Tag: Urat

7 Sayuran Tinggi Purin yang Bikin Asam Urat Kumat, Wajib Dibatasi!

Jakarta

Asam urat menjadi penyakit yang muncul ketika kadar asam urat dalam tubuh meningkat secara signifikan. Asam urat diproduksi ketika tubuh memecah senyawa yang disebut purin sehingga makanan tinggi purin perlu dibatasi bagi penderita asam urat.

Penelitian mengenai pola makan menunjukkan bahwa salah satu faktor yang menyebabkan tubuh menghasilkan asam urat berlebihan adalah melalui pencernaan makanan yang mengandung prekursor asam urat dengan kadar yang berlebihan atau tinggi purin.

Lantas, apa saja sayuran tinggi purin yang harus dibatasi untuk menghindari asam urat? Simak penjelasannya pada artikel di bawah ini!


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sayuran Penyebab Asam Urat

Berikut ini beberapa sayuran yang sebaiknya dihindari bagi penderita asam urat.

1. Jamur

Meskipun dianggap sebagai pilihan makanan rendah kalori yang kaya nutrisi seperti riboflavin, niasin, dan copper, tapi perlu dihindari konsumsi jamur secara berlebihan karena tingginya kandungan purin, mencapai 58 mg per 100 gram.

Penderita asam urat disarankan untuk membatasi konsumsi jamur hingga tidak lebih dari 85 gram atau tidak lebih dari lima kali dalam seminggu, terutama jenis jamur kuping yang memiliki kandungan purin tinggi, yaitu 448 mg per 100 gram.

2. Bayam

Bayam, meskipun diakui sebagai sayuran sehat yang kaya akan zat besi, rendah kalori, dan tinggi serat, sebaiknya dihindari konsumsi berlebihan oleh penderita asam urat.

Tingginya kandungan purin dalam bayam yang mencapai 57 gram per 100 gram, dapat memicu peningkatan asam urat jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan.

3. Asparagus

Meskipun asparagus memiliki nilai gizi tinggi, termasuk vitamin B6, E, C, dan asam folat yang baik untuk kesehatan otak, perlu diperhatikan bahwa sayuran ini mengandung purin dalam jumlah sedang.

Asparagus mengandung sekitar 23 gram purin per 100 gram, sehingga sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat. Disarankan untuk mengonsumsi asparagus tidak lebih dari 30 gram sehari dan tidak lebih dari lima kali dalam seminggu.

4. Brokoli

Meskipun brokoli dianggap sebagai sayuran kaya nutrisi, khususnya vitamin C dan Okay, perlu diingat bahwa kandungan purin dalam brokoli cukup tinggi, mencapai 81 mg per 100 gram, sehingga sebaiknya dikonsumsi dengan batasan.

Vitamin C dalam brokoli dapat mendukung daya tahan tubuh, sementara vitamin Okay berperan dalam pembentukan kolagen serta penguatan tulang dan gigi.

Meski tidak disarankan bagi penderita asam urat, brokoli tetap dapat memberikan manfaat dengan memperhatikan porsi konsumsi yang tepat.

5. Kembang Kol

Kembang kol merupakan pilihan sayuran padat nutrisi, rendah garam, dan bebas lemak dengan kandungan folat dan vitamin C. Meski purinnya tidak sebanyak brokoli, penderita asam urat disarankan untuk membatasi konsumsi kembang kol.

Kembang kol memiliki kandungan purin sekitar 23 gram per 100 gram, sehingga sebaiknya dikonsumsi dalam batas 85 gram dan tidak terlalu sering.

6. Kacang Polong

Kacang polong, yang sering digunakan dalam tumisan, adalah jenis sayuran renyah yang sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan. Kacang polong mengandung skeitar 50 miligram purin per 100 gram.

Disarankan untuk tidak melebihi batasan konsumsi sebesar 85 gram dan tidak lebih dari lima kali dalam seminggu.

7. Melinjo

Melinjo, jika dikonsumsi secara berlebihan, dapat menjadi pemicu penyakit asam urat karena memiliki tingkat kandungan purinnya yang tinggi, mencapai 150 miligram per 100 gram.

Emping melinjo, hasil olahan dari biji melinjo, memiliki kandungan purin berkisar antara 150 hingga 222 miligram per 100 gram. Mengonsumsi makanan yang kaya purin dapat menyebabkan tubuh menghasilkan asam urat secara berlebihan.

Oleh karena itu, bagi penderita asam urat tinggi, sebaiknya menghindari konsumsi emping melinjo dan makanan lain yang tinggi purin untuk mencegah kambuhnya penyakit ini.

Simak Video “Kemenkes Minta Edukasi Kesehatan Reproduksi Dimulai Sejak SMP
[Gambas:Video 20detik]
(inf/inf)

17 Pantangan Asam Urat, Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari

Jakarta

Salah satu pantangan asam urat adalah mengkonsumsi makanan dengan kadar purin tinggi. Menurut sebuah jurnal berjudul Pola Makan dan Hubungannya Terhadap Kadar Asam Urat oleh Elvie Febriani, asam urat terjadi saat kadar senyawa purin dalam tubuh terlalu tinggi.

Purin adalah senyawa yang diubah menjadi asam urat di dalam tubuh. Apabila kadar purin melebihi batas regular, asam urat akan menumpuk sehingga menyebabkan terjadinya peradangan sendi atau yang dikenal dengan penyakit asam urat.

Supaya dapat diantisipasi, berikut ini sejumlah makanan dan minuman yang harus dihindari oleh penderita asam urat.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Makanan Pantangan Asam Urat

Makanan pantangan asam urat sebagian besar merupakan makanan yang banyak disukai. Berikut ini daftar makanan yang pantang dimakan oleh penderita asam urat.

1. Jeroan

Makanan pantangan asam urat yang pertama adalah jeroan hewan. Dikutip dari Medical Information Right this moment, jeroan mengandung purin yang tinggi.

Jantung, hati, usus, ampela, babat dan sejenisnya merupakan jeroan hewan dengan kadar purin tinggi. Sebab itu, penderita asam urat sebisa mungkin harus menghindari makanan ini.

2. Daging Merah

Daging merah merupakan makanan pantangan asam urat berikutnya. Dikutip dari Internet MD, jenis daging merah yang harus dihindari penderita asam urat adalah daging sapi, rusa, dan bison.

Purin dalam daging merah sebetulnya lebih rendah dari jeroan. Karena itu, pasien asam urat sebaiknya makan hidangan jenis ini dalam batas porsi yang wajar. Batas mengonsumsi daging merah yakni maksimal 100 gram/hari.

3. Seafood

Seafood atau makanan laut menjadi pantangan asam urat. Dilansir dari Verywell Well being, ikan teri, ikan trout, tuna, sarden, kepiting, dan lobster sebaiknya dihindari penderita asam urat lantaran mengandung 102-410 miligram purin per 100 gram takarannya. Kandungan purin tertinggi ada pada ikan teri.

4. Asparagus

Asparagus adalah makanan dengan kandungan asam folat dan kalium tinggi yang baik untuk membantu menjaga kesehatan tubuh. Namun, asparagus diketahui memiliki kandungan purin yang tinggi pula. Sebab itu, asparagus menjadi salah satu makanan pantangan asam urat.

5. Sayur Bayam

Sayur bayam diketahui mengandung kurang lebih 57 gram purin dalam setiap 100 gramnya. Kadar purin ini dinilai cukup tinggi sehingga sayur ini disarankan untuk tidak dikonsumsi oleh penderita asam urat.

6. Durian

Aroma dan kelezatan buah durian memang sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Sayangnya, buah satu ini mengandung purin yang cukup tinggi sehingga dapat memengaruhi kadar asam urat dalam tubuh. Selain itu, kandungan lemak dan alkohol pada durian juga harus dihindari oleh penderita asam urat.

7. Makanan Kaleng

Makanan kaleng memiliki rasa yang lezat serta praktis dibuat. Namun, kadar purin dalam makanan tersebut cukup tinggi. Dikutip dari Healthline, makanan kaleng juga lebih rendah gizi dan berisiko mengandung bakteri berbahaya apabila proses masaknya tidak benar.

8. Makanan Manis

Makanan manis yang banyak mengandung gula seperti cokelat, permen, dan es krim dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh. Selain itu, makanan tinggi gula juga dapat meningkatkan risiko diabetes.

9. Makanan yang Mengandung Ragi

Makanan yang mengandung ragi seperti roti, acar, dan tape sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat. Ragi dan ekstrak ragi yang digunakan dalam mengolah makanan tersebut diketahui mengandung purin yang dapat memperburuk rasa nyeri dari asam urat.

Minuman Pantangan Asam Urat

Selain makanan, ada juga minuman yang menjadi pantangan asam urat, antara lain sebagai berikut.

1. Minuman Beralkohol

Alkohol adalah salah satu minuman yang tinggi purin, berlaku untuk alkohol jenis apapun. Minuman beralkohol dapat menghambat ginjal untuk membuang asam urat berlebih dalam tubuh. Karena itu, konsumsi alkohol dapat menurunkan fungsi ginjal untuk menyaring asam urat sehingga asam urat akan menumpuk.

2. Sirup

Sirup memiliki kadar fruktosa tinggi yang dapat meningkatkan produksi asam urat. Fruktosa yang masuk dalam tubuh akan dipecah menjadi purin. Bahkan madu yang mengandung gula juga berbahaya bagi penderita asam urat.

3. Tender Drink

Sama halnya dengan sirup, tender drink adalah minuman yang tinggi fruktosa yang dapat meningkatkan risiko asam urat. Selain itu, tender drink juga dapat meningkatkan risiko diabetes. Sebagai gantinya, Anda dapat beralih ke air putih yang diberi perasan jeruk lemon atau jeruk nipis.

Makanan dan minuman lain yang harus dihindari, atau tetap dikonsumsi namun dalam pengawasan dokter adalah:

  • Daging babi
  • Kacang-kacangan
  • Makanan siap saji
  • Alkohol
  • Minuman kemasan.

Hal Penting dalam Memilih Pola Makanan Bagi Penderita Asam Urat

Selain beberapa makanan dan minuman yang menjadi pantangan di atas, dikutip dari buku Diam-Diam Mematikan, Cegah Asam Urat dan Hipertensi oleh Dina Savitri, berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan penderita asam urat dalam memilih makanan.

  • Food plan seimbang, jangan asal weight loss plan karena justru dapat memperparah kondisi kesehatan.
  • Pembatasan makanan yang mengandung purin tinggi.
  • Asupan kalori harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh berdasarkan tinggi dan berat badan serta aktivitas sehari-hari. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi.
  • Minum air putih minimal 2 liter sehari agar ginjal dapat mengeluarkan zat purin melalui urine dengan baik.
  • Konsumsi makanan yang mengandung banyak karbohidrat seperti nasi dan singkong ubi. Konsumsi karbohidrat yang tinggi akan membantu meningkatkan pengeluaran zat purin melalui urine.
  • Konsumsi makanan yang rendah protein. Sebaiknya konsumsi protein yang berasal dari susu, keju, dan telur.
  • Konsumsi makanan yang rendah lemak. Sebaiknya makan makanan yang direbus. Makanan yang digoreng, bersantan, mengandung margarin atau mentega umumnya mengandung lemak yang tinggi.
  • Banyak memakan buah yang mengandung cairan, seperti semangka, melon, dan lain-lain.
  • Tidak mengonsumsi minuman bersoda dan minuman beralkohol.
  • Tidak mengonsumsi sembarang obat kecuali atas sepengetahuan dokter.

Demikian informasi mengenai makanan dan minuman yang menjadi pantangan asam urat. Semoga bermanfaat.

Simak Video “Cara Petugas Ambulans Temukan Korban saat Komunikasi Gaza Terputus
[Gambas:Video 20detik]
(row/row)

Benarkah Sakit dan Bengkak di Space Lutut Bisa Dipicu Asam Urat?


Jakarta

Asam urat termasuk kondisi radang sendi yang bisa dialami berbagai kelompok usia. Kondisi ini bisa disebabkan adanya penumpukan kristal asam urat di space sendi dalam tubuh.

Jika jumlahnya berlebihan, akan memicu kondisi yang disebut dengan hiperurisemia, berujung nyeri dan bengkak pada beberapa bagian tubuh.

Dokter spesialis orthopedi dan traumatologi, Dr dr Muhammad Sakti, SpOT(Okay), menyebut sakit pada bagian lutut bisa disebabkan banyak faktor. Misalnya seperti degeneratif tua, trauma, gangguan metabolik, cedera saat olahraga, tumor dan sebagainya.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Sedangkan asam urat di lutut merupakan kasus yang jarang. Kalaupun ada tidak akan terlihat seperti benjolan, tapi akan menyebabkan bengkak dan nyeri di lutut walaupun tanpa aktivitas,” jelas dr Muhammad Sakti pada detikcom, Jumat (20/10/2023).

Dikutip dari Healthline, asam urat biasanya terjadi pada space jempol kaki. Tetapi, kondisi itu bisa terjadi di sendi mana saja, termasuk di space lutut.

Ketika asam urat menyerang lutut, penyakit ini dapat membuat gerakan sehari-hari, seperti berjalan atau berdiri, terasa nyeri atau tidak nyaman.

Penyebab Asam Urat di Lutut

Penumpukan asam urat dalam tubuh dikenal dengan istilah hiperurisemia. Tubuh menghasilkan asam urat ketika memecah purin. Ini adalah senyawa yang ditemukan di semua sel tubuh.

Biasanya, asam urat melewati ginjal, yang membantu menghilangkan kelebihan asam urat dalam urine. Namun terkadang, asam urat terlalu banyak untuk ditangani oleh ginjal. Dalam kasus lain, ginjal tidak dapat memproses asam urat dalam jumlah tertentu karena kondisi yang mendasarinya.

Akibatnya, lebih banyak asam urat yang bersirkulasi ke seluruh tubuh dan berakhir di lutut dalam bentuk kristal asam urat.

Gejala Asam Urat di Lutut

Gejala utama penyakit asam urat pada lutut adalah nyeri dan rasa tidak nyaman pada space sekitar. Asam urat ini sering kali tidak dapat diprediksi, termasuk pada sendi bagian mana yang terkena.

Di awal, selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan tanpa gejala apapun. Namun, seseorang bisa terbangun dengan rasa sakit yang membakar di lutut.

Dalam beberapa kasus, asam urat dimulai di salah satu jempol kaki sebelum berpindah ke space lain, seperti lutut. Seiring waktu, gejolak ini mungkin berlangsung lebih lama dari episode sebelumnya.

Gejala lain yang mungkin Anda rasakan akibat asam urat di lutut meliputi:

  • Bagian tubuh yang sakit menjadi terasa lebih lembut
  • Pembengkakan
  • Kemerahan
  • Kehangatan (saat disentuh)
  • Kekakuan dan keterbatasan gerak

Simak Video “Fakta Soal Mata Bengkak Gara-gara Sering Primary Handphone
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)

Kadar Asam Urat Tinggi, Begini Cara Minum Obat yang Tepat dari Dokter


Jakarta

Kadar asam urat yang tinggi seringkali menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Misalnya muncul rasa nyeri di space persendian kaki, sendi di tangan, hingga mudah lelah.

Penyakit asam urat atau gout ini merupakan radang sendi yang dipicu tingginya kadar asam urat di dalam darah. Penumpukkan kristal di persendian itu akan memicu rasa nyeri dan pembengkakan.

Kondisi ini umumnya menyerang orang lanjut usia (lansia). Tetapi, kelompok usia muda dan anak-anak juga bisa mengalami penyakit ini.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah meningkatnya kadar asam urat. Misalnya dengan mengkonsumsi makanan yang dan minuman rendah purin, seperti buah-buahan, telur, kacang-kacangan, susu rendah lemak, hingga teh hijau.

Selain itu, orang dengan kadar asam urat yang tinggi atau hiperurisemia juga dianjurkan untuk mengkonsumsi obat. Tapi, bagaimana aturan yang tepat?

Menurut dokter spesialis penyakit dalam dr Kiki Maharani, SpPD, orang yang kadar asam uratnya > (lebih dari) 8 dianjurkan mengkonsumsi obat.

“Setelah sekitar satu bulan mengkonsumsi obat, perlu dievaluasi kembali kadar asam uratnya. Ini untuk memastikan adanya perubahan pada kadar asam urat setelah mengkonsumsi obat,” jelas dr Kiki pada detikcom, Senin (9/10/2023).

Kondisi Orang Harus Konsumsi Obat Asam Urat

Sebelumnya, dokter umum dr Vanyield Fridt Merdika Simanjuntak mengatakan seseorang dikatakan hiperurisemia jika kadar asam uratnya mencapai 6,8 mg/dl. Namun, ada batasan lain bagi mereka yang memang diharuskan mengkonsumsi obat.

“Obat atau terapi penurunan asam urat akan diberikan jika kadar asam urat mencapai di atas 9,0 mg/dl,” kata dr Vanyield.

“Selain itu, obat juga akan diberikan jika kadar asam urat lebih dari 8,0 mg/dl. Terlebih pada penderita tanpa gejala, serta yang berisiko mengalami sakit jantung dan pembuluh darah,” jelasnya.

dr Vanyield mengatakan jika pasien memiliki gejala, terapi penurun asam urat harus diberikan meski kadarnya berada di bawah 6,0 mg/dl. Gejala yang dimaksud seperti nyeri dan bengkak pada sendi, yang lebih sering terjadi di ibu jari kaki.

Simak Video “Eks Ratu Kecantikan Argentina Jacqueline Carrieri Meninggal Dunia
[Gambas:Video 20detik]
(sao/vyp)

Waspadai Ciri-ciri Asam Urat di Usia Muda, Tak Cuma Dialami Orang Tua


Jakarta

Kadar asam urat yang tinggi dapat menyebabkan terbentuknya kristal yang dapat menumpuk di persendian. Kondisi ini akan menyebabkan rasa sakit dan pembengkakan yang terjadi secara tiba-tiba, atau yang dikenal dengan gout.

Meskipun lebih sering terjadi pada usia paruh baya, asam urat dapat menyerang siapa saja, termasuk anak muda. Bahkan, menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan di RMD Open, kasus gout meningkat secara international di kalangan individu muda dari tahun 1990 hingga 2019.

Jika tidak ditangani, gout dapat menyebabkan efek jangka panjang pada kesehatan sendi, seperti kerusakan sendi, peradangan kronis, dan gangguan emosional. Dikutip dari Mayo Clinic, berikut adalah ciri-ciri asam urat di usia muda.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gout biasanya menyerang jempol kaki, tetapi dapat terjadi pada sendi mana pun. Sendi lain yang umumnya terkena dampak adalah pergelangan kaki, lutut, siku, pergelangan tangan dan jari. Rasa sakitnya mungkin paling parah dalam empat hingga 12 jam pertama setelah timbul.

  • Rasa tidak nyaman yang berkelanjutan

Setelah rasa sakit yang paling parah mereda, beberapa ketidaknyamanan sendi dapat berlangsung dari beberapa hari hingga beberapa minggu. Serangan selanjutnya cenderung berlangsung lebih lama dan memengaruhi lebih banyak sendi.

  • Peradangan dan kemerahan
  • Sendi yang terserang menjadi bengkak, lunak, hangat, dan memerah.
  • Mobilitas gerak yang terbatas
  • Seiring dengan perkembangan gout, seseorang mungkin tidak dapat menggerakkan sendi secara regular.

Jika mengalami nyeri yang tiba-tiba dan menyakitkan pada sendi, segera periksakan ke dokter. Gout atau asam urat yang tidak diobati dapat menyebabkan rasa sakit dan kondisi yang lebih parah. Segera dapatkan perawatan medis jika mengalami infeksi yang ditandai dengan demam dan sendi terasa panas serta meradang.

Simak Video “Soal Fenomena Kesurupan Berulang Kali, Psikolog: Harus Ditangani!
[Gambas:Video 20detik]
(suc/suc)

Sering Terjadi Tiba-tiba, 5 Gejala Asam Urat Ini Muncul di Pagi Hari


Jakarta

Penyakit asam urat (Hyperuricemia) adalah suatu kondisi yang ditandai dengan tingginya kadar asam urat dalam darah. Kondisi ini ditandai dengan konsentrasi asam urat plasma yang melampaui 6,8 mg/dL.

Ketika kadar asam urat menjadi terlalu tinggi, asam urat dapat membentuk kristal seperti jarum yang dapat menumpuk di persendian, menyebabkan rasa sakit dan pembengkakan yang tiba-tiba dan parah, dikenal sebagai gout.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Arthritis Rheumatology, risiko terkena serangan gout 2,4 kali lebih tinggi pada malam dan dini hari dibandingkan pada siang hari. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk suhu tubuh yang lebih rendah dan dehidrasi semalaman yang dapat membuat asam urat lebih mudah terakumulasi. Oleh karena itu, gejala asam urat dapat muncul ketika bangun tidur di pagi hari.

Dikutip dari Mayo Clinic, berikut adalah gejala yang terjadi ketika kadar asam urat meningkat.

Nyeri sendi menyiksa

Nyeri sendi ini biasanya menyerang jempol kaki, tetapi dapat terjadi pada sendi mana pun. Sendi lainnya termasuk pergelangan kaki, lutut, siku, pergelangan tangan, dan jari. Rasa sakit cenderung menjadi semakin parah dalam 4 hingga 12 jam pertama setelah serangan muncul.

Rasa tidak nyaman pada sendi berkepanjangan

Setelah rasa sakit yang paling parah mereda, beberapa ketidaknyamanan sendi dapat berlangsung dari beberapa hari hingga beberapa minggu. Serangan selanjutnya cenderung berlangsung lebih lama dan memengaruhi lebih banyak sendi.

Peradangan dan kemerahan

Sendi yang terganggu menjadi bengkak, terasa lunak, menghangat, dan memerah.

Keterbatasan gerak

Seiring dengan berkembangnya asam urat, seseorang mungkin tidak dapat menggerakkan sendi secara regular.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika mengalami nyeri yang terjadi nyeri hebat dan tiba-tiba pada sendi, segera temui dokter. Gangguan asam urat yang tidak diobati dapat menyebabkan rasa sakit yang semakin parah dan kerusakan sendi.

Simak Video “Fuji Ngaku Kesulitan Syuting karena Idap Skoliosis
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

Benarkah Nyeri Tumit Jadi Gejala Asam Urat? Begini Faktanya

Jakarta

Rasa nyeri atau sakit pada kaki kerap dikaitkan dengan penyakit asam urat, termasuk pada bagian tumit. Kondisi ini bisa membuat orang yang mengalaminya kesulitan untuk berjalan.

Kadar asam urat tinggi dapat meningkatkan risiko penumpukan di jaringan persendian hingga memicu radang sendi. Kondisi ini ditandai dengan nyeri kaki, bengkak, kemerahan, dan gejala yang muncul pada jempol kaki. Lalu, apakah benar nyeri di bagian tumit juga termasuk gejala asam urat?

Dikutip dari laman Heel That Ache, asam urat kerap muncul di kaki dibandingkan bagian tubuh lainnya. Asam urat sangat sensitif terhadap suhu dingin, karena jauh dari jantung.

Saat menjalar ke seluruh tubuh hingga kaki, cairan asam urat akan mengkristal. Itu menyebabkan nyeri di persendian jempol kaki atau persendian tumit.

Meski begitu, nyeri asam urat khususnya pada tumit masih sangat jarang terjadi. Menurut spesialis ortopedi dan traumatologi dr Jessica Fiolin, SpOT, nyeri karena asam urat lebih sering muncul pada ibu jari kaki.

“Nyeri yang biasa disertai pembengkakan akibat asam urat umumnya dirasakan paling sering pada ibu jari kaki. Dan biasa ditandai dengan riwayat konsumsi makanan tinggi purin seperti daging merah, kacang-kacangan ataupun seafood,” kata dr Jessica pada detikcom, Selasa (29/8/2023).

“Meski begitu, penumpukan kristal purin di space tumit juga bisa terjadi, tetapi hanya pada kasus yang jarang terjadi,” sambungnya.

Nyeri pada tumit tidak hanya disebabkan oleh kadar asam urat yang tinggi saja. Ada kondisi lain yang bisa memicu keluhan di space tersebut, salah satunya yang paling umum adalah plantar fasciitis.

Plantar fasciitis adalah peradangan yang terjadi pada plantar fascia, yakni urat yang terdapat di telapak kaki. Mulai dari tulang tumit menuju ke pangkal jari kaki.

Dikutip dari Mayo Clinic, plantar fasciitis umumnya menyebabkan nyeri menusuk yang biasanya terjadi saat pertama kali melangkah di pagi hari. Saat bangun dan bergerak, rasa sakitnya biasanya berkurang.

Tetapi, rasa sakitnya mungkin muncul kembali setelah berdiri lama atau saat berdiri setelah duduk.

NEXT: Beda Nyeri Tumit Asam Urat dan Plantar Fasciitis

Ray Sahetapy Sakit, Badan Kurus gegara Riwayat Diabetes-Asam Urat?


Jakarta

Aktor Ray Sahetapy dikabarkan tengah sakit, terlihat dari tubuhnya semakin kurus. Penurunan berat badan ini membuat wajahnya hampir tidak bisa dikenali oleh warganet.

Kondisi Ray Sahetapy saat ini dibagikan menantunya, Merdianti Octavia, melalui postingan di Instagram. Terlihat Ray sedang berbaring bersama putranya, Ray Sahetapy, dan Medianti.

“Halo semuanya! Mohon doa untuk Ayah kami @raysahetapy yang lagi sakit, semoga bisa sehat seperti sedia kala, semangat ya Ayah ❤️,” tulis Medianti dalam postingan satu hari yang lalu.

Sebelumnya, Ray sempat mengungkapkan tubuhnya semakin kurus akibat diabetes yang diidapnya. Kondisi itu dialaminya sejak 2018 lalu, saat kakinya luka dan tidak kunjung sembuh.

“Tahun 2018 saya kena. Kaki saya itu ada berdarah, terus diobati di depan tempat saya tinggal, nggak sembuh. Masih ketutup gitu, saya pikir biasa kan,” kata Ray yang dikutip dari Insert Dwell.

“Terus saya pergi ke Yogyakarta, saya lagi wawancara sama mahasiswa di sana. Tahu-tahu dialog gitu, ada dosen bilang ada darah di kaki saya. Pertama saya nggak terlalu perhatikan, begitu saya lihat, wah lantainya berceceran darah saya rupanya. Di situ saya mulai sakit,” jelasnya.

Ray mengungkapkan kondisinya ini adalah penyakit turunan dari sang ayah. Sebab, semua saudaranya tidak ada yang terkena diabetes.

“Saya turunan dari bapak saya, dia diabet, saya yang kena. Keluarga saya semua nggak ada yang kena diabet, cuma saya yang diabet. Mungkin anak kesayangan kali,” ungkap dia.

Pada tahun 2021, Ray juga sempat mengatakan dirinya mengalami asam urat. Kondisi itu membuat kedua kakinya sulit untuk berjalan seperti biasa.

Ray mengaku sudah menjalani pengobatan untuk mengobati kondisi yang sudah dialaminya selama bertahun-tahun. Tapi, ia merasa penyakit itu bisa sembuh dengan sendirinya jika dirinya terus berpikir positif.

“Udah tahunan, tapi dia lambat-lambat menggigit terus,” ujar Ray.

“Memang udah umur juga sih, ya, kalau kerjaan terlalu berat. Jadi, agak membantu lebih tenang, kalau nggak kan kerja terus,” pungkasnya.

Simak Video “Waspada Diabetes pada Anak
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)

Lebam ‘Misterius’ Usai Olahraga, Cedera atau Asam Urat?


Jakarta

Pertanyaan:

Saya memiliki keluhan di tulang bagian paha dan lutut yang terasa ngilu setiap selesai olahraga, disertai dengan munculnya biru keunguan seperti luka lebam terkena pukulan. Padahal, tidak ada benturan apa pun sebelumnya.

Kira-kira kenapa ya Dok?

Saya juga memiliki asam urat yang tinggi, apakah berkaitan?

Nafilah (27 Tahun)

Jawaban:

Ketika melakukan olahraga, terutama yang vigorous (intensitas tinggi), terjadi semacam tarikan dan regangan. Pada beberapa orang yang memiliki kekuatan pembuluh darahnya rendah, itu bisa pecah. Makanya terus timbul biru, biru ini kan tandanya ada pendarahan.

Harus dievaluasi, apakah kebiruan itu primer karena olahraga, atau memang ada kelainan yang lain? Memang ada beberapa kelainan pembuluh darah yang bisa cirinya seperti itu.

Kemudian apa berhubungan dengan asam urat?

Harusnya dicari tahu dulu ya, bisa disebut asam urat tinggi itu memangnya tingginya seberapa? Diperiksa dulu secara objektif. Siapa tau cuma rasa-rasa doang kan, setelah dicek ternyata masih regular. Jadi harus dicek dulu.

Tetapi balik lagi, asam urat bukan itu gejalanya. Tapi lebih ke sakit sendi kecil di jari-jari kaki kemudian di tangan.

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut seputar Skoliosis dan gangguan tulang belakang, segera buat temu janji dengan KLIK DI SINI.

dr Heka Priyamurti, SpOT (Ok) Backbone

Dokter Spesialis Ortopedi & Traumatologi – Konsultan Backbone (Subspesialis Tulang Belakang) di Royal Backbone & Ache Intervention Centre, RS Royal Progress, Jakarta Utara.

Simak Video “Pentingnya Konsultasi Pra Pernikahan untuk Cegah Risiko KDRT
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

Kenali Gejala dan Tahapan Penyakit Asam Urat, Penting Untuk Deteksi Dini

Jakarta

Penyakit asam urat kerap dihubung-hubungkan dengan ‘penyakit orang tua.’ Faktanya, Nationwide Institutes of Well being menyebutkan bahwa penyakit ini tak terpaut pada kelompok usia tertentu saja.

Adapun gejala yang paling sering ditemukan pada penderita asam urat adalah rasa nyeri berlebih pada salah satu jempol kaki. Walau begitu, asam urat bisa menyerang organ maupun bagian tubuh manusia lainnya. Lalu, apa saja gejala asam urat yang dapat dideteksi agar dapat diatasi? Baca penjelasannya di artikel berikut ini.

Apa Itu Asam Urat?

Asam urat merupakan arthritis inflamasi yang menyerang sendi manusia. Jika terkena asam urat, maka gejala paling jelas yang dirasakan adalah nyeri dan bengkak pada persendian. Asam urat termasuk penyakit yang cenderung kambuh beberapa kali, biasanya dalam rentang waktu satu atau dua minggu.

Penyakit asam urat disebabkan oleh tingginya kadar asam urat (uric acid) dalam tubuh. Saat menumpuk, maka hal ini akan membentuk kristal berbentuk jarum di dalam dan sekitar sendi. Akibatnya, jempol kaki atau tungkai bawah terasa nyeri hebat. Sederhananya, penyakit asam urat terjadi jika tubuh membuang kadar asam urat yang tidak seimbang, baik terlalu banyak atau terlalu sedikit.

Tidak hanya jempol kaki atau tungkai bawah, asam urat juga bisa menyerang organ dan bagian tubuh lainnya. Diantaranya yakni sendi, bursae atau kantung di antara tulang dan jaringan lunak, selubung tendon, bahkan ginjal, yang kemudian mengakibatkan kerusakan dan batu ginjal.

Antara pria dan wanita, asam urat lebih berisiko dialami oleh wanita. Hal ini karena asam urat tidak terjadi sebelum menopause. Makanya, wanita yang berusia lebih tua berpotensi untuk menderita asam urat. Selain itu, asam urat juga banyak ditemukan pada pasien yang berusia paruh baya. Walau begitu, bukan tidak mungkin jika anak muda mengalami asam urat jika menerapkan pola hidup yang tidak sehat.

Gejala dan Tahapan Penyakit Asam Urat

Sudah bukan hal yang aneh bahwa setiap penderita asam urat pasti mengeluhkan rasa sakit yang muncul di salah satu jempol kaki. Namun, nyeri asam urat juga bisa dirasakan di bagian tubuh lainnya.

Mengutip dari Nationwide Institutes of Well being, salah satu gejala yang kerap dialami penderita asam urat adalah rasa bengkak, merah, hangat, dan kaku pada persendian mereka. Karena penyakit ini cenderung kambuh dalam beberapa waktu, maka perlu benar-benar diwaspadai gejalanya untuk segera mendapat perawatan.

Umumnya, asam urat dipicu oleh makanan dan obat-obatan tertentu, alkohol, trauma fisik, dan penyakit tertentu. Jika asam urat semakin parah kondisinya, hal ini akan menyebabkan berbagai jenis komplikasi lain, seperti penyakit jantung dan ginjal. Penyakit, seperti hipertensi, obesitas, diabetes, nefrolitiasis (batu ginjal), penyakit ginjal kronis, myocardial infarction (serangan jantung), dan gagal jantung kongestif juga bisa berhubungan dengan penyakit asam urat.

Nyatanya, penyakit asam urat tidak serta merta menyerang manusia. Ada beberapa tahapan yang terjadi, antara lain:

  1. Hiperurisemia, yakni peningkatan kadar asam urat yang yang terjadi di dalam dara. Di tahap ini, kristal mulai terbentuk di sendi-sendi, namun belum muncul gejala yang jelas.
  2. Asam urat kambuh yang ditandai oleh rasa sakit dan bengkak di sekitar persendian.
  3. Asam urat interval atau intercritical, yakni jeda yang terjadi antara serangan asam urat. Di masa ini, tidak ada gejala yang muncul.
  4. Tophi, atau tahap akhir asam urat yang ditandai oleh penumpukan kristal di kulit atau bagian tubuh lainnya.

Simak Video “Mengenal Metode Wolbachia, Berantas DBD Pakai Bakteri Alami
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)