Tag: Rilis

BPOM Rilis Daftar Baru 54 Obat Sirup yang Aman dari Cemaran Zat Toksik

Jakarta

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) kembali merilis sejumlah sirup obat yang memenuhi ketentuan dan aman digunakan sepanjang aturan pakai. Berdasarkan hasil verifikasi, termasuk dokumen perbaikan yang telah disampaikan oleh industri farmasi selama periode 7 September hingga 11 Desember 2023, terdapat tambahan 54 produk yang telah memenuhi ketentuan.

Dengan demikian, BPOM menyatakan 1.162 produk sirup obat dari 108 industri farmasi (IF) telah memenuhi ketentuan dan aman digunakan sepanjang sesuai aturan pakai.

Sampai dengan 11 Desember 2023, persentase sirup obat mengandung pelarut gliserin, propilen glikol, polietilen glikol, dan/atau sorbitol yang telah dinyatakan memenuhi ketentuan dan aman digunakan sepanjang sesuai aturan pakai telah mencapai 96,7 persen dari whole 1.202 sirup obat yang menjadi objek verifikasi.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BPOM akan menyelesaikan seluruh tahapan desk verifikasi hasil pengujian terhadap bahan baku dan produk sirup obat pada 31 Desember 2023. Juga, akan terus memperbarui informasi terkait hasil pengawasan terhadap sirup obat.

Informasi akan disampaikan secara bertahap dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan didasarkan pada database registrasi produk di BPOM, serta verifikasi hasil pengujian bahan baku dan produk sirup obat.

Berikut daftar 54 obat sirup yang aman digunakan sepanjang aturan pakai.

  • ALPHAMOL, DROPS DUS, BOTOL @ 15 ML PT MOLEX AYUS
  • AMBROXOL HYDROCHLORIDE, SIRUP BOTOL @ 60 ML PT ERRITA PHARMA
  • ANTAMEN, SUSPENSI DUS, 1 BOTOL @ 60 ML, PT CANDRA NUSANTARA JAYA
  • CAMAAG, SUSPENSI DUS, 1 BOTOL @ 100 ML, PT LUCAS DJAJA
  • CAMIDRYL, SIRUP DUS, BOTOL @ 60 ML, PT LUCAS DJAJA
  • CAMIVOM, SUSPENSI DUS,1 BOTOL @ 60 ML, PT LUCAS DJAJA
  • CASETAMOL, SIRUP DUS, BOTOL @ 60 ML, PT LUCAS DJAJA
  • CASETAMOL FORTE, SIRUP DUS, 1 BOTOL @ 60 ML, PT LUCAS DJAJA
  • CETIRIZINE, SIRUP BOTOL @ 60 ML, PT LUCAS DJAJA
  • CETIRIZINE HYDROCHLORIDE, SIRUP BOTOL @ 60, ML PT ERRITA PHARMA
  • CHLORAMPHENICOL, SUSPENSI BOTOL @ 60 ML, PT ERRITA PHARMA
  • COTRIMOKSAZOLE, SUSPENSI BOTOL PLASTIK @ 60 ML, PT NOVAPHARIN GKL0434004133A1
  • DAGANAK, SIRUP BOTOL @ 100 ML, PT LUCAS DJAJA
  • DEXMOLEX, SIRUP DUS, BOTOL @ 100 ML, PT MOLEX AYUS
  • DEXTAMINE, SIRUP DUS, BOTOL @ 60 ML, PT PHAPROS TBK

Menkes Rilis Edaran STR Nakes Seumur Hidup-Izin Praktik Tanpa OP! Cek di Sini

Jakarta

Sejak Undang undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan berlaku, beberapa kebijakan pengurusan izin praktik tenaga kesehatan berubah. Salah satunya pemberlakuan surat tanda registrasi nakes kini berlaku seumur hidup hingga nihilnya rekomendasi organisasi profesi dalam syarat perolehan surat izin praktik (SIP).

Kebijakan tersebut diyakini bisa mengatasi minimnya jumlah dokter dan dokter spesialis dengan rasio yang masih jauh dari batas standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) satu per seribu penduduk. Menurut Kemenkes RI, Indonesia masih kekurangan 160 ribu tenaga dokter.

Dalam turunan regulasi terkait STR, berikut beberapa poin yang perlu diperhatikan.

STR yang Otomatis Berlaku Seumur Hidup

Nakes yang sudah mengantongi STR dan statusnya belum ‘kedaluwarsa’ sebelum UU Kesehatan baru terbit, dinyatakan tetap berlaku sampai dengan berakhirnya masa berlaku STR, STR Sementara, juga STR Bersyarat.

Nakes bisa melakukan pembaharuan STR menjadi berlaku seumur hidup dengan rincian tahapan:

  • Tenaga Medis atau Tenaga Kesehatan mengajukan permohonan kepada Konsil Kedokteran Indonesia bagi
  • Tenaga Medis dan kepada Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia bagi Tenaga Kesehatan dengan melampirkan STR lama
  • Berdasarkan permohonan sebagaimana dimaksud huruf Konsil Kedokteran Indonesia dan Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia menerbitkan STR yang berlaku seumur hidup.

Bagaimana Jika Masa Berlaku Sudah Habis?

Nakes dengan STR kedaluwarsa kurang dari tiga bulan sebelum UU Kesehatan baru terbit, juga bisa melakukan permohonan pembaharuan STR dengan langkah serupa. Catatan berbeda dikhususkan bagi mereka yang memiliki STR kedaluwarsa lebih dari tiga bulan, seperti berikut:

a) Tenaga Medis atau Tenaga Kesehatan telah memenuhi kecukupan Satuan Kredit Profesi (SKP) yang diperoleh selama kurun waktu 5 (lima) tahun sebelum Undang- Undang Nomor 17 Tahun 2023 diundangkan, dapat mengajukan permohonan pembaharuan STR seumur hidup
dengan melampirkan ijazah dan/atau sertifikat profesi dan surat bukti pemenuhan kecukupan SKP;

b) Tenaga Medis atau Tenaga Kesehatan yang tidak memenuhi kecukupan SKP sesuai ketentuan huruf a), harus melakukan uji kompetensi yang dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan kolegium dan/atau pihak lain yang terkait;

c) Tenaga Medis atau Tenaga Kesehatan sebagaimana dimaksud huruf b) dapat mengajukan permohonan STR seumur hidup dengan melampirkan ijazah dan/atau sertifikat profesi dan sertifikat kompetensi setelah lulus uji kompetensi; dan

d) Konsil Kedokteran Indonesia atau Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia menerbitkan STR yang berlaku seumur hidup bagi Tenaga Medis atau Tenaga Kesehatan yang memenuhi persyaratan permohonan sebagaimana dimaksud huruf a)
dan huruf c).

Proses terbitnya STR dilakukan melalui aplikasi registrasi STR on-line yang terintegrasi dengan SATUSEHAT. Paling lama 15 (lima belas) hari kerja setelah persyaratan diunggah secara lengkap.

NEXT: SIP Tanpa Rekomendasi Organisasi Profesi

Tambah Lagi! BPOM RI Rilis Daftar Terbaru 113 Obat Sirup Bebas Cemaran EG-DEG

Jakarta

Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) kembali merilis daftar tambahan obat sirup aman bebas cemaran etilen glikol dan dietilen glikol. Produk ini sudah melewati tahap verifikasi pengujian bahan baku obat.

BPOM RI melakukan pemantauan sejak 30 Mei sampai 17 Juli 2023, sedikitnya ada 113 tambahan produk yang diklasifikasikan aman. Karenanya, whole ada 1.054 produk obat sirup dari 95 Industri Farmasi (IF) yang memenuhi ketentuan dan aman digunakan sepanjang sesuai aturan pakai.

Daftar tambahan 113 produk bebas cemaran EG dan DEG yang dirilis BPOM RI:

  • Ambroxol Hydrochloride (Obat Batuk Anak) Dus, 1 Botol @ 60 Ml) PT Graha Farma
  • Ambroxol Hcl (Obat Batuk Anak) 15 Mg/5 Ml, Sirup, Botol Plastik @ 60 Ml, PT Novapharin
  • Ambroxol Hcl (Obat Batuk Anak) 15 Mg/5 M, Sirup, Dus, 1 Botol @ 60 Ml, Pt First Medipharma
  • Ambroxol Hcl (Obat Batuk Anak Dan Dewasa) 15 Mg/5 M, Sirup, Botol @ 60 Ml, Pt Phapros Tbk
  • Anaton, Chlorphenamine Maleate, Guaifenesin, Paracetamol, Dextromethorphan Hydrobromide, Phenylpropanolamine Hydrochloride 0,5 Mg/30 Mg/130 Mg /3,5 Mg/3,5
  • Mg (Obat Batuk Dan Flu Anak Dan Dewasa) Sirup, Dus, 1 Botol @ 60 Ml, Pt Itrasal
  • Angisis, Nystatin (Obat Antijamur Anak Dan Dewasa) Drops, Dus, 1 Botol @ 12 Ml, Pt Bernofarm
  • Antasida Doen, Magnesium Hydroxide, Dried Aluminium Hydroxide Gel 200 Mg/200 Mg, SuspensI, Dus, 1 Botol @ 60 Ml, PT First Medipharma.
  • Antimo Anak (Rasa Jeruk) Dimenhydrinate 12,5 Mg, Suspensi, Dus, 10 Sachet @ 5 Ml, PT Phapros TBK.
  • Antimo Anak (Rasa Strawberry), Dimenhydrinate 12,5 Mg, Suspensi, Dus, 10 Sachet @ 5 Ml, PT Phapros TBK.
  • Axofen, Ibuprofen 100 Mg/5 Ml, Suspensi, Dus, 1 Botol @ 60 Ml, PT Sampharindo Perdana.
  • Bromevon, Bromhexine Hydrochloride 4 Mg, Sirup, Dus, 1 Botol Plastik @ 60 Ml, PT Mega Esa Farma.
  • Bronkris, Bromhexine Hydrochloride 4 Mg/5 Ml, Elixir, Dus, Botol @ 60 Ml, PT Graha Farma.
  • Broxal, Ambroxo L Hydrochloride 30 Mg/5 Ml, Elixir, Dus, 1 Botol @ 60 Ml, PT Bernofarm.
  • Brox Fion, Ambroxol Hydrochloride 15 Mg/5 Ml, Elixir, Dus, 1 Botol @ 60 Ml, PT Infion.
    Loride
    Cetirizine Hydrochloride, Cetirizine Hydrochloride 5 Mg, Sirup, Botol @ 60 Ml, PT Sampharindo Perdana.
  • Cetirizine Hydrochloride, Cetirizine Hydrochloride 5 Mg/ 5 Ml, Sirup, Dus, 1 Botol Plastik @ 100 Ml, PT Mega Esa Farma.
  • Chloramphen Icol, Chloramphen Icol Palmitate 125 Mg/5 Ml, Suspensi, Dus, Botol 60 Ml, PT First Medipharma.
  • Compyrantel, Pyrantel Pamoate 125 Mg/5 Ml, Suspensi, Dus,1 Botol Plastik @ 10 Ml, PT Mega Esa Farma. Loride
  • Cotrimoxazole, Sulfamethoxazole, Suspensi, Botol @ 60 Ml, PT Bernofarm.

Simak Video “Replace BPOM Terkait Hasil Uji Obat Sirup
[Gambas:Video 20detik]

BPOM Rilis Daftar 12 Obat Tradisional-Kosmetik Berbahaya, Cek di Sini

Jakarta

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI melaporkan temuan 12 produk obat tradisional, suplemen kesehatan, hingga kosmetik yang tidak memenuhi syarat keamanan mutu (TMS). Produk-produk tersebut berisiko menyebabkan sejumlah masalah kesehatan karena mengandung bahan berbahaya.

Ada sekitar 12 jenis produk yang ditemukan terdiri dari 8 obat tradisional dan suplemen mengandung bahan yang dilarang digunakan, atau cemaran yang melebihi ambang batas aman. Selain itu, ada 4 produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya.

BPOM menyebut penggunaan produk obat tradisional dan suplemen berbahaya itu dapat berisiko bagi kesehatan. Misalnya seperti gangguan sistem pencernaan, gangguan fungsi hati dan ginjal, serta gangguan hormon.

“Sedangkan produk kosmetik yang TMS, berisiko terhadap kesehatan masyarakat yang menggunakannya karena dapat menyebabkan kanker (bersifat karsinogenik) dan gangguan pada kulit, seperti ochronosis (warna kulit menjadi kehitaman),” tulis BPOM dalam keterangan resminya yang dilihat detikcom, Jumat (28/7/2023).

Dari temuan tersebut, BPOM mencabut izin edar 12 produk obat tradisional, suplemen, dan kosmetik tersebut. Selain itu, pelaku usaha yang memproduksinya akan diberi sanksi administratif dan menarik produknya dari pasaran.

Berikut 12 produk obat tradisional, suplemen, dan kosmetik yang tidak memenuhi syarat keamanan dan mutu:

1. Obat Tradisional:

  • Pegal Linu Husada cap Tawon Klenceng
  • Pegal Linu cap Akar Daun
  • Sirandi (botol kaca)
  • Sirandi (botol plastik)
  • Liu Shen Shui (sakit perut)
  • Cairan sakit perut Kupu Cair Chi Chung Shui
  • New Tay Pin San Jamu untuk sakit perut dan kembung

2. Produk Suplemen Kesehatan:

3. Produk Kecantikan:

  • CASANDRA Glam Nude Lip Cream 2
  • CASANDRA Lipstick Colorfix (No.6)
  • LA WIDYA CURCUMIN Day Cream
  • BIOGOLD Night time Cream

Simak Video “BPOM Rilis Daftar Obat Tradisional Pemicu Kerusakan Ginjal-Hati
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)

Kemenkes Rilis 10 Poin Penting Perubahan di UU Kesehatan Baru

Jakarta

DPR RI resmi mengesahkan Omnibus Regulation RUU Kesehatan menjadi UU Kesehatan di sidang paripurna DPR RI pada masa persidangan V Tahun 2022-2023, Selasa (11/7/2023). Kementerian Kesehatan RI merilis sejumlah poin penting yang berubah pasca UU Kesehatan baru disahkan.

Permudah Akses Layanan Kesehatan

Pemerintah menyebut akan ada penguatan pelayanan kesehatan dengan disahkannya UU baru, dengan memenuhi infrastruktur SDM, sarana prasarana, telemedisin, pengembangan jejaring layanan prioritas, serta layanan nasional berstandar internasional.

Kurangi Impor Alkes-Obat

RUU Kesehatan yang baru juga akan mengupayakan kemandirian alat kesehatan mandiri, termasuk penggunaan bahan baku dan produk dalam negeri. Pemerintah akan membuka jalur lebih luas pada penelitian, pengembangan, dan produksi obat dalam negeri.

Bersiap Subsequent Pandemi

‘Kolapsnya’ sejumlah fasilitas kesehatan di RI saat digempur pandemi COVID-19 menjadi gambaran ketahanan sistem kesehatan di Tanah Air masih lemah. Karenanya, melalui UU Kesehatan baru, diatur penguatan kesiapsiagaan pra bencana dan penanggulangan jika terjadi bencana, termasuk pandemi baru. Tenaga kesehatan yang sewaktu-waktu diperlukan dapat dimobilisasi.

Biaya Lebih Transparan

“Pemerintah sepakat dengan DPR RI untuk menerapkan penganggaran berbasis kinerja. Ini mengacu pada program kesehatan nasional yang dituangkan dalam rencana induk bidang kesehatan yang menjadi pedoman yang jelas bagi pemerintah dan pemerintah daerah,” jelas Kemenkes RI.

Dokter Spesialis Diperbanyak

Indonesia masih kekurangan sekitar 25 ribu lebih dokter spesialis, jika mengacu pada standar Organisasi WHO satu per seribu penduduk. Karenanya, pemerintah sepakat untuk memperbanyak nakes termasuk pendistribusian yang selama ini belum merata hingga wilayah Timur, Indonesia.

STR Seumur Hidup

Pemerintah menyebut izin STR saat ini berlaku seumur hidup, tidak perlu lagi diperbarui selama lima tahun sekali. Rekomendasi organisasi profesi juga tidak lagi dibutuhkan pada proses pengurusan surat izin praktik (SIP).

NEXT: Jaminan Perlindungan Hukum Nakes

Simak Video “Menkes Ungkap Poin-poin Perubahan pada UU Kesehatan Baru
[Gambas:Video 20detik]