Tag: Sorotan

Vladimir Putin Lagi-lagi Jadi Sorotan, Kali Ini Dirumorkan Kena Serangan Jantung

Jakarta

Kondisi kesehatan Presiden Rusia Vladimir Putin kembali menjadi sorotan. Memang dalam beberapa tahun terakhir, muncul narasi yang menyebut, sosok berusia 71 tahun tersebut mengidap kanker stadium akhir, penyakit Parkinson, dan penyakit lainnya. Desas-desus terbaru, Putin disebut menderita serangan jantung. Bagaimana faktanya?

Kremlin membantah keras tuduhan tersebut. Juru bicara Dmitry Peskov menegaskan, tuduhan tersebut adalah ‘berita palsu’. Sebab pada bulan ini, muncul anggapan bahwa Putin ‘sebentar lagi’ mengalami kemunduran tajam terkait kondisi kesehatannya.

Dikabarkan Kena Gagal Jantung

Baru-baru ini, Each day Star melaporkan bahwa saluran Telegram Normal SVR, yang sering menyebut Putin menderita kanker stadium akhir, menyebut Putin menderita ‘serangan jantung’ di kediamannya di Moskow pada Minggu malam. Mereka mengatakan, Putin ditemukan tergeletak di lantai di samping meja makanan dan minuman yang terbalik sebelum dibawa ke ruangan terdekat yang dilengkapi dengan fasilitas medis tempat dia diberi CPR.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Dokter melakukan resusitasi, setelah sebelumnya menetapkan bahwa presiden mengalami serangan jantung,” lapor saluran tersebut. dikutip dari Mirror Information UK, Sabtu (28/10/2023).

“Bantuan diberikan tepat waktu, jantungnya dihidupkan dan Putin sadar kembali,” pungkasnya. Sembari saluran tersebut menyinggung, kemunculan Putin beberapa waktu terakhir ini dalam kunjungan ke luar negeri sebenarnya diperankan oleh orang lain.

Sebelumnya, pada November 2022, sempat muncul juga kabar Putin menderita penyakit Parkinson dan kanker pankreas. Klaim ini dikatakan berasal dari bocoran dokumen mata-mata Kremlin dan informasi yang dibagikan oleh Jenderal SVR.

Saat itu dikabarkan, Putin telah kehilangan berat badannya sebesar 18 pon atau setara 8 kg. Electronic mail yang dilaporkan juga mengatakan ada rumor bahwa Putin menderita kanker prostat.

Simak Video “Penjelasan Ahli soal Mitos-mitos Terkait Serangan Jantung
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/vyp)

Sorotan KLHK soal Situasi Polusi Udara di Jabodetabek


Jakarta

Masyarakat Jabodetabek kini hidup dikepung polusiudara yang ugal-ugalan. Hal ini tentunya menjadi sorotan banyak pihak, tak terkecuali para praktisi medis yang khawatir perihal efek gangguan pernapasan pada masyarakat yang kerap terpapar polusi udara.

Sebagaimana disoroti oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), seluruh sektor termasuk masyarakat diharapkan ikut berkontribusi dalam penanganan polusi udara di Jabodetabek kini. Salah satu langkah yang diupayakannya, yakni dengan pengawasan kendaraan yang berseliweran agar sesuai dengan standar uji emisi.

“Bersama-sama menerapkan bahwa kendaraan yang masuk dalam kantor, kemudian fasilitas mereka itu benar-benar kendaraan yang telah memenuhi emisi,” ungkap Dirjen Gakkum KLHK, Rasio Ridho Sani dalam konferensi pers, Rabu (23/8/2023).

“Kami terus mengupayakan langkah-langkah mitigasi, pengawasan, termasuk penegakan hukum kepada kegiatan-kegiatan yang berpotensi menghasilkan emisi yang menyebabkan penurunan udara di wilayah Jabodetabek. Udara ini kan berputar. Selanjutnya termasuk juga pemerintah akan menggunakan semua upaya untuk memastikan kualitas udara meningkat menggunakan berbagai macam teknologi,” pungkasnya.

Dari ranah medis, dokter pun ikut menyoroti efek polusi udara pada masyarakat. Sebagaimana dijelaskan oleh dokter spesialis paru dr Erlina Burhan, SpP(Ok), paparan polusi udara tidak hanya memicu penyakit pernapasan, melainkan juga penyakit kardiovaskular, hingga gangguan pertumbuhan pada anak.

“(32 persen), asma (27,95 persen) kanker paru (12,5 persen) dan tuberkulosis (12,2 persen),” jelas dr Erlina lewat keterangan tertulisnya diterima detikcom.

Selain penyakit respirasi, pajanan jangka panjang terhadap polutan udara juga terbukti dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit lain, mencakup gangguan kardiovaskular, neurologis, psikologis, kulit, dan tumbuh kembang anak.

Polusi udara menjadi salah satu faktor yang memicu timbulnya gangguan kardiovaskular berupa stroke, hipertensi, gagal jantung, dan penyakit jantung koroner.

Simak Video “Pengaruh Polusi Udara pada Tahapan Kehidupan Manusia
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/kna)