Cara Menulis di Tingkat Universitas

Keterampilan utama yang dibutuhkan universitas dari siswa termasuk menulis. Setiap sarjana harus dapat menguasai kerajinan ini dengan latihan.

Untuk mempercepat prosesnya, berikut beberapa tipsnya:

  • Referensi – Hindari plagiarisme dengan mengutip sumber dengan benar.
  • Panduan Gaya – Setiap perguruan tinggi on-line memiliki aturannya sendiri. Panduan gaya populer termasuk APA, MLA, dan lainnya. Tentukan mana yang dimanfaatkan, lalu mulailah meneliti sifatnya.
  • Otoritas – Tulis dengan nada berwibawa. Ini berarti memilih sumber yang dapat diandalkan. Dalam suasana on-line yang terbuka, siapa pun dapat menempatkan informasi di situs net publik. Namun, kemampuan siswa untuk menggunakan sumber yang dapat dipercaya akan memisahkan keberhasilan dalam menulis dari kegagalan. Beberapa contoh sumber yang kredibel termasuk surat kabar, knowledge pemerintah, dan lainnya.
  • Garis Besar – Dalam banyak kasus, dosen akan memberikan garis besar untuk tesis dan makalah penelitian. Mengikuti sketsa ini membuat menulis lebih mudah. Kemampuan siswa untuk mengikuti arahan juga akan berkontribusi pada nilai akhir.
  • Penulisan Objektif – Daripada menulis materi subyektif, penulisan tingkat universitas untuk esai, makalah penelitian, atau tesis harus bersifat netral. Untuk mencapai hal ini, siswa harus melukis dua sisi cerita, kemudian membuat kesimpulan berdasarkan bukti.
  • Topik Brainstorm – Buat sesi kerja untuk menghasilkan topik yang menarik, tetapi juga praktis dalam hal menemukan sumber daya yang cukup untuk makalah atau esai.

Selain itu, mahasiswa on-line biasanya dapat berkonsultasi dengan mahasiswa dan dosen melalui e mail atau discussion board on-line.

Tip Cepat: Banyak universitas on-line terkemuka merekomendasikan agar siswa memecah proyek penulisan besar menjadi tugas-tugas kecil – kemudian menyatukannya pada akhirnya. Melakukan hal itu membuat tugas tidak terlalu membebani. Ini juga memungkinkan siswa untuk menghabiskan waktu berkualitas di setiap ayat sektor dengan terburu-buru untuk menyelesaikannya pada akhirnya.

Pekerjaan yang berkualitas menunjukkan dan ditandai dengan nilai yang lebih tinggi. Baru-baru ini, On-line Schools, sebuah situs pembanding, mengadakan studi tentang bagaimana penundaan memengaruhi nilai. Dalam studi tersebut, Departemen Riset Universitas Negeri Ohio mengungkapkan bahwa siswa yang menunda tugas biasanya mendapat nilai rendah yang rata-rata 2,9 dari skala nilai 4,0.

Kesimpulan: Menulis yang baik membutuhkan waktu. Di perguruan tinggi yang serba cepat, menjadi proaktif adalah kuncinya. Ada juga pepatah bijak yang berbunyi: “Besok adalah hari tersibuk dalam setahun”. Oleh karena itu, jika Anda memiliki tugas yang perlu ditulis, mulailah dari sini, mulai sekarang – di suatu tempat.

Secara bertahap keterampilan menulis siswa akan meningkat, dan tugas akan diselesaikan dengan sukses dan tepat waktu.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *