gagal tes keseimbangan meningkat seiring bertambahnya usia.

4. Seberapa Cepat Berjalan

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Cachexia Sarcopenia and Muscle, mengklaim ada cara tremendous cepat untuk menentukan seberapa besar kemungkinan orang dewasa berumur panjang. Penelitian menyebut ‘kelambatan’ adalah pertanda kemunduran fungsional di antara orang dewasa yang lebih tua.

Memiliki gaya berjalan yang lambat atau kecepatan berjalan yang lambat dapat memprediksi hilangnya kapasitas fungsional di jalan.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa mengukur kecepatan berjalan saja sudah cukup untuk prediksi efisien hilangnya kapasitas fungsional pada orang dewasa yang lebih tua. Berdasarkan pada temuan kami, kami dapat mengatakan bahwa kelambatan gaya berjalan mendahului kehilangan ini selama beberapa tahun. Ini adalah hasil yang penting karena memfasilitasi pemantauan masalah. Hal ini juga memungkinkan tidak hanya terapis fisik, dokter, dan ahli geriatri, tetapi juga profesional kesehatan mana pun untuk mendeteksi risiko,” jelas Tiago da Silva Alexandre, seorang profesor di Departemen Gerontologi UFSCar dan peneliti utama untuk penelitian tersebut.

Simak Video “Rahasia Panjang Umur Ratu Elizabeth II Hingga 96 Tahun
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

Populasi Jepang Anjlok, Warga di Kota Ini Kepingin Punya Banyak Anak

Jakarta

Jepang dilanda krisis populasi imbas banyak warganya enggan memiliki anak. Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida pun kemudian menjanjikan langkah-langkah ‘dimensi baru’ untuk mendongkrak angka kelahiran yang anjlok di negaranya. Namun di tengah situasi tersebut, ada satu kota yang masih populasinya justru terus bertambah. Bagaimana bisa?

Diketahui, jumlah kelahiran bayi di Jepang mencapai jumlah kurang dari 800.000 pada tahun lalu. Mengacu pada knowledge pemerintah, angka tersebut merupakan rekor terendah sejak Jepang pertama kali menghitung angka kelahiran pada 1899.

Bak terlepas dari situasi suram tersebut, masih ada beberapa bagian Jepang yang justru mencatat peningkatan populasi, karena angka kelahiran yang meningkat atau migrasi warga dari wilayah lain.

Di kota Akashi bagian barat misalnya, terlihat masih banyak anak bermain memanjat wahana gymnasium di hitam, bermain-main di zona permainan, atau asyik membaca buku di rak-rak yang disediakan dalam ruangan bersih dan terang di pusat penitipan anak.

“Kami mendapat banyak dukungan untuk penitipan anak dan hal-hal lain, yang bahkan membuat teman-teman saya iri, jadi saya tidak khawatir,” ungkap Haruka Okamoto, seorang warga yang tengah menemani putrinya bermain dikutip dari NPR, Kamis (29/6/2023).

“Kami sedang membangun rumah di Akashi. Ini adalah kota yang membuatku berpikir ingin tinggal di sini selamanya,” sambungnya.

Anak-anak di Akashi mendapatkan perawatan medis free of charge hingga usia 18 tahun. Selain itu, mereka mendapatkan makan siang sekolah free of charge hingga usia 15 tahun.

Keluarga dengan dua anak atau lebih mendapatkan taman kanak-kanak dan taman kanak-kanak free of charge. Bayi di bawah usia 1 tahun mendapatkan popok free of charge, diantarkan ke rumah masing-masing keluarga oleh bidan. Semua layanan tersebut berikan tanpa memandang penghasilan warga berkeluarga.

Wanita Jepang Jadi Korban Sterilisasi Paksa, Dibuat Mandul-Tak Bisa Punya Anak

Jakarta

Warga Jepang berang setelah laporan pemerintah mengungkap bahwa anak-anak berusia sembilan tahun termasuk di antara ribuan orang yang disterilkan secara paksa di bawah undang-undang eugenika yang tidak dicabut hingga tahun 1990-an.

Laporan setebal 1.400 halaman, merinci bagaimana, antara tahun 1948 dan 1996, sekitar 16.500 orang dioperasi tanpa persetujuan mereka berdasarkan undang-undang, yang bertujuan untuk “mencegah kelahiran keturunan berkualitas rendah … hidup dan kesehatan ibu”. Sebagian besar korban adalah wanita.

Sekitar 8 ribu orang lainnya memberikan persetujuan mereka, hampir pasti di bawah tekanan. Sementara hampir 60 ribu wanita melakukan aborsi karena penyakit keturunan.

Awal bulan ini, pengadilan tinggi menolak tuntutan ganti rugi dari dua wanita, termasuk Junko Iizuka, yang berusia 16 tahun ketika dia dibawa ke sebuah klinik di timur laut Jepang dan dipaksa menjalani operasi misterius yang, belakangan diketahuinya, akan mencegahnya dari memiliki anak.

“Operasi eugenika membuat saya kehilangan semua impian sederhana saya tentang pernikahan yang bahagia dan anak-anak,” kata Iizuka, 77 kepada The Guardian dikutip Minggu (25/6/2023).

Iizuka, yang menggunakan nama samaran dan menyamarkan wajahnya dengan topi dan topeng di depan umum, mengatakan bahwa prosedur tersebut telah menghancurkan hubungan terpentingnya.

“Begitu saya memberi tahu suami saya, yang saya percayai, bahwa saya telah menjalani operasi dan tidak dapat memiliki anak, dia meninggalkan saya dan menuntut cerai,” ujarnya.

“Saya menjadi sakit psychological dan tidak dapat bekerja. Saya telah didiagnosis dengan gangguan stres pasca-trauma. Operasi Eugenika menjungkirbalikkan hidup saya,” sambungnya.

Para korban program sterilisasi telah berkampanye selama beberapa dekade mencari ganti rugi finansial dan pengakuan atas penderitaan fisik dan psychological yang mereka alami.

Simak Video “Demi Bebas Rabies, Ratusan Peliharaan Warga Jateng Divaksinasi
[Gambas:Video 20detik]

6 Cara Mencegah Kehamilan, Buat Pasutri yang Ingin Tunda Punya Anak

Jakarta

Kehamilan biasanya menjadi momen yang ditunggu-tunggu dalam suatu pernikahan, namun tak semua orang menginginkan kehamilan. Beberapa pasangan mungkin memilih untuk menunda memiliki buah hati atau bahkan sudah tak ingin lagi mempunyai anak.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kehamilan mulai dari minum pil KB hingga mengonsumsi makanan pencegah kehamilan. Berikut di antaranya.

Cara Mencegah Kehamilan

Mencegah kehamilan dapat dilakukan dengan sejumlah hal. Untuk lebih jelasnya, simak di bawah ini.

1. Hindari Berhubungan Intim Saat Masa Subur

Mencegah kehamilan dapat dilakukan dengan menghindari berhubungan intim saat masa subur. Masa subur atau ovulasi bisa diketahui dari siklus menstruasi wanita yang teratur.

Umumnya masa subur jatuh pada hari ke-2-5 hari, namun siklus menstruasi setiap wanita bisa berbeda. Sehingga risiko kehamilan akan lebih kecil jika pasangan suami istri berhubungan intim di luar masa subur.

2. Mengeluarkan Cairan Semen di Luar Vagina

Cara paling mudah untuk mencegah kehamilan selanjutnya yakni mengeluarkan cairan ejakulasi di luar vagina atau istilahnya coitus interruptus. Meskipun ada kepuasan tersendiri apabila di keluarkan di dalam vagina, cara ini bisa menghalau pertemuan sel telur dan sperma. Cara ini dianggap 70 persen efektif dalam mencegah kehamilan.

Peluang lain yang bisa dilakukan untuk mengurangi potensi kehamilan yakni menghindari interaksi seksual tanpa penetrasi vagina.

3. Memasang Intrauterine System (IUD)

Mengutip dari laman Deliberate Parenthood, IUD memiliki tingkat efektivitas hingga 99,9% untuk mencegah kehamilan. Metode tersebut bisa disebut dengan KB spiral yang memiliki jangka pakai selama 3-12 tahun.

IUD hormonal mampu mencegah kehamilan selama 3-5 tahun, sedangkan IUD tembaga ini bisa mencegah kehamilan selama 10-12 tahun. Perihal cara kerja dari IUD yakni mengubah gerak sperma dalam tubuh wanita sehingga sperma sulit mencapai sel telur. Namun, efek samping dari KB Spiral ini adalah pelebaran rahim yang dapat menyebabkan nyeri apabila kamu belum pernah melahirkan melalui vagina.

4. Menggunakan Kondom saat Berhubungan Intim

Mengutip dari WebMD, peluang untuk hamil dengan menggunakan kondom saat berhubungan intim yakni 18%. Cara ini efektif dilakukan khususnya ketika wanita dalam masa subur.

Selain itu, dilansir dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Amerika Serikat (CDC), efektivitas penggunaan kondom dalam mencegah kehamilan sekitar 80 persen. Kondom yang dipakai juga harus benar agar tidak terjadi kebocoran yang malah menyebabkan kehamilan.

5. Menggunakan Alat Kontrasepsi

Cara mencegah kehamilan bisa dilakukan dengan menggunakan alat kontrasepsi seperti suntik KB, pil KB, hingga prosesi sterilisasi pada pria dan wanita. Berikut beberapa penjelasannya:

– KB Implan

Mengutip dari CDC Amerika Serikat, KB implant ini efektif sampai 90 persen. KB implan bisa mencegah kehamilan selama 3 tahun. KB implant juga harus diganti setiap 3 tahun.

– Suntik KB

Selain KB Implan, suntik KB juga termasuk alat kontrasepsi yang bisa melindungi wanita dari kehamilan. Cara ini sangat digemari masyarakat perempuan Indonesia karena dianggap efektif dan mudah dengan risiko yang minim.

– Pil KB

Mungkin sebagian pasangan suami istri mengetahui bahwa minum pil KB bisa mencegah kehamilan. Mengutip dari WebMD, dengan mengonsumsi pil KB hanya sekitar 9% peluang untuk hamil. Pil KB bisa mencegah kehamilan dengan cara menghambat proses pembuahan dan implantasi janin pada rahim.

– Spermisida

Berikutnya, KB spermisida. KB jenis ini mengandung bahan kimia yang bisa menghambat pergerakan atau membunuh sperma. Spermisida secara umum akan diletakkan dalam vagina dan harus dimasukkan 30 menit sebelum berhubungan intim. Harganya pun terjangkau dan mudah untuk digunakan.

6. Konsumsi Makanan Pencegah Kehamilan

Selain menggunakan alat kontrasepsi atau KB, cara mencegah kehamilan bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan atau minuman. Seperti mengonsumsi pepaya. Kandungan enzim papain pada buah pepaya dipercaya bisa menekan progesteron. Sehingga bisa mengecilkan kesempatan untuk hamil. Konsumsi pepaya yang dimakan haruslah pepaya yang belum matang.

Selain pepaya ada juga ubi liar. Ubi liar dianggap sebagai makanan mencegah kehamilan karena kandungan progesteron dalam ubi jalar dipercaya yang mampu meningkatkan hormon. Dengan mengonsumsi ubi liar dosis tinggi bisa mencegah ovulasi. Ada juga beberapa makanan dan minuman pencegah kehamilan seperti nanas, jahe, maupun aprikot dll.

Demikianlah beberapa cara mencegah kehamilan yang bisa dilakukan oleh pasangan suami istri.

Simak Video “Hanya 55% Ibu Hamil yang Dites HIV, Kemenkes: Sebagian Tak Dapat Izin Suami
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)

Punya Self Love Terlalu Tinggi, Termasuk Gejala NPD? Begini Kata Psikolog

Jakarta

Gangguan kepribadian narsistik atau Narcissistic Character Dysfunction (NPD) tak semata-mata diartikan sebagai kepercayaan diri atau ‘self love’ yang terlalu tinggi. Pada beberapa kondisi, gangguan kepribadian ini bisa sampai menimbulkan masalah dalam berhubungan dengan orang lain, sehingga memerlukan pemeriksaan dan penanganan profesional.

Sebagaimana dijelaskan oleh psikolog anak dan keluarga Anna Surti Ariani, SPsi, MSi, Psi, atau yang akrab disapa Nina, orang-orang dengan NPD cenderung merasa bisa melakukan segala hal sendiri, tanpa turun tangan orang lain. Mereka berpusat pada dirinya sendiri, yang dianggapnya lebih istimewa dari orang-orang lain.

“Jadi orang-orang yang NPD ini, mereka betul-betul membutuhkan keteguhan yang terus-menerus dan berlebihan, keistimewaan, perlakuan khusus walaupun mereka sebenarnya biasa saja di situ,” terangnya dalam siaran detik Pagi, Kamis (15/6/2023).

“Mereka berharap diakui superior, padahal prestasinya biasa saja. Banyak sekali prestasi yang mereka alami, kesuksesan, kecantikan, ini-itu dan sebagainya yang sebenarnya nggak seperti itu,” sambung Nina.

Kecenderungannya, orang-orang dengan NPD merasa tidak membutuhkan orang lain. Pun mereka akhirnya bisa terbuka dengan orang lain, biasanya karena membutuhkan bantuan tertentu, bukan berlandaskan empati.

“Dia ini sangat bersifat memanfaatkan orang lain. Kadang-kadang merasa butuh orang lain, nggak butuh orang lain. Kalau sampai menyenangkan orang lain, mungkin ada satu yang betul-betul dia butuhkan. Lebih karena membutuhkan bantuannya, tapi juga mungkin kelihatan sombong,” jelas Nina.

“Tapi sebetulnya bukan yang terlalu dan berempati ke orang lain. Jadi empati ke orang lain itu kurang banget bagi mereka yang punya narcissistic persona dysfunction,” imbuhnya.

Namun begitu Nina mengingatkan, gangguan kepribadian narsistik bisa disebabkan oleh kondisi tertentu seperti pola asuh dari orang tua, atau trauma di masa lalu. Berinteraksi secara intens dengan orang-orang dengan NPD memang tidak selalu mudah. Namun begitu, orang-orang dengan NPD tak sebaiknya dijauhkan begitu saja. Bisa jadi, mereka justru memerlukan pemeriksaan dan penanganan lanjut dari profesional.

Simak Video “Mengenal NPD, Kondisi Psychological yang Dikaitkan dengan Virgoun
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/naf)