Tag: Ratusan

Ratusan Penumpang Kapal Pesiar Mewah di AS Kena Norovirus, Begini Gejalanya


Jakarta

Banyak orang di Amerika Serikat berlibur memakai kapal pesiar. Namun, sayangnya, seiring dengan peningkatan jumlah wisatawan, kasus norovirus ikut dilaporkan meningkat, bahkan jumlahnya meroket dalam satu dekade terakhir.

“Ada 13 wabah Norovirus di kapal pesiar sepanjang tahun ini,” menurut laporan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.

Pada 2022, hanya ada empat wabah norovirus meskipun jumlah pelaku perjalanan memuncak setelah pandemi COVID-19.

Sementara saat ini, whole 235 tamu dan anggota kru tertular norovirus, menurut CDC.

Apa Itu Norovirus?

Norovirus adalah virus yang sangat menular, menyebabkan peradangan di lambung dan usus. Sering diberi label ‘abdomen bug’, Norovirus kerap memicu gejala mual, muntah, diare, dan sakit perut.

Wabah terbaru terjadi di kapal Viking Cruises Viking Neptune. Lebih dari 100 penumpang jatuh sakit, menurut CDC, terhitung 13,1 persen dari semua wisatawan di kapal.

Viking Cruises mengatakan kepada Wall Avenue Journal bahwa pihaknya percaya bahwa wabah baru-baru ini di kapalnya, berasal dari sebuah restoran tepi pantai Islandia, tempat sekelompok tamu makan selama waktu luang mereka.

Di antara 13 wabah di kapal pesiar yang berlabuh di AS, hampir 1.700 penumpang dilaporkan sakit, bersama dengan lebih dari 240 awak kapal.

“Karena kapal pesiar melaporkan penyakit ke CDC, ada lebih banyak visibilitas dan pelaporan lebih cepat ke otoritas kesehatan, yang tidak boleh disalahartikan sebagai tingkat insiden yang lebih tinggi di atas kapal,” kata juru bicara Asosiasi Internasional Cruise Strains kepada WSJ.

Simak Video “Tradisi Mbrandu Diduga Jadi Penyebab Wabah Antraks di Gunungkidul
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

Ramai Fenomena Obesitas Ekstrem, Kok Berat Berat Badan Bisa Sampai Ratusan Kilo?


Jakarta

Belakangan fenomena kasus obesitas dengan bobot sampai ratusan kilogram mulai muncul ke permukaan. Setelah kasus mendiang M Fajri, kini muncul dua kasus obesitas ekstrem dengan berat badan 200 kg di Tangerang hingga Jakarta Timur.

Kenapa berat badan seseorang bisa mencapai ratusan kilogram seperti itu?

Dokter spesialis gizi klinik dr Christopher Andrian, MGizi, SpGK, mengungkapkan fenomena kasus obesitas dengan bobot yang ekstrem itu sangat berpengaruh dari gaya hidup yang buruk. Kebiasaan itu terus dilakukan dalam jangka waktu yang lama.

“Mungkin nggak hanya jangka pendek, tapi dalam kasus ini biasanya dalam jangka panjang. Kalau sampai ratusan kilo itu, berarti menumpuk terus menerus kan dari kebiasaan dia kecil,” kata dr Christopher saat ditemui di Jakarta Pusat, Jumat (7/7/2023).

Jika dilihat dari kasus obesitas yang belakangan dialami anak-anak, bisa jadi itu adalah dampak dari kesalahan pola asuh dan kurangnya edukasi orang tua. Mereka mungkin membebaskan anak-anaknya untuk mengkonsumsi asupan manis dan berkalori tinggi, bisa jadi dalam jumlah yang besar.

dr Christopher mengatakan nantinya kebiasaan itu akan terus berlanjut hingga dewasa. Ketika dewasa, kebiasaan itu akan sulit untuk diubah.

“Kalau sudah dewasa, edukasi pengetahuan orang tersebut karena asupannya ngaco, lifestyle-nya dan aktivitasnya nggak ada,” tutur dia.

“Kita juga sudah melakukan aktivitas serba on-line, itu bisa mempengaruhi. Dan akses untuk mendapatkan makanan-makanan yang excessive calorie dan excessive sugar lebih gampang,” sambungnya.

Jika terus menerus dilakukan, itu akan memicu kenaikan berat badan yang signifikan. Meski berat badannya sudah mencapai lebih dari 100 kg, mungkin masih diabaikan dan tidak segera mencari bantuan ahli untuk mengatasinya, dan pada akhirnya kondisinya semakin parah.

“Pada saat dia 100 kg, 125 kg itu belum mencari bantuan, padahal itu sudah parah. Jika sudah mencapai 200 kg, itu sudah dianggap lebih susah,” pungkasnya.

Simak Video “Lebih dari Separuh Populasi Dunia Diprediksi Alami Obesitas pada 2035
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)