Jakarta

Kehamilan biasanya menjadi momen yang ditunggu-tunggu dalam suatu pernikahan, namun tak semua orang menginginkan kehamilan. Beberapa pasangan mungkin memilih untuk menunda memiliki buah hati atau bahkan sudah tak ingin lagi mempunyai anak.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kehamilan mulai dari minum pil KB hingga mengonsumsi makanan pencegah kehamilan. Berikut di antaranya.

Cara Mencegah Kehamilan

Mencegah kehamilan dapat dilakukan dengan sejumlah hal. Untuk lebih jelasnya, simak di bawah ini.

1. Hindari Berhubungan Intim Saat Masa Subur

Mencegah kehamilan dapat dilakukan dengan menghindari berhubungan intim saat masa subur. Masa subur atau ovulasi bisa diketahui dari siklus menstruasi wanita yang teratur.

Umumnya masa subur jatuh pada hari ke-2-5 hari, namun siklus menstruasi setiap wanita bisa berbeda. Sehingga risiko kehamilan akan lebih kecil jika pasangan suami istri berhubungan intim di luar masa subur.

2. Mengeluarkan Cairan Semen di Luar Vagina

Cara paling mudah untuk mencegah kehamilan selanjutnya yakni mengeluarkan cairan ejakulasi di luar vagina atau istilahnya coitus interruptus. Meskipun ada kepuasan tersendiri apabila di keluarkan di dalam vagina, cara ini bisa menghalau pertemuan sel telur dan sperma. Cara ini dianggap 70 persen efektif dalam mencegah kehamilan.

Peluang lain yang bisa dilakukan untuk mengurangi potensi kehamilan yakni menghindari interaksi seksual tanpa penetrasi vagina.

3. Memasang Intrauterine System (IUD)

Mengutip dari laman Deliberate Parenthood, IUD memiliki tingkat efektivitas hingga 99,9% untuk mencegah kehamilan. Metode tersebut bisa disebut dengan KB spiral yang memiliki jangka pakai selama 3-12 tahun.

IUD hormonal mampu mencegah kehamilan selama 3-5 tahun, sedangkan IUD tembaga ini bisa mencegah kehamilan selama 10-12 tahun. Perihal cara kerja dari IUD yakni mengubah gerak sperma dalam tubuh wanita sehingga sperma sulit mencapai sel telur. Namun, efek samping dari KB Spiral ini adalah pelebaran rahim yang dapat menyebabkan nyeri apabila kamu belum pernah melahirkan melalui vagina.

4. Menggunakan Kondom saat Berhubungan Intim

Mengutip dari WebMD, peluang untuk hamil dengan menggunakan kondom saat berhubungan intim yakni 18%. Cara ini efektif dilakukan khususnya ketika wanita dalam masa subur.

Selain itu, dilansir dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Amerika Serikat (CDC), efektivitas penggunaan kondom dalam mencegah kehamilan sekitar 80 persen. Kondom yang dipakai juga harus benar agar tidak terjadi kebocoran yang malah menyebabkan kehamilan.

5. Menggunakan Alat Kontrasepsi

Cara mencegah kehamilan bisa dilakukan dengan menggunakan alat kontrasepsi seperti suntik KB, pil KB, hingga prosesi sterilisasi pada pria dan wanita. Berikut beberapa penjelasannya:

– KB Implan

Mengutip dari CDC Amerika Serikat, KB implant ini efektif sampai 90 persen. KB implan bisa mencegah kehamilan selama 3 tahun. KB implant juga harus diganti setiap 3 tahun.

– Suntik KB

Selain KB Implan, suntik KB juga termasuk alat kontrasepsi yang bisa melindungi wanita dari kehamilan. Cara ini sangat digemari masyarakat perempuan Indonesia karena dianggap efektif dan mudah dengan risiko yang minim.

– Pil KB

Mungkin sebagian pasangan suami istri mengetahui bahwa minum pil KB bisa mencegah kehamilan. Mengutip dari WebMD, dengan mengonsumsi pil KB hanya sekitar 9% peluang untuk hamil. Pil KB bisa mencegah kehamilan dengan cara menghambat proses pembuahan dan implantasi janin pada rahim.

– Spermisida

Berikutnya, KB spermisida. KB jenis ini mengandung bahan kimia yang bisa menghambat pergerakan atau membunuh sperma. Spermisida secara umum akan diletakkan dalam vagina dan harus dimasukkan 30 menit sebelum berhubungan intim. Harganya pun terjangkau dan mudah untuk digunakan.

6. Konsumsi Makanan Pencegah Kehamilan

Selain menggunakan alat kontrasepsi atau KB, cara mencegah kehamilan bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan atau minuman. Seperti mengonsumsi pepaya. Kandungan enzim papain pada buah pepaya dipercaya bisa menekan progesteron. Sehingga bisa mengecilkan kesempatan untuk hamil. Konsumsi pepaya yang dimakan haruslah pepaya yang belum matang.

Selain pepaya ada juga ubi liar. Ubi liar dianggap sebagai makanan mencegah kehamilan karena kandungan progesteron dalam ubi jalar dipercaya yang mampu meningkatkan hormon. Dengan mengonsumsi ubi liar dosis tinggi bisa mencegah ovulasi. Ada juga beberapa makanan dan minuman pencegah kehamilan seperti nanas, jahe, maupun aprikot dll.

Demikianlah beberapa cara mencegah kehamilan yang bisa dilakukan oleh pasangan suami istri.

Simak Video “Hanya 55% Ibu Hamil yang Dites HIV, Kemenkes: Sebagian Tak Dapat Izin Suami
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)