Tag: Mengatasinya

Momen Bercinta Terasa Gitu-gitu Saja? Pasutri Tenang, Begini 6 Cara Mengatasinya

Jakarta

Tidak selamanya romantis dan menggairahkan, seks bisa terasa membosankan seiring berjalannya waktu. Bahkan, berdasarkan information dari Journal of Intercourse Analysis, sebanyak 27 persen wanita dan 41 persen pria merasa tidak puas secara seksual dalam hubungan mereka.

Mulai dari kurangnya waktu hingga kondisi medis tertentu, terdapat banyak penyebab gairah seks memudar. Lantas, apa yang harus dilakukan ketika hal ini terjadi?

Dikutip dari Healthline, berikut adalah 6 hal yang dapat dilakukan ketika seks terasa membosankan:


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Berdiskusi dengan pasangan

Langkah pertama dan terpenting jika mulai merasa kehidupan seks membosankan adalah diskusi terbuka dan jujur dengan pasangan. Pasalnya, komunikasi adalah bagian penting dalam hubungan seks yang berkualitas.

Berdiskusilah dengan pasangan melalui sudut pandang yang tidak menghakimi. Jika perubahan dalam kehidupan seks disebabkan oleh masalah medis, memberikan dukungan kepada pasangan dapat sangat membantu.

Kurangnya komunikasi dapat membuat perbedaan yang signifikan antara seks yang baik dan buruk. Dengan berbicara hal-hal seputar seks, termasuk kesukaan, ketidaksukaan, dan gairah, kedua pasangan dapat memuaskan satu sama lain.

2. Mencari pengobatan untuk masalah medis

Jika perubahan kehidupan seks pasutri disebabkan masalah medis, pengobatan tepat adalah solusinya.

Sebagai contoh, sebuah penelitian menemukan bahwa terapi perilaku kognitif (CBT) meningkatkan fungsi seksual, depresi, dan gejala kecemasan pada penderita vaginismus.

3. Luangkan waktu untuk seks yang penuh gairah

Terkadang, suami-istri sibuk hingga tidak memiliki waktu untuk berhubungan seks. Walhasil, seks terasa seperti tugas, yakni sesuatu yang ‘harus dilakukan’ dan berujung tidak memuaskan.

Menyisihkan waktu khusus untuk sesi panas di ranjang dapat membantu menjaga agar hubungan seks tetap menggairahkan dan memuaskan.

4. Melakukan role-play

Berdasarkan sebuah studi pada 2017, sekitar 22 persen orang telah mencoba bermain peran (role-playing). Dengan melakukan role-play, pasutri dapat membuat dan memerankan skenario seks yang menggairahkan di lingkungan yang aman.

Bermain peran dapat membantu meningkatkan komunikasi dan gairah seksual di ranjang yang membosankan.

Simak Video “Kenali Manfaat Seks Rutin Bagi Kesehatan untuk Pasutri
[Gambas:Video 20detik]

Sederet Penyebab Gula Darah Tinggi di Pagi Hari dan Cara Mengatasinya

Jakarta

Lonjakan gula darah dapat terjadi di pagi hari. Hal ini disebut fenomena fajar atau efek fajar (daybreak phenomenon) yang biasa terjadi antara pukul 2 dan 8 pagi.

Bagaimana bisa?

Dikutip dari WebMD, umumnya, perubahan hormon regular yang terjadi pada tubuh di pagi hari akan meningkatkan gula darah seseorang, baik bagi pengidap diabetes atau tidak.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika seseorang tidak mengidap diabetes, tubuh hanya akan memproduksi lebih banyak insulin untuk menyeimbangkan semuanya. Hal ini biasa terjadi tanpa disadari oleh individu tersebut.

Namun pada pengidap diabetes, hal ini akan berbeda. Karena tubuh tidak merespons insulin seperti kebanyakan orang, hasil pemeriksaan gula darah puasa dapat meningkat, bahkan jika individu tersebut menjalani food plan ketat.

Peningkatan gula darah ini merupakan cara alami untuk memastikan tubuh memiliki energi yang cukup untuk bangun dan memulai hari. Jika seseorang mengidap diabetes, tubuhnya mungkin tidak memiliki cukup insulin untuk menangkal hormon-hormon tersebut. Alhasil, keseimbangan yang telah dijaga pengidap diabetes dapat terganggu dan gula darahnya dapat melonjak di pagi hari.

Efek dari fenomena fajar dapat bervariasi pada tiap individu, bahkan dari hari ke hari.

Beberapa peneliti meyakini bahwa saat tidur, pelepasan alami hormon yang disebut kontra-regulasi, seperti hormon pertumbuhan, kortisol, glukagon, dan epinefrin membuat resistensi insulin tubuh menjadi lebih kuat. Hal ini akan membuat kadar gula darah naik.

Gula darah tinggi di pagi hari juga dapat terjadi karena:

  • Tidak memiliki cukup insulin pada malam sebelumnya
  • Minum obat terlalu banyak atau terlalu sedikit
  • Makan camilan yang salah sebelum tidur

Cara Mengatasi Lonjakan Gula Darah di Pagi Hari

Jika mendapati ‘fenomena fajar’, cobalah untuk melakukan hal-hal berikut ini:

  • Makan malam lebih awal
  • Bergerak setelah makan malam, seperti berjalan kaki
  • Cek kepada ahli tentang obat yang dikonsumsi
  • Makan sarapan
  • Makan camilan dengan sedikit karbohidrat dan protein sebelum tidur

Selain cara-cara di atas, hindari pula semua minuman yang dimaniskan dengan gula, seperti soda, minuman buah, dan teh manis. Pasalnya, satu porsi minuman tersebut dapat meningkatkan gula darah dan memberikan kalori ekstra.

Bagi para pengidap diabetes, kemungkinan besar gula darah akan lebih tinggi di pagi hari dari waktu ke waktu. Hal tersebut mungkin tidak perlu terlalu dikhawatirkan.

Jika terjadi selama beberapa pagi berturut-turut, periksa kadar gula darah sekali pada malam hari, yakni sekitar jam 2 atau 3 pagi, selama beberapa malam. Kemudian, beritahu dokter untuk menentukan apakah hal itu disebabkan oleh fenomena fajar atau hal lain.

Simak Video “Waspada Diabetes pada Anak
[Gambas:Video 20detik]
(suc/suc)

Telinga Berdenging Sebelah Kiri? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Jakarta

Pernah merasa telinga berdenging sebelah kiri atau kanan terus menerus? Suara bising yang berdengung yang kita dengar biasanya tidak didengar orang lain, dan itu bukan disebabkan oleh suara eksternal.

Namun, hal tersebut termasuk masalah umum dan sering terjadi. Secara medis, telinga berdenging disebut tinnitus.

Seringkali telinga berdenging sebelah kiri terjadi saat malam hari, atau ketika kita hendak pergi tidur di malam hari karena lingkungan sekitar.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyebab Telinga Berdenging Sebelah Kiri

Sejatinya, tidak diketahui secara pasti apa yang menyebabkan seseorang “mendengar” suara tanpa sumber kebisingan dari luar. Kondisi ini bisa menjadi gejala dari hampir semua masalah telinga.

Dilansir laman Penn Drugs, berikut merupakan penyebab telinga berdenging sebelah kiri terus menerus:

  • Adanya masalah atau infeksi telinga
  • Terdapat benda asing atau kotoran di telinga
  • Gangguan pendengaran
  • Penyakit Meniere (kelainan telinga bagian dalam yang melibatkan gangguan pendengaran dan pusing)
  • Masalah pada saluran eustachius (saluran yang menghubungkan telinga tengah dan tenggorokan).

Selain itu, ada juga beberapa faktor lain yang menyebabkan tinitus:

  • Antibiotik, aspirin, atau obat lain juga bisa menjadi faktor penyebab suara bising di telinga. Dalam hal ini, penggunaan alkohol, kafein, atau merokok bisa memperburuk tinitus bagi orang tersebut sudah mengidapnya.
  • Di sisi lain, tinnitus menjadi tanda tekanan darah tinggi, alergi, atau anemia.
  • Tinnitus juga dilibatkan dalam tanda masalah serius seperti tumor atau aneurisma. Namun, itu adalah kasus yang jarang terjadi.
  • Kelainan sendi temporomandibular (TMJ), diabetes, masalah tiroid, obesitas, dan cedera kepala, dianggap sebagai faktor risiko lain tinitus juga.

Umumnya, tinnitus bisa terjadi pada orang dewasa berusia 65 tahun ke atas hingga anak-anak (terutama mereka yang mengalami gangguan pendengaran parah).

Cara Mengatasi Telinga Berdengung Sebelah Kiri

Berikut merupakan perawatan yang bisa dilakukan dalam mengatasi masalah telinga berdengung:

1. Bersihkan Kotoran Telinga

Dengan cara ini, kita akan menghilangkan penyumbatan kotoran telinga yang bisa mengurangi gejala tinnitus.

2. Mengobati Kondisi Pembuluh Darah

Mengatasi telinga berdengung perlu untuk mengetahui kondisi yang mendasari pembuluh darah (salah satu penyebab). Hal ini mungkin memerlukan pengobatan, pembedahan, hingga perawatan lain untuk mengatasi masalah ini.

3. Menggunakan Alat Bantu Dengar

Apabila keadaan telinga tinnitus disebabkan oleh gangguan pendengaran akibat kebisingan atau berkaitan dengan usia, penggunaan alat bantu dengar akan membantu meringankan gejalanya,

4. Mengganti Obat yang Dikonsumsi

Jika obat yang diminum tampaknya menjadi penyebab tinnitus, dokter mungkin akan menyarankan untuk menghentikan atau mengurangi obat tersebut. Artinya, kamu bisa beralih ke obat lain yang lebih aman.

Kapan Harus ke Dokter?

Bagi beberapa orang, kondisi ini mungkin tidak terlalu terganggu. Karena seringnya suara berdenging di telinga itu bisa sembuh dengan sendirinya.

Namun, ada juga yang mengganggu kehidupan sehari-hari mereka. Jika kamu tengah menderita tinnitus yang mengganggu, segeralah temui dokter.

Dilansir laman Mayo Clinic, segara temui dokter jika penderita tinnitus mengalami:

  • Setelah infeksi saluran pernapasan atas, seperti pilek, dan telinga berdenging sebelah kiri tidak kunjung membaik dalam waktu seminggu.
  • Mengalami gangguan pendengaran atau pusing.
  • Mengalami kecemasan atau hingga depresi akibat tinnitus.

Itu tadi penjelasan seputar kondisi saat telinga berdenging sebelah kiri yang disebabkan oleh kondisi yang mendasarinya, seperti gangguan pendengaran yang berkaitan dengan cedera telinga, masalah pada peredaran darah, hingga faktor usia.

Simak Video “Geger Wabah Pneumonia di China
[Gambas:Video 20detik]
(khq/inf)

10 Penyebab Sakit Pinggang Sebelah Kiri dan Cara Mengatasinya

Jakarta

Sakit pinggang sebelah kiri merupakan keluhan yang dirasakan oleh banyak orang. Sakit pinggang sering dijumpai dari berbagai kalangan pekerja dan jenis pekerjaan.

Sensasi yang biasa dirasakan adalah ngilu, nyeri, pegal yang terjadi pada pinggang bagian bawah. Umumnya, rasa sakit ini disebabkan oleh kekakuan otot, radang sendi, obesitas, trauma, dan sebagainya.

Yuk simak penjelasan lengkap tentang penyebab sakit pinggang sebelah kiri.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyebab Sakit Pinggang Sebelah Kiri

Berikut beberapa penyebab sakit pinggang sebelah kiri:

1. Postur duduk yang tidak baik

Dikutip dari Digilib Esa Unggul, postur duduk yang tidak baik merupakan salah satu penyebab terjadinya sakit pinggang bagian kiri. Postur ini meliputi tubuh yang membungkuk ke depan, tidak tegap, kepala menunduk dan dada kempis.

Pada postur ini, dinding perut menonjol dan cekung ke depan sehingga terjadi hiperlordotic dan tekanan pada kurvatura lumbal. Posisi-posisi tersebut dapat menyebabkan pusat gaya berat jatuh ke depan.

2. Kehamilan

Dikutip dari repository Al-Irsyad Cilacap, sakit pinggang dapat terjadi karena adanya perubahan postur dan hormon tubuh selama kehamilan. Faktor utama dari terjadinya sakit pinggang yaitu semakin membesarnya janin.

Kondisi ini biasanya terjadi sepanjang kehamilan. Rasa nyeri biasanya terasa di daerah pinggang bagian bawah, terkadang menyebar ke pantat dan paha, hingga turun ke kaki.

3. Trauma

Dikutip dari eprints Undip, jaringan otot dapat mengalami kerusakan karena robekan dan penggunaan aktivitas sehari-hari. Misal, gerakan pada bagian punggung yang salah dapat menyebabkan kekakuan dan spasme pada otot punggung.

Hal ini dapat mengakibatkan terjadinya trauma punggung sehingga menimbulkan nyeri. Kekakuan otot dapat sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu tertentu. Namun, pada kasus yang berat memerlukan pertolongan medis agar tidak semakin parah.

4. Skiatika

Menurut Healthline, skiatika adalah rasa sakit yang disebabkan oleh penekanan saraf dari pantat hingga bagian belakang kaki. Umumnya skiatika disebabkan taji tulang, diskus hernia, atau stenosis tulang belakang yang menekan bagian saraf skiatik.

Skiatika biasanya memengaruhi satu sisi tubuh Kondisi ini menyebabkan sakit pinggang seperti tersengat listrik atau terbakar yang menjalar ke kaki. Rasa sakitnya semakin parah ketika batuk, bersin, dan duduk dalam waktu lama.

5. Herniasi diskus

Herniasi diskus terjadi ketika satu atau lebih diskus di antara tulang belakang tertekan dan menonjol keluar ke dalam kanal tulang belakang.

Diskus yang menonjol sering menekan saraf sehingga menyebabkannya nyeri, mati rasa, dan kelemahan. Herniasi diskus dapat disebabkan oleh cedera. Umumnya, kondisi ini terjadi seiring bertambahnya usia dan diskus mengalami degenerasi.

6. Osteoartritis

Osteoartritis adalah kondisi ketika tulang rawan di antara ruas-ruas tulang belakang mulai mengalami kerusakan. Umumnya, osteoartritis terjadi pada punggung bagian bawah karena tekanan saat berjalan. Gejala umum dari osteoartritis adalah nyeri dan kekakuan. Kamu akan mengalami kesulitan untuk memutar dan menekuk punggung.

7. Disfungsi sendi sakroiliaka

Disfungsi sendi sakroiliaka disebut juga sebagai sakroilitis. Gejala umum dari sakroilitis adalah sakit punggung dan bokong. Kondisi ini terasa memburuk ketika berdiri, menaiki tangga, berlari, menaruh terlalu banyak beban pada kaki yang sakit, dan mengambil langkah yang besar.

8. Infeksi saluran kemih dan batu ginjal

Ginjal memiliki peran yang penting dalam pembuangan hasil metabolisme yang tidak diperlukan dari tubuh. Batu ginjal dapat terbentuk di dalam organ ini karena berbagai penyebab. Mulai dari penumpukan hasil metabolisme atau kekurangan cairan di dalam ginjal.

Batu ginjal yang kecil mungkin tidak menimbulkan gejala dan dapat keluar dengan sendirinya. Namun, batu ginjal yang berukuran besar mungkin memerlukan pengobatan.

Gejala-gejala dari batu ginjal adalah rasa nyeri saat buang air kecil, rasa sakit yang tajam di satu sisi punggung bawah, terdapat darah dalam air seni, muntah, mual, dan demam.

Infeksi ginjal biasanya dimulai sebagai infeksi saluran kemih. Infeksi ini menyebabkan sebagian besar gejala sama dengan batu ginjal. Jika tidak diobati maka akan merusak ginjal secara permanen.

9. Endometriosis

Endometriosis terjadi ketika sel-sel menyerupai lapisan rahim yang disebut sel endometrium dan tumbuh di luar rahim. Sel-sel ini dapat berdarah dan membengkak setiap bulan ketika menstruasi, yang dapat menyebabkan masalah lainnya.

Kondisi ini umumnya sering terjadi pada wanita berusia 30 hingga 40an. Gejala umum dari kondisi ini adalah nyeri, kram yang menyakitkan saat menstruasi, sakit punggung, nyeri saat berhubungan intim, dan sakit saat buang air besar ataupun buang air kecil.

10. Fibroid

Fibroid adalah tumor yang di dinding rahim. Tumor ini biasanya tergolong jinak.

Gejala dari fibroid adalah pendarahan hebat selama menstruasi, menstruasi yang menyakitkan, kembung di perut bagian bawah, sakit punggung, sering buang air kecil, dan sakit saat berhubungan intim.

Cara Mengatasi Sakit Pinggang Sebelah Kiri

Perawatan di Rumah

Berikut beberapa perawatan yang dapat kamu lakukan di rumah untuk mengurangi rasa sakit punggung bagian kiri:

  • Mengompres dengan es
  • Menggunakan sizzling pack
  • Krim pereda nyeri
  • Obat antiinflamasi nonsteroid
  • Istirahat
  • Membatasi aktivitas yang dapat memperburuk rasa sakit.

Perawatan Medis

Dokter mungkin akan menyarankan perawatan medis ini untuk mengatasi sakit punggung sebelah kiri:

  • Terapi fisik
  • Obat antikonvulsan untuk masalah saraf tertentu
  • Antibiotik untuk infeksi ginjal
  • Blok saraf
  • Suntikan steroid apabila terjadi peradangan
  • Mengeluarkan batu ginjal
  • Akupuntur
  • Pembedahan (jika benar-benar dibutuhkan).

Demikian penjelasan tentang sakit punggung sebelah kiri. Jika kamu merasakan sakit punggung sebelah kiri yang berkepanjangan, segera kunjungi dokter. Semoga bermanfaat ya.

Simak Video “Suggestions Jaga Kesehatan tapi Tetap Makan Enak ala Chicco Jerikho
[Gambas:Video 20detik]
(row/row)

Bapak-bapak, Sperma Cepat Keluar Melulu Saat Seks? Begini Cara Mengatasinya


Jakarta

Sperma cepat keluar atau ejakulasi dini merupakan suatu kondisi yang sering kali menjadi keluhan pasutri. Pasalnya, kondisi ini dapat memengaruhi kehidupan seks dengan menjadikannya kurang memuaskan bagi kedua pasangan.

Ejakulasi dini merupakan kondisi saat seorang pria ejakulasi terlalu cepat ketika berhubungan intim, sering kali sebelum atau sesaat setelah penetrasi. Dikutip dari Mayo Clinic, ejakulasi dini adalah keluhan seksual yang umum terjadi. Sebanyak satu dari tiga orang mengatakan mereka pernah mengalaminya.

Ejakulasi dini tidak perlu dikhawatirkan jika tidak sering terjadi. Namun, seseorang mungkin didiagnosis ejakulasi dini jika:


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Selalu ejakulasi dalam waktu 1 sampai 3 menit setelah penetrasi
  • Tidak dapat menunda ejakulasi saat berhubungan seks
  • Merasa tertekan, frustrasi, dan cenderung menghindari keintiman seksual sebagai akibatnya.

Penyebab Ejakulasi Dini

Dikutip dari Cleveland Clinic, ejakulasi dini dapat disebabkan oleh faktor fisik, kimia, dan psikologis.

Masalah fisik dan kimia meliputi:

  • disfungsi ereksi
  • masalah hormonal dengan stage oksitosin
  • rendahnya stage serotonin dan dopamin
  • penis yang sangat sensitif terhadap rangsangan
  • Masalah psikologis meliputi:
  • kecemasan
  • stres
  • masalah hubungan
  • depresi

Cara Menangani Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini adalah kondisi yang dapat ditangani. Dikutip dari WebMD, berikut adalah cara yang dapat dilakukan untuk mengontrol ejakulasi dini.

1. Teknik ‘cease and begin’

Rangsanglah penis hingga merasa akan mengalami orgasme. Hentikan rangsangan selama sekitar 30 detik atau sampai perasaan itu berlalu. Mulai rangsangan lagi dan ulangi selama tiga atau empat kali sebelum ejakulasi.

2. Teknik ‘the squeeze’

Teknik ini mirip dengan teknik sebelumnya. Namun, ketika merasa akan mencapai orgasme, remaslah kepala penis hingga ereksi hilang. Ulangi hal ini beberapa kali sebelum ejakulasi

3. Pikirkan hal lain

Beberapa pria menemukan bahwa jika mereka memikirkan hal-hal nonseksual saat berhubungan intim, mereka dapat bertahan lebih lama.

3. Perkuat otot

Otot dasar panggul atau ‘pelvic muscle’ yang lebah terkadang berkontribusi pada ejakulasi dini. Latihan kegel dapat membantu memperkuatnya.

4. Gunakan kondom

Menggunakan kondom dapat mengurangi sensitivitas sehingga seks dapat bertahan lebih lama.

5. Berkonsultasi

Seorang psikolog atau psikiater dapat membantu mengatasi masalah seperti depresi, kecemasan, atau stres yang mungkin berkontribusi pada ejakulasi dini.

Simak Video “Seorang Miliarder China Bakal Lelang Sperma dan Sel Telur
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

Kenali Gejala Gangguan Kecemasan, Penyebab, Hingga Cara Mengatasinya

Jakarta

Gangguan kecemasan atau nervousness dysfunction adalah salah satu jenis kondisi kesehatan psychological. Kondisi ini memungkinkan pengidapnya kesulitan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Mengutip situs Medical Information At present, kecemasan adalah respons alami tubuh terhadap ancaman atau bahaya nyata yang dirasakan. Reaksi ini juga bisa muncul ketika diri mengalami stres.

Meski respons ini terbilang regular dan wajar, tapi cemas yang berlebih serta ekstrem bukanlah kecemasan biasa. Terlebih jika kekhawatiran diiringi dengan rasa takut sampai gugup yang melemahkan selama beberapa waktu. Inilah yang disebut gangguan kecemasan atau nervousness dysfunction.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kecemasan seperti ini mampu menyebabkan pengidapnya berhenti melakukan aktivitas harian sehingga dapat menghambat keberlangsungan hidup. Misalnya seperti rasa cemas saat akan memasuki elevate dan menyeberang jalan. Bahkan muncul kekhawatiran ketika hendak keluar rumah pada kasus nervousness dysfunction yang hebat.

Jika gangguan kecemasan tidak segera ditangani oleh ahlinya maka akan semakin parah dan bisa-bisa menimbulkan efek serius bagi tubuh.

Lantas, seperti apa gejala gangguan kecemasan yang dialami oleh pengidap nervousness dysfunction? Apa penyebab rasa cemas yang berlebih? Dan bagaimana cara menanganinya? Baca artikel ini sampai selesai untuk temukan jawabannya.

Penyebab Gangguan Kecemasan

Dilansir laman Healthline, sejumlah ahli tidak yakin hal apa saja yang bisa menjadi menyebabkan nervousness dysfunction. Namun, kemungkinan penyebab gangguan kecemasan meliputi:

  • Stres
  • Masalah medis seperti depresi atau diabetes
  • Permasalahan dalam lingkungan keluarga atau dengan pasangan
  • Situasi bahaya seperti operasi atau dalam pekerjaan
  • Efek obat
  • Genetik.

Gejala Gangguan Kecemasan

Nervousness dysfunction bisa terjadi pada siapa saja. Tanda atau gejala gangguan kecemasan yang dialami tiap orangnya juga dapat berbeda. Tapi umumnya, nervousness dysfunction memiliki gejala seperti::

  • Merasa gugup atau tegang
  • Merasa panik akan kedatangan bahaya atau malapetaka
  • Pikiran cemas yang sulit dikendalikan
  • Gelisah
  • Detak jantung meningkat
  • Nafas menjadi cepat
  • Berkeringat
  • Gemetar
  • Sulit konsentrasi
  • Sulit tidur
  • Merasa kelelahan atau lemah
  • Merasakan sakit atau nyeri yang tak bisa dijelaskan.

Pengobatan Gangguan Kecemasan

Jika mengalami sejumlah gejala di atas secara berlebih atau ekstrem, sebaiknya segera pergi ke dokter untuk mendapat prognosis. Apabila menerima prognosis nervousness dysfunction yang parah, kamu bisa diskusikan pengobatan dengan dokter. Biasanya pengobatan untuk gangguan kecemasan mencakup:

1. Konseling

Cara standar untuk nervousness dysfunction yakni dengan melakukan konseling psikologis. Seperti terapi perilaku kognitif, psikoterapi, atau terapi kombinasi.

2. Resep Obat

Dokter juga mungkin meresepkan obat minum untuk pengidap gangguan kecemasan. Obat-obatan diresepkan untuk bantu mengendalikan sejumlah gejala fisik atau psychological yang timbul. Beberapa obat yang mungkin diberikan, seperti antidepresan, benzodiazepin, dan antidepresan trisiklik.

Cara Mengatasi Gangguan Kecemasan

Selain dilakukan pengobatan oleh dokter, gangguan kecemasan juga dapat ditangani secara mandiri. Caranya dengan merawat diri melalui perubahan gaya hidup seperti melakukan aktivitas yang sehat dan menghilangkan kebiasaan buruk. Contohnya dengan:

  • Mendapat waktu tidur yang cukup
  • Meditasi
  • Aktif olahraga
  • Konsumsi makanan sehat
  • Menghindari konsumsi alkohol dan kafein
  • Berhenti merokok.

Cara Mencegah Gangguan Kecemasan

Ada pula sejumlah cara untuk mencegah gangguan kecemasan dan gejala yang ditimbulkannya, yakni:

  • Menghindari orang, lokasi, atau situasi yang mampu picu kecemasan
  • Praktik manajemen stres yang cocok dengan diri
  • Kurangi konsumsi kafein yang dapat memperburuk gejala kecemasan
  • Cari teman atau rekan yang bisa diajak bicara mengenai gangguan cemas yang dialami
  • Temukan kegiatan yang dapat membuat rileks saat gejala cemas timbul
  • Mengobrol dengan ahli terapi untuk mengetahui cara atasi stres yang mampu sebabkan kecemasan.

Itulah penjelasan mengenai gejala gangguan kecemasan beserta penyebab, cara mengatasi, hingga cara pencegahannya. Semoga dapat membantu ya, detikers.

Simak Video “Studi China: Banyak Makan Gorengan Bisa Terkait dengan Depresi
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)

9 Penyebab Susah Tidur dan Cara Mengatasinya

Jakarta

Susah untuk tidur di malam hari menjadi suatu hal yang cukup menjengkelkan. Bagaimana tidak, kita memiliki aktivitas yang harus dilakukan besok pagi, namun malamnya, kita kesulitan untuk tertidur. Padahal tidur yang cukup dan berkualitas akan sangat berpengaruh kepada aktivitas yang akan kita jalani.

Kesulitan untuk tidur dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan psychological. Kurang tidur juga dapat menyebabkan kamu menjadi sering mengalami sakit kepala atau sulit berkonsentrasi. Penyebab dari susah tidur pada umumnya disebabkan oleh stres, depresi, dan masalah kesehatan lainnya.

Untuk tahu lebih jelas mengenai tentang penyebab dan gejala dari susah tidur, simak artikel berikut ini.

Penyebab Susah Tidur

Menurut jurnal yang dipublish oleh American Psychiatric Affiliation (2013) penyebab dari susah tidur cukup beragam. Tergantung pada kondisi tubuh masing-masing orang. Berikut ini 9 penyebab susah tidur yang berhasil detikHealth rangkum.

1. Stres

Stres menjadi salah satu penyebab susah tidur. Stress bisa dipicu melalui kekhawatiran tentang pekerjaan, sekolah, kesehatan, keuangan, atau keluarga. Karena stress inilah, membuat pikiran kamu tetap aktif di malam hari sehingga susah untuk tidur.

2. Kesehatan Psychological

Kondisi kesehatan psychological, seperti nervousness, depresi, dan gangguan bipolar sering kali menimbulkan masalah tidur yang serius. Kesehatan psychological yang terganggu dapat memicu pikiran negatif yang membuat tidur menjadi terganggu.

3. Life-style

Kebiasaan dan rutinitas tidak sehat yang berkaitan dengan gaya hidup, seperti mengonsumsi makanan dan minuman tidak sehat dapat menyebabkan susah untuk tidur.

Makanan dan minuman yang tidak sehat contohnya adalah kafein, alkohol, dan kebiasaan hidangan cepat saji.

4. Kesehatan Fisik

Kesehatan fisik sangat berpengaruh kepada kualitas tidur yang baik. Pasalnya, jika fisik kamu sedang tidak baik-baik saja seperti mengalami nyeri atau kesakitan, pasti tidur pun akan terganggu.

Hampir semua kondisi yang menyebabkan nyeri dapat mengganggu tidur karena membuat kamu lebih sulit untuk berbaring dengan nyaman di tempat tidur.

5. Kebiasaan Tidur yang Buruk

Kebiasaan tidur yang buruk dapat membuat seseorang susah untuk tidur di malam hari. Kebiasaan buruk ini meliputi jadwal tidur yang tidak teratur, tidur siang hari, dan melakukan aktivitas yang menstimulasi otak sebelum tidur.

6. Makan Terlalu Banyak Sebelum Tidur

Makan makanan ringan sebelum tidur tidak menjadi masalah. Namun, apabila makan berat sebelum tidur akan menyebabkan kamu untuk susah tidur. Makan terlalu banyak bisa menyebabkan mulas sehingga kamu akan terjaga sepanjang malam.

7. PMS

Wanita yang sedang PMS cenderung susah untuk tidur. Hal ini dikarenakan perubahan hormon. Perubahan hormon dapat mempengaruhi suhu tubuh kamu dan produksi melatonin (hormon yang penting untuk tidur). Selain itu, perubahan suasana hati akibat PMS dapat mempersulit kamu untuk tidur nyenyak.

8. Hamil

Kehamilan bisa menjadi salah satu penyebab susah tidur. Hal ini dikarenakan pada trimester pertama, wanita hamil sering tidur lebih lama, tetapi kualitas tidur mereka menurun. Setelah trimester pertama, complete waktu tidur menurun, dengan masalah tidur yang paling signifikan terjadi selama trimester ketiga.

9. Mengonsumsi Obat-obatan

Gangguan susah tidur terkadang merupakan efek samping dari berbagai jenis obat. Contohnya termasuk obat tekanan darah, obat anti-asma, dan antidepresan. Obat-obatan lain dapat menyebabkan rasa kantuk di siang hari yang dapat mengacaukan jadwal tidur seseorang. Bukan hanya minum obat yang dapat mengganggu tidur. Ketika seseorang berhenti minum obat, penarikan atau aspek lain dari reaksi tubuh dapat menyebabkan kesulitan tidur.

Gejala Gangguan Tidur

  1. Kesulitan tidur di malam hari
  2. Sering terbangun di malam hari
  3. Bangun terlalu pagi
  4. Tidak merasa cukup istirahat setelah tidur malam
  5. Kelelahan atau merasa ngantuk di siang hari
  6. Mudah tersinggung
  7. Kesulitan untuk memperhatikan
  8. Mengalami kesulitan untuk tetap terjaga saat duduk diam
  9. Terlihat lelah di mata orang lain
  10. Selalu membutuhkan kafein.

Macam-macam Gangguan Susah Tidur

Dilansir helpguide.org, berikut 4 macam gangguan susah tidur.

1. Insomnia

Insomnia merupakan ketidakmampuan untuk tidur atau tidur nyenyak di malam hari. Insomnia dapat disebabkan oleh stres, jet lag, kondisi kesehatan, obat yang kamu minum, atau bahkan jumlah kopi yang kamu minum. Insomnia juga dapat disebabkan oleh gangguan tidur atau gangguan suasana hati lainnya, seperti kecemasan dan depresi.

2. Sleep Apnea

Sleep apnea adalah gangguan tidur yang umum, di mana pernapasan kamu berhenti sementara selama tidur, sehingga kamu sering terbangun. Jika kamu menderita sleep apnea, kamu mungkin tidak mengingat kejadian saat kamu terbangun, tetapi kamu mungkin akan merasa lelah di siang hari, mudah tersinggung dan tertekan, atau mengalami penurunan produktivitas.

3. Stressed Leg Syndrome (RLS)

Sindrom ini merupakan gangguan tidur yang menyebabkan seseorang memiliki keinginan yang tidak bisa ditahan untuk menggerakkan kaki di malam hari. Dorongan untuk bergerak terjadi ketika kamu sedang beristirahat atau berbaring. Hal ini biasanya disebabkan oleh sensasi tidak nyaman, geli, ataupun rasa sakit.

4. Narkolepsi

Narkolepsi adalah gangguan tidur yang melibatkan rasa kantuk yang berlebihan dan tidak terkendali di siang hari. Hal ini disebabkan oleh disfungsi mekanisme otak yang mengontrol tidur dan bangun. Jika kamu menderita narkolepsi, kamu mungkin bisa saja tiba-tiba tertidur saat sedang berbicara, bekerja, atau bahkan mengemudi.

Cara Mengatasi Susah Tidur

1. Perubahan Life-style

Salah satu cara untuk mengatasi susah tidur adalah dengan merubah gaya hidup kamu. Perubahan gaya hidup dapat meningkatkan kualitas tidur kamu. Beberapa contoh perubahan gaya hidup yang bisa dilakukan yakni:

  • Menghindari mengonsumsi kafein dan alkohol
  • Batasi waktu tidur siang selama 30 menit saja, atau kalau memungkinkan tidak perlu tidur siang
  • Hindari aktivitas yang menstimulasi otak sebelum tidur
  • Maksimalkan waktu tidur selama 7-8 jam sehari.

2. Melakukan Pemeriksaan

Jika kamu merasa gangguan susah tidur ini mengganggu kamu, kamu perlu untuk memeriksakan kondisi kamu ke dokter. Misalnya, jika tidur kamu dipengaruhi oleh gangguan kecemasan atau depresi, dokter mungkin meresepkan obat anti-kecemasan atau antidepresan untuk membantu kamu mengatasi rasa cemas, stres, dan perasaan putus asa.

Nah demikian penjelasan mengenai penyebab, gejala, macam-macam dan cara mengatasi susah tidur yang bisa detikHealth rangkum. Semoga artikel ini bermanfaat!

Simak Video “Siapa Saja yang Disarankan untuk Jalani Meditasi?
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)

Sering Minum tapi Bibir Tetap Kering dan Pecah-pecah, Bagaimana Mengatasinya Dok?

Jakarta

Pertanyaan:

Dok, sudah seminggu ini bibir saya terlihat kering dan pecah-pecah. Sudah sering minum, pakai madu dan pelembab bibir juga.

Tapi, kondisinya masih sama saja. Ini penyebabnya apa dan adakah cara alami untuk mengatasinya?

Aldini (wanita, 22 tahun)

Jawaban:

Bibir kering atau dry lips bisa disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu faktor eksternal (dari luar tubuh) atau inside (dalam tubuh).

Faktor eksternal bisa karena pengaruh cuaca yang ekstrem, seperti udara kering, musim panas/dingin yang ekstrem.

Selain itu, bisa juga karena salah penggunaan produk lipstick, misalnya produk yang bisa menyebabkan iritasi atau mengandung bahan-bahan penyebab bibir kering.

Sementara untuk faktor inside disebabkan oleh kurangnya cairan dalam tubuh atau dehidrasi, peradangan pada bibir (angular cheilitis), alergi, kelainan tiroid, penyakit autoimun, hingga defisiensi vitamin B dan zat besi.

Selain itu, kebiasaan menjilat bibir atau melembabkan bibir dengan lidah juga bisa memicu bibir kering. Sebab, air liur yang menempel di bibir akan terevaporasi sehingga bibir menjadi kering.

Untuk membantu mengurangi kering pada bibir bisa dengan:

  • Minum air yang cukup / makan buah dan sayuran yang banyak mengandung air.
  • Mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin B dan Zat Besi.
  • Menggunakan lip balm secara rutin. Saat berada di luar ruangan aplikasikan lip balm tiap 2 jam, jika berada di dalam ruangan aplikasikan beberapa kali dan sebelum tidur.
  • Menggunakan bahan yang kandungannya dapat melembabkan bibir, seperti:
  • Minyak biji jarak
  • Ceramide
  • Dimethicone
  • Minyak biji rami
  • Mineral oil
  • Petrolatum
  • Shea butter
  • Bahan pelindung sinar matahari, seperti titanium oxide atau zinc oxide
  • White petroleum jelly

Jika sudah 1 minggu atau lebih mengalami bibir kering dan pecah-pecah, baiknya segera konsultasikan ke dokter spesialis kulit jika keluhan tidak kunjung membaik untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

dr Kendana Tamiz Patimah

Medical guide KavaLink

(Kavacare.id dan Linksehat.com)

Tentang Konsultasi Kesehatan

Pembaca detikcom yang memiliki pertanyaan seputar kesehatan, dapat mengirimkan pertanyaan disertai keterangan nama, usia, dan jenis kelamin melalui kind Konsultasi detikHealth, KLIK DI SINI.

Identitas penanya bisa ditulis terang atau disamarkan, disesuaikan dengan keinginan penanya. Kerahasiaan identitas dijamin.

Mau tahu kondisi psychological well being kamu? Coba ikutan tes psikologi DI SINI.

Simak Video “Kemenperin Duga Ada Faktor Selain Transportasi yang Sebabkan Polusi Jakarta
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)

Pengertian, Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Jakarta

Kesehatan fisik menjadi salah satu hal yang paling diperhatikan orang-orang dalam hidupnya. Pasalnya, jika fisik kita sehat, menjalani segala kegiatan dan aktivitas akan menjadi lebih mudah. Namun, ada hal lain yang tidak kalah pentingnya dengan kesehatan fisik, yakni kesehatan psychological. Sebagian orang lupa atau bahkan menyepelekan masalah kesehatan psychological. Padahal kesehatan psychological juga sangat berpengaruh dalam berjalannya aktivitas kita sehari-hari.

Beruntung di tahun 2023 ini, masyarakat sudah mulai conscious mengenai pentingnya masalah kesehatan psychological. Salah satu masalah kesehatan psychological yang mungkin sebagian orang hadapi adalah anxiousness dysfunction.

Nervousness dysfunction bisa diartikan sebagai gangguan kecemasan. Nervousness dysfunction dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk bekerja, belajar, dan berpartisipasi dalam aktivitas lainnya.

Kalian mungkin bertanya-tanya mengenai apa saja penyebab dari anxiousness dysfunction ini dan bagaimana untuk mengatasinya. Nah, untuk itu, simak artikel ini untuk mengetahui lebih dalam mengenai anxiousness dysfunction.

Pengertian Nervousness Dysfunction

Dikutip melalui psychiatry.org anxiousness dysfunction adalah gangguan kecemasan yang mengacu pada antisipasi terhadap kekhawatiran di masa depan. Nervousness atau kecemasan adalah reaksi regular terhadap stres. Kecemasan sendiri pada tingkat ringan dapat bermanfaat dalam beberapa situasi, sebagai contoh kecemasan dapat mengingatkan kita akan adanya bahaya dan membantu kita untuk mempersiapkan diri dan memperhatikan.

Nervousness dysfunction berbeda dengan perasaan gugup atau cemas yang regular dan melibatkan rasa takut atau cemas yang berlebihan.

Nervousness dysfunction adalah gangguan psychological yang paling umum. Gangguan ini mempengaruhi hampir 30 persen orang dewasa. Nervousness dysfunction lebih dari sekedar merasa gugup atau takut.

Gejala Nervousness Dysfunction

Gejala dari anxiousness dysfunction bisa berbeda-beda setiap orang, namun untuk gejala umumnya seperti berikut ini:

  1. Merasa gugup, cemas, gelisah,, dan tegang.
  2. Merasakan panik karena adanya bahaya yang akan datang atau malapetaka.
  3. Detak jantung meningkat daripada biasanya.
  4. Bernapas dengan cepat atau biasa disebut dengan hiperventilasi.
  5. Berkeringat sekujur tubuh.
  6. Badan terasa gemetar.
  7. Merasa lemah atau lelah.
  8. Kesulitan dalam berkonsentrasi.
  9. Mengalami kesulitan tidur atau insomnia.
  10. Pencernaan terganggu.
  11. Kekhawatiran berlebih sehingga kesulitan untuk mengendalikannya.
  12. Memiliki keinginan untuk menghindari hal-hal yang memicu kecemasan.

Penyebab Nervousness Dysfunction

Penyebab pasti dari anxiousness dysfunction hingga saat ini tidak diketahui. Hal ini membuat sulit untuk mencegah gangguan kecemasan atau memprediksi siapa yang akan mengalaminya.

Namun, banyak penelitian yang sudah dilakukan di bidang ini. Berikut ini beberapa faktor risiko terjadinya anxiousness dysfunction yang dilansir laman Clevelandclinic.

1. Chemical Imbalance atau Keseimbangan Kimiawi

Stres yang parah, berlebih, dan berlangsung lama dapat mengubah keseimbangan kimiawi yang mengendalikan suasana hati kamu. Sehingga dapat mempengaruhi kesehatan psychological.

Mengalami banyak stres dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan anxiousness dysfunction.

2. Faktor lingkungan

Lingkungan biasanya menjadi salah satu faktor yang bisa menyebabkan anxiousness dysfunction. Lingkungan yang terlalu banyak memberi tekanan dan memberi trauma dapat memicu anxiousness dysfunction, terutama pada seseorang yang sudah mewarisi risiko lebih tinggi untuk mengalaminya.

3. Keturunan

Keturunan merupakan salah satu faktor risiko anxiousness dysfunction. Nervousness dysfunction cenderung menurun dalam keluarga. Jika kamu memiliki anxiousness dysfunction bisa saja hal itu diwariskan oleh salah satu atau kedua orang tua kamu.

Macam-macam Nervousness Dysfunction

  • Obsessive Compulsive Dysfunction
  • Panic Dysfunction
  • Social Nervousness Dysfunction
  • Phobia
  • Gangguan Kecemasan Pasca Trauma
  • Generalised Nervousness Dysfunction

Cara Mengatasi Nervousness Dysfunction
1. Cari Tahu Tentang Nervousness
Mempelajari semua hal tentang anxiousness adalah hal yang penting untuk mengatasi terjadinya anxiousness dysfunction. Sebagai contoh, edukasi mencakup pemeriksaan fisiologi, seperti respons “lari atau melawan”, yang merupakan cara tubuh menghadapi bahaya yang akan datang. Bagi orang dengan gangguan kecemasan, respons ini dipicu secara tidak tepat oleh situasi yang pada umumnya tidak berbahaya. Edukasi adalah cara yang penting untuk meningkatkan kontrol terhadap anxiousness dysfunction.

2. Cepat Sadar
Ketika merasa cemas, seseorang dapat menghabiskan banyak waktu untuk terjebak dalam pikiran-pikiran yang memicu kecemasan. Dengan kesadaran, memandu kita untuk mengembalikan perhatian kita ke momen saat ini dan melepaskan diri dari pikiran-pikiran yang mungkin tidak membantu.

3. Melakukan Teknik Relaksasi
Seseorang yang merasa cemas hampir sepanjang waktu mengalami kesulitan untuk bersantai, tetapi mengetahui cara atau teknik untuk relaksasi dapat menjadi strategi yang bermanfaat. Teknik relaksasi meliputi:

Relaksasi otot progresif
Pernapasan perut
Latihan relaksasi isometrik

4. Melatih Teknik Pernapasan yang Benar
Gejala fisik dari anxiousness dysfunction dapat dipicu oleh hiperventilasi, yang meningkatkan kadar oksigen dan mengurangi jumlah karbon dioksida dalam darah. Karbon dioksida membantu dalam pengaturan reaksi tubuh terhadap kecemasan dan kepanikan. Akan sangat membantu bagi seseorang yang menderita kecemasan untuk belajar bernapas dari diafragma, bukan dari dada, untuk melindungi diri dari hiperventilasi.

Kuncinya adalah membiarkan perut kamu mengembang saat kamu bernapas. Kamu dapat memastikan bahwa kamu bernapas dengan benar dengan meletakkan satu tangan di perut bagian bawah dan tangan lainnya di dada. Pernapasan yang benar bisa dilihat melalui perut kami yang bergerak, bukan dada. Hal ini juga membantu memperlambat pernapasan kamu saat merasa cemas.

Teknik pernapasan perut mungkin sulit untuk dilakukan bagi sebagian orang. Tapi jangan khawatir ada beberapa teknik pernapasan lain yang bisa dicoba. Seperti menahan napas selama beberapa detik. Menahan nafas selama beberapa detik dapat membantu meningkatkan kadar karbon dioksida dalam darah kita.

5. Terapi Kognitif
Terapi kognitif berfokus pada perubahan pola pikir dan keyakinan yang terkait dan memicu terjadinya kecemasan. Sebagai contoh, seseorang dengan fobia sosial dapat memperburuk kecemasannya dengan pikiran negatif seperti, berpikiran bahwa semua orang menganggap dirinya tidak menyenangkan. Dasar dari terapi kognitif adalah perasaan. Perasaan dipicu melalui keyakinan yang akhirnya menghasilkan perilaku. Strategi kognitif ini dapat membantu kamu dalam memantau pembicaraan kamu, menantang ketakutan dan keyakinan yang tidak membantu, dan menguji realitas pikiran negatif.

6. Terapi Perilaku
Komponen utama dari terapi perilaku adalah pemaparan. Terapi pemaparan melibatkan dengan sengaja menghadapi ketakutan kamu untuk menghilangkan kecemasan pada diri. Pemaparan memungkinkan kamu untuk melatih diri kamu sendiri untuk mendefinisikan kembali aspek bahaya atau ketakutan dari sebuah situasi.

7. Mengatur Pola Makan
Dengan mengatur pola makan, dapat mengatasi anxiousness dysfunction. Salah satu nutrisi penting yang perlu diperhatikan dalam mengatur pola makan adalah mineral magnesium.

Mineral magnesium membantu jaringan otot untuk rileks, dan kekurangan magnesium dapat menyebabkan kecemasan, depresi, dan insomnia. Asupan vitamin B dan kalsium yang tidak memadai juga dapat memperburuk gejala kecemasan. Pastikan pola makan kamu mencakup makanan seperti sereal gandum, sayuran hijau, dan produk susu rendah lemak.

Nikotin, kafein, dan obat-obatan stimulan (seperti yang mengandung kafein) memicu kelenjar adrenal kamu untuk melepaskan adrenalin, yang merupakan salah satu bahan kimia stres utama. Makanan lain yang harus dihindari termasuk garam dan bahan tambahan buatan, seperti pengawet. Sangat disarankan untuk memakan makanan yang masih segar.

8. Olahraga
Entah kesehatan fisik atau kesehatan psychological, olahraga menjadi salah satu cara yang cukup efektif dalam menghadapi keduanya. Gejala fisik dari kecemasan disebabkan oleh respons “lari atau melawan”, yang membanjiri tubuh dengan adrenalin dan pemicu stres lainnya. Olahraga dapat meningkatkan relaksasi. Usahakan untuk melakukan olahraga setidaknya tiga hingga empat kali setiap minggu, dan variasikan olahraga kamu untuk menghindari kebosanan.

9. Bersikap Jujur
Bersikap jujur berarti mengkomunikasikan segala kebutuhan, keinginan, perasaan, keyakinan, dan pendapat kamu kepada orang lain secara langsung. Seseorang dengan gangguan kecemasan mungkin mengalami kesulitan untuk bersikap jujur karena mereka takut akan konflik atau merasa bahwa mereka tidak memiliki hak untuk berbicara. Namun, berhubungan secara pasif dengan orang lain akan menurunkan rasa percaya diri dan memperkuat kecemasan.

10. Meningkatkan Self-Esteem
Orang dengan gangguan kecemasan seringkali memiliki shallowness yang rendah. Merasa tidak berharga dapat memperburuk kecemasan dalam banyak hal. Hal ini dapat memicu interaksi dengan orang lain dan menumbuhkan rasa takut akan di choose. Shallowness yang rendah mungkin juga terkait dengan dampak gangguan kecemasan pada kehidupan kamu.

11. Memecahkan Masalah
Beberapa orang dengan anxiousness dysfunction lebih sering mengkhawatirkan suatu masalah daripada secara aktif menyelesaikannya. Mempelajari cara menyelesaikan masalah dapat membantu mengatasi anxiousness dysfunction. Karena dengan begitu, kita bisa mengelola kecemasan dan rasa depresi kita.

12. Obat-Obatan
Penting untuk diingat bahwa obat-obatan merupakan tindakan jangka pendek, bukan sebagai solusi untuk anxiousness dysfunction. Studi penelitian menunjukkan bahwa terapi psikologis, seperti terapi perilaku kognitif, jauh lebih efektif daripada obat-obatan dalam mengelola gangguan kecemasan dalam jangka panjang. Dokter kamu mungkin akan meresepkan obat penenang atau antidepresan singkat untuk membantu kamu mengatasi gejala.

13. Mendapatkan Dukungan dari Keluarga atau Orang Sekitar
Dukungan dari keluarga, kerbat, teman dan orang sekitar sangat berpengaruh dalam mengatasi anxiousness dysfunction. Hal ini dikarenakan, dukungan dapat memungkinkan orang dengan anxiousness untuk merasa nyaman dan aman dalam bersosialisasi.

Nah demikian penjelasan yang bisa detikcom rangkum mengenai apa sih anxiousness dysfunction itu dan bagaimana gejala, penyebab, serta cara efektif dalam mengatasinya. Semoga artikel ini bermanfaat!

Simak Video “Studi China: Banyak Makan Gorengan Bisa Terkait dengan Depresi
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)

Saykoji Sebut Dirinya ‘Emotional Eater’, Bagaimana Mengatasinya?

Jakarta

Rapper kondang Indonesia, Ignatius Rosoinaya Penyami atau yang akrab disapa Igor Saykoji baru-baru ini membagikan kabar terbaru mengenai progres dietnya. Dalam waktu 8 bulan, berat badan Igor berhasil menyusut hingga 35 kilogram.

Perjalanan weight-reduction plan Igor bermula dari dirinya ‘dijebak’ sang istri, Tessy Penyami. Selain itu, berusia 40 tahun tersebut juga mengaku pernah menjadi emotional eater.

“Gue emotional eater. Banyak orang ngira gue bahagia terus, tapi gue makan sebagai cara gue menangani rasa sakit batin,” katanya dalam akun Instagram-nya @saykoji.

Apakah Emotional Consuming Bisa Diatasi?

Dikutip dari Healthline, emotional eater adalah seseorang yang mencari makanan ketika menghadapi sedang masalah emosi atau perasaan berat. Ketika seseorang makan sebagai respons dari sebuah emosi, hal tersebut disebut dengan istilah emotional consuming.

Jika seseorang mengalami masalah emotional consuming dan tidak memiliki cara lain untuk mengatasinya, hal ini bisa menjadi masalah. Sebab, makanan yang dikonsumsi tidak dapat memperbaiki masalah yang sebenarnya.

Emosi negatif dapat memicu seseorang untuk mengonsumsi makanan secara berlebihan. Dikutip dari Mayo Clinic, berikut adalah ideas untuk mengatasi emotional consuming:

1. Membuat ‘diary’ makanan

Cobalah menulis diary atau buku harian tentang makanan yang dikonsumsi. Tuliskan apa yang dikonsumsi, berapa banyak porsi makanan, kapan makanan tersebut dikonsumsi, bagaimana perasaan saat makan dan seberapa lapar.

Seiring waktu, pola yang mengungkapkan hubungan antara suasana hati dan makanan mungkin akan terlihat.

2. Mengendalikan stres

Jika stres berkontribusi pada emotional consuming, cobalah teknik manajemen stres, seperti yoga, meditasi, atau pernapasan dalam.

3. Melakukan ‘double examine’ sebelum makan

Sebelum makan, cobalah untuk memastikan bahwa apakah rasa lapar yang dirasakan bersifat fisik atau emosional? Jika perut tidak keroncongan meski sudah makan beberapa jam sebelumnya, mungkin rasa lapar tersebut hanya sekadar ‘lapar mata’.

Jika mengalami hal tersebut, berikan waktu agar perasaan tersebut segera berlalu.

4. Mencari help system

Keluarga, teman atau komunitas dapat menjadi sistem pendukung (help system). Sebab, seseorang cenderung menyerah pada perilaku emotional consuming jika tidak memiliki help system yang baik.

NEXT: Memiliki Hobi

Simak Video “Suggestions Weight loss program ala Fadli Zon yang Berat Badannya Turun 32 Kg
[Gambas:Video 20detik]