Tag: Diketahui

Ini 4 Manfaat Kalium Bagi Tubuh yang Jarang Diketahui

Jakarta

Manusia memiliki kadar kalium di dalam tubuhnya. Sebagai informasi, kalium atau disebut juga potasium adalah mineral di dalam tubuh yang dapat mengendalikan fungsi sel saraf dan otot.

Tak hanya itu, ada sejumlah manfaat lain dari kalium untuk tubuh yang jarang diketahui. Nah, kalium bisa didapat dari berbagai makanan seperti buah, sayuran, dan ikan.

Lantas, apa saja manfaat kalium bagi tubuh? Lalu dari mana sumber kalium bisa didapat? Simak pembahasannya secara lengkap dalam artikel ini.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Manfaat Kalium Bagi Tubuh

Ada sejumlah manfaat dari mineral kalium bagi tubuh manusia. Dilansir dari berbagai sumber, berikut manfaat kalium untuk tubuh:

1. Mencegah Tekanan Darah Tinggi

Manfaat kalium yang pertama yakni dapat mencegah tekanan darah tinggi atau hipertensi. Namun perlu diingat, hal ini juga harus diimbangi dengan mengkonsumsi kalium tinggi dan kadar natrium yang rendah.

2. Memelihara Tulang dan Otot

Dilansir Medical Information At present, sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang rutin mengkonsumsi buah dan sayuran yang mengandung potasium memiliki kepadatan mineral tulang yang lebih tinggi. Akan tetapi, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan hasil studi tersebut.

Mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung potasium juga dapat membantu memelihara massa otot, khususnya pada lansia dan orang yang mengalami kondisi pengecilan otot.

3. Menjaga Kesehatan Ginjal

Mengkonsumsi makanan yang mengandung kalium juga dapat menjaga kesehatan ginjal. Sebab, orang yang jarang mengkonsumsi kalium dapat menghambat kemampuan ginjal untuk menyerap kembali kalium.

Akan tetapi, mengkonsumsi makanan yang mengandung kalium tinggi tidak disarankan bagi pasien penderita penyakit ginjal karena bisa berdampak buruk.

4. Mengurangi Retensi Air

Mengutip Healthline, retensi air dapat terjadi karena kelebihan caranya yang menumpuk di dalam tubuh. Untuk mengatasi hal tersebut, kalium diyakini dapat digunakan untuk mengatasi retensi air.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa asupan kalium yang tinggi dapat membantu mengurangi retensi air dengan cara meningkatkan produksi urin dan menurunkan kadar natrium.

Sumber Kalium Pada Makanan

Apabila detikers butuh asupan kalium untuk kesehatan tubuh, simak daftar sejumlah makanan di bawah ini yang mengandung sumber kalium tinggi:

  • Buah bit
  • Ubi
  • Kacang putih
  • Kentang
  • Alpukat
  • Ubi jalar
  • Bayam
  • Kangkung
  • Ikan salmon
  • Pisang

Efek Kekurangan Kalium Pada Tubuh

Kekurangan kalium atau hipokalemia dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, di antaranya sebagai berikut:

  • Tekanan darah tinggi
  • Risiko terserang batu ginjal
  • Mudah sembelit
  • Mudah lelah
  • Otot tubuh lemah

Itu dia manfaat kalium bagi tubuh beserta sumber makanan yang mengandung kalium tinggi. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi detikers.

Simak Video “ KuTips: Waspadai Anak-anak Menelan Benda Asing dengan Cara Ini!
[Gambas:Video 20detik]
(ilf/fds)

Ini 10 Manfaat Buah Kecapi untuk Kesehatan yang Wajib Diketahui

Jakarta

Mendengar nama kecapi mungkin akan membuat kamu membayangkan sebuah alat musik daerah. Namun, ternyata kecapi juga digunakan sebagai nama buah loh! Buah kecapi atau biasa dikenal dengan buah sentul, adalah buah berukuran kecil dengan daging berwarna putih identik seperti buah manggis.

Buah kecapi memiliki kulit yang cukup tebal dan berbiji besar. Buah kecapi rasanya manis namun sedikit asam. Dikutip melalui laman Wholesome Advantages, buah kecapi berasal dari Semenanjung Malaya dan Indochina.

Beberapa abad silam, buah kecapi masuk ke Filipina, Mauritius, India, dan Indonesia, tepatnya di Borneo, Tapanuli, dan Maluku. Pohon kecapi yang besar bisa tumbuh mencapai 30 meter.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jadi wajar saja jika buah kecapi sekarang cukup sulit untuk ditemukan. Padahal, buah kecapi memiliki banyak sekali manfaat dan khasiat bagi kesehatan tubuh. Berikut ini manfaat dari buah kecapi.

Manfaat Buah Kecapi untuk Kesehatan

1. Mencegah Diabetes

Dikutip melalui laman Wholesome Advantages Occasions, buah kecapi bermanfaat dalam mencegah diabetes. Buah kecapi baik dikonsumsi bagi penderita diabetes. Buah kecapi kaya akan serat dan mempunyai indeks glikemik yang cukup rendah.

Serat sangat berguna dalam memperlambat proses pencernaan makanan, sehingga akan mengurangi penyerapan gula dalam darah. Kadar gula darah dalam tubuh pun menjadi terkontrol.

2. Mencegah Anemia

Buah kecapi juga dikenal bisa mencegah anemia. Buah kecapi memiliki kandungan zat besi dan mineral yang cukup tinggi. Kandungan tersebut berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Selain itu, buah kecapi juga mengandung vitamin C yang dapat membantu proses penyerapan zat besi dalam tubuh.

3. Mencegah Wasir

Wasir merupakan kondisi kesehatan yang disebabkan oleh pembengkakan pembuluh darah pada saluran anus. Menderita wasir tentu saja akan sangat mengganggu kenyamanan, karena bisa menimbulkan rasa nyeri setiap kali akan BAB. Untuk mengatasi masalah kesehatan seperti wasir, kamu bisa mengonsumsi buah kecapi.

Buah kecapi memiliki kandungan vitamin C yang dapat membantu meningkatkan endotel sehat dalam pembuluh darah. Tak hanya itu, kandungan serat pada buah kecapi sangat berguna dalam menjaga konsistensi tinja agar tetap lunak. Dengan begitu, kamu tidak perlu mengejan terlalu keras ketika BAB.

Buah kecapi dipercaya dapat menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh. Untuk mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh, sangat disarankan untuk mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak berlebih.

Makanan berlemak yang perlu dihindari antara lain seperti gorengan, kulit ayam, daging merah, keripik kentang, dan es krim. Dengan mengonsumsi buah kecapi, bisa membantu dalam menurunkan kolesterol karena mengandung pektin dan serat.

5. Meminimalisir Risiko Kanker

Kanker merupakan penyakit mematikan yang disebabkan oleh serangan radikal bebas. Buah kecapi mengandung zat antioksidan yang tinggi sehingga bisa membantu dalam mencegah pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, disarankan mengonsumsi buah kecapi secara rutin.

6. Mengatasi Sembelit

Manfaat lain dari buah kecapi adalah dapat mengatasi diare dan sembelit. Kandungan serat yang terdapat pada buah kecapi, sangat efektif dalam mengatasi masalah kesulitan BAB. Kandungan serat pada buah kecapi juga bisa mengubah tekstur dari tinja menjadi lunak, sehingga akan mudah untuk dikeluarkan.

7. Mengontrol Berat Badan

Mengonsumsi buah kecapi, dipercaya dapat mengontrol berat badan. Hal ini dikarenakan buah kecapi mengandung serat yang cukup tinggi, sehingga bisa membuat kamu merasa kenyang lebih lama.

Jika kamu merasa kenyang, maka keinginan kamu untuk makan akan berkurang, sehingga berat badan bisa terkontrol. Berat badan yang tidak terkontrol hanya akan mengundang masalah kesehatan lainnya, contohnya seperti stroke, hipertensi, diabetes, obesitas, gangguan tidur, dan gangguan hormon.

8. Meningkatkan Imun Tubuh

Dikutip melalui salah satu artikel detikHealth, mengonsumsi buah kecapi sangat bermanfaat dalam menjaga dan meningkatkan imun tubuh manusia. Buah kecapi mengandung zat antioksidan dan vitamin C yang tinggi sehingga dapat menjaga daya tahan tubuh.

9. Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Gigi dan mulut adalah salah satu bagian tubuh yang penting untuk dijaga kesehatannya. Nah, salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah dengan rajin menggosok gigi.

Selain itu, ternyata mengonsumsi buah kecapi dipercaya bisa merangsang produksi air liur agar lebih banyak. Sehingga, bisa mengurangi tumbuhnya bakteri pada space gigi dan mulut.

10. Meringankan Alergi

Manfaat buah kecapi yang terakhir adalah dapat digunakan untuk mengobati alergi. Alergi seringkali disebabkan oleh hal yang berbeda-beda. Bisa disebabkan oleh kosmetik, debu, bahkan makanan. Efek yang akan ditimbulkan dari alergi berupa munculnya ruam dan rasa gatal pada kulit.

Alergi sebenarnya tidak bisa disembuhkan, namun bisa diobati dan diredakan gejalanya. Salah satu cara untuk mengobati alergi adalah dengan mengonsumsi buah kecapi. Hal ini dikarenakan, buah kecapi mengandung senyawa asam yang berfungsi dalam mengobati alergi apabila rutin untuk dikonsumsi.

Melalui penjelasan di atas, maka bisa disimpulkan bahwa buah kecapi memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan. Manfaatnya yaitu mencegah diabetes, anemia, wasir, mengontrol berat badan dan kadar kolesterol, meningkatkan imun tubuh, mengatasi sembelit, menjaga kesehatan mulut, serta mengobati alergi.

Demikian yang dapat detikHealth sampaikan. Semoga bermanfaat!

Simak Video “Lonjakan Kasus Pneumonia Anak di China, Para Ortu di Shanghai Tak Khawatir
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)

12 Manfaat Kacang Almond bagi Kesehatan yang Jarang Diketahui

Jakarta

Kacang almond termasuk dalam sub famili Prunoideae dari keluarga Rosaceae. Kacang almond berasal dari Asia barat daya, membentang dari barat laut Arab Saudi, hingga ke utara melalui Yordania barat. Kacang almond adalah salah satu jenis kacang-kacangan yang terkenal karena mengandung banyak nutrisi. Maka dari itu, kacang almond dijadikan sebagai camilan sehat bagi sebagian orang.

Namun, dibandingkan dengan jenis kacang-kacangan yang lain, kacang almond cenderung lebih mahal harganya. Hal ini dikarenakan, produksi dari kacang almond yang bergantung pada iklim. Kacang almond bisa dikonsumsi secara langsung atau dikombinasikan dengan makanan lain sebagai topping. Seperti smoothie, yogurt, dan lain sebagainya.

Dikutip melalui laman Healthline, kacang almond mengandung antioksidan, vitamin E, serat, dan protein. Kacang almond memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Kira-kira apa saja ya manfaat kacang almond bagi kesehatan? Simak penjelasannya yang berhasil detikHealth rangkum di bawah ini.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Manfaat Kacang Almond bagi Kesehatan

Ada banyak manfaat kacang almond secara keseluruhan bagi kesehatan, berikut ini manfaat dari kacang almond bagi kesehatan yang jarang diketahui.

1. Menjaga Tekanan Darah untuk Stabil

Dikutip melalui buku berjudul Budidaya Kacang Almond (2021), kacang almond bermanfaat untuk menjaga kestabilan tekanan darah. Kacang almond mengandung magnesium yang cukup tinggi. Kandungan magnesium inilah yang baik bagi seseorang dengan riwayat tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Magnesium berfungsi dalam menjaga tekanan darah untuk tetap stabil dan menurunkan tekanan darah yang tinggi bagi para penderita hipertensi.

Manfaat kedua dari kacang almond adalah dapat membantu dalam menurunkan berat badan. Kacang almond memiliki kandungan lemak baik dan serat yang tinggi. Selain itu, kacang almond mengandung karbohidrat yang rendah tapi tinggi akan protein dan serat. Kacang almond membantu kamu untuk lebih cepat kenyang.

Ketika kamu merasa lebih cepat kenyang, kamu tentu tidak akan makan secara berlebihan, sehingga dapat membantu dalam menurunkan berat badan. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan melakukan weight-reduction plan kacang almond, dapat membantu seseorang yang mengalami obesitas untuk menurunkan berat badan mereka.

3. Mengontrol Gula Darah

Kacang-kacangan umumnya memiliki kandungan karbohidrat yang rendah namun tinggi akan protein dan lemak sehat. Hal ini menjadikan salah satu opsi yang baik bagi para penderita diabetes. Karena kacang almond bisa dijadikan sebagai cemilan sehat bagi penderita diabetes. Penderita diabetes tipe 2, cenderung memiliki kadar magnesium yang cukup rendah dalam tubuh mereka. Kekurangan magnesium inilah yang menyebabkan kesulitan dalam mengontrol gula darah.

Manfaat selanjutnya dari kacang almond adalah membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Kacang almond mengandung lemak tak jenuh yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau low density lipoprotein (LDL). Selain itu, kandungan vitamin E yang tinggi pada kacang almond dapat berfungsi sebagai antioksidan yang bekerja dalam menghentikan adanya proses oksidasi dari kolesterol. Oksidasi dari kolestrol ini, dapat menyebabkan terjadinya penyakit jantung.

5. Membantu Menguatkan Tulang

Kacang almond mengandung magnesium, kalsium, protein, zinc, tembaga, dan vitamin Ok yang dapat berguna dalam menjaga kesehatan dan kepadatan tulang. Semua kandungan yang sudah disebutkan, dapat menguatkan kondisi tulang.

6. Membantu Tidur Lebih Cepat

Manfaat selanjutnya dari kacang almond adalah, dapat membantu kamu untuk tidur lebih cepat. Hal ini disebabkan oleh kandungan magnesium dan protein yang terdapat pada kacang almond. Sehingga pada malam hari, setelah mengonsumsi kacang almond, kamu dapat tidur terlelap.

Kacang almond bermanfaat dalam menurunkan adanya risiko kanker payudara. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa penderita kanker payudara yang mengonsumsi kacang almond memiliki risiko kanker payudara tiga kali lebih rendah dibandingkan dengan penderita kanker payudara yang tidak mengonsumsinya.

8. Menjaga Kesehatan Kulit

Kacang almond memiliki kandungan vitamin E yang tinggi. Vitamin E dikenal bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit. Dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin E, dapat membantu kamu dalam menghindari risiko dari penuaan dini. Selain itu, vitamin E dapat membuat kulit menjadi terlihat bercahaya dan lebih sehat.

9. Menjaga Kesehatan Jantung

Kacang almond kaya akan lemak baik yang bermanfaat dalam menjaga kesehatan jantung. Kacang almond juga mengandung protein, serat, dan kalium yang cenderung lebih tinggi dibandingkan kacang-kacangan lainnya. Sebuah penelitian menjelaskan bahwa kandungan vitamin E, serat, dan lemak sehat dapat membantu seseorang lebih cepat kenyang. Kandungan tersebut juga dapat memberikan efek antioksidan flavonoid.

10. Mengurangi Rasa Depresi

Manfaat selanjutnya dari kacang almond adalah dapat membantu dalam mengurangi depresi dan anxiousness. Hal ini dikarenakan, kacang almond mengandung zat besi, vitamin B6, dan kalsium yang baik dalam mengurangi gejala depresi serta anxiousness. Kandungan ini juga dapat meningkatkan suasana hati.

11. Mengobati Maag

Dikutip melalui buku berjudul Bahan Makanan Bersumber dari Kacang-kacangan (2023), kacang almond dapat bermanfaat dalam mengobati maag. Kacang almond memiliki kandungan alkali yang cukup tinggi. Kandungan alkali inilah yang dapat menurunkan gejala asam lambung. Selain itu, kandungan alkali pada kacang almond juga dapat meringankan gejala asam lambung.

12. Mencegah Radikal Bebas

Kacang almond mengandung vitamin E seperti tokoferol. Vitamin E adalah salah satu antioksidan yang sangat ampuh dalam menangkal radikal bebas dan mencegah adanya kerusakan oksidatif dalam tubuh. Radikal bebas yang terlalu tinggi, dapat menyebabkan kerusakan sel. Selain itu, radikal bebas juga bisa menyebabkan timbulnya berbagai masalah kesehatan yang lain.

Melalui penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa kacang almond memiliki 12 manfaat bagi kesehatan tubuh. Manfaatnya antara lain, menjaga tekanan darah, menurunkan berat badan, mengontrol gula darah, menjaga kolesterol, menguatkan tulang, tidur lebih cepat, menurunkan risiko kanker payudara, menjaga kesehatan kulit, menjaga kesehatan jantung, mengurangi depresi, mengobati maag, dan mencegah radikal bebas. Demikian yang dapat detikHealth sampaikan. Semoga bermanfaat!

Simak Video “Suggestions dari Dokter untuk Pengidap Kolesterol Agar Aman Jalankan Puasa
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)

Cerita Penemuan Makam dr Achmad Mochtar, Puluhan Tahun Tak Diketahui Lokasinya


Jakarta

Kisah heroik Prof dr Achmad Mochtar melindungi rekannya dari kekejaman tentara Jepang menjadi cerita yang viral di media sosial. Tapi siapa sangka butuh puluhan tahun lamanya untuk mengungkap kasus tersebut dan menemukan makamnya.

Adalah Prof Dr Sangkot Marzuki yang menjabat sebagai Direktur Lembaga Eijkman tahun 1992-2014 mencari kebenaran mengenai kematian dr Achmad Mochtar. Di tahun 1992, dia dipanggil oleh BJ Habibie yang saat itu menjadi Menteri Riset dan Teknologi untuk menghidupkan kembali Eijkman.

Dalam arsip detikcom, Prof Sangkot menerima sebuah buku berwarna hijau berisi sejarah Eijkman termasuk information dan sejarah dr Achmad Mochtar. Dari situlah muncul keinginan untuk meluruskan sejarah mengenai kisah hidup dr Achmad Mochtar yang sempat dituduh melakukan sabotase vaksin atau bioterorisme.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia bersama Prof J Kevin Baird, ilmuwan asal Inggris, melakukan penelusuran terkait fakta kematian dr Achmad Mochtar dan mencari makamnya. seorang asisten Achmad Mochtar yaitu Ali Hanafiah yang menemukan makam tersebut pada akhir tahun 1976.

Informasi mengenai makam tersebut kemudian ditemukan oleh Prof Sangkot dan Braid dalam arsip milik Institut Dokumentasi Perang yang ada di Amsterdam. Setelah mendapatkan data, pada 10 Juni 2010 keduanya mendatangi makam Evereld, sebuah pemakaman Belanda di kawasan Ancol, Jakarta.

“Ternyata sumber dari Amsterdam itu juga tidak akurat. Oleh karena itu saya yakin, selain Ali Hanafiah pada tahun 1966, belum ada seorang pun yang menemukan makam ini. Kalau ada, tentunya information itu sudah dikoreksi,” ungkap Prof Sangkot dalam acara renungan di makam Ereveld, Ancol saat wawancara dengan detikHealth edisi Sabtu, 3 Juli 2010.

Butuh waktu 65 tahun untuk mengungkap kebenaran kematian dr Mochtar. Baird mendengar tentang kisah eksekusinya dari seorang siswa. Bersama ahli biologi Sangkot Marzuki, Baird kemudian mulai mewawancarai keluarga penyintas.

“Achmad Mochtar bukan hanya pahlawan Indonesia, tapi pahlawan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan,” kata Baird kepada Observer edisi Juli 2010.

“Dia kehilangan segalanya, termasuk seorang istri di rumah. Namun dia menyerahkan nyawanya untuk staf, kolega, dan teman-temannya,” tandasnya.

Simak Video “Cara Agar Bisa Lebih Bahagia Menurut Sains
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)