Jakarta

Lambung adalah salah satu organ sistem pencernaan yang memiliki fungsi dalam mencerna makanan dan menyerap sari-sari makanan. Asam lambung atau refluks asam adalah kondisi saat zat asam yang ada di lambung naik ke kerongkongan. Pertolongan pertama saat asam lambung naik perlu diperhatikan.

Karena, saat asam lambung naik, penderita akan merasakan sensasi panas di space dada, sakit di kerongkongan, hingga mual dan muntah. Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan ketika asam lambung naik? Berikut ini penjelasan beserta penyebab dan gejala dari asam lambung naik, yang berhasil detikHealth rangkum.

Penyebab Asam Lambung Naik

Dikutip melalui Medical Information As we speak, lambung mengandung asam klorida yang berfungsi untuk memecah makanan dan melindungi dari patogen, contohnya bakteri. Lapisan pada lambung, secara khusus difungsikan untuk melindungi dari asam yang kuat, namun tidak dengan kerongkongan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebuah cincin otot atau disebut dengan sfingter gastroesofagus, biasanya berperan sebagai katup yang memungkinkan makanan untuk masuk ke dalam perut, tetapi tidak kembali ke kerongkongan. Apabila katup ini gagal menjalankan perannya, maka isi perut akan dimuntahkan kembali ke kerongkongan.

Hal inilah yang disebut sebagai asam lambung naik. Berikut ini beberapa penyebab asam lambung naik:

  1. Merokok
  2. Makan makanan dalam porsi yang besar
  3. Makan saat larut malam
  4. Mengkonsumsi makanan tertentu, seperti gorengan
  5. Mengkonsumsi minuman, seperti kopi dan alkohol
  6. Mengkonsumsi obat-obatan tertentu, seperti aspirin atau ibuprofen
  7. Mengalami obesitas atau kelebihan berat badan
  8. Sedang hamil, sehingga mengakibatkan lambung tertekan dan isi dari dalam lambung terdorong ke kerongkongan.

Gejala Asam Lambung Naik

Asam lambung naik disertai dengan beberapa gejala. Beberapa gejala umum dari asam lambung naik yaitu, heartburn atau kondisi di mana muncul sensasi panas dan perih di dada, dan terjadinya regurgitasi. Berikut ini gejala asam lambung naik yang dikutip melalui laman WebMD.

  1. Perut terasa kembung
  2. Tinja berwarna hitam atau mengeluarkan darah
  3. Bersendawa
  4. Mengalami disfagia, atau sensasi makanan tersangkut dalam tenggorokan
  5. Mengalami cegukan yang tidak kunjung berhenti
  6. Mengalami mual dan muntah
  7. Mengalami mengi, suara serak, sakit tenggorokan, atau batuk kering
  8. Mengalami bau mulut dan rasa tidak nyaman di mulut
  9. Terjadinya penurunan berat badan tanpa alasan pasti
  10. Merasakan nyeri dada dan asma.

Pertolongan Pertama saat Asam Lambung Naik

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan ketika asam lambung naik, salah satunya adalah dengan mengonsumsi obat. Berikut ini beberapa pertolongan pertama saat asam lambung naik.

1. Mengonsumsi Obat-obatan

Mengonsumsi obat-obatan tertentu, dapat mengatasi asam lambung naik. Obat-obatan yang bisa dikonsumsi contohnya antasida.

Dikutip melalui laman Integrity Pressing Care, obat antasida dapat meringankan beberapa gejala dan rasa sakit yang dialami saat asam lambung naik. Namun, ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai.

2. Hindari Makanan Tertentu

Apabila mengalami asam lambung naik, ada baiknya menghindari beberapa makanan tertentu yang dapat meningkatkan kadar asam dalam lambung. Dikutip melalui laman Harvard Well being Publishing, berikut ini beberapa makanan yang dapat memicu asam lambung naik.

  • Makanan yang mengandung mint
  • Makanan berlemak
  • Makanan pedas
  • Tomat
  • Bawang putih
  • Minuman kopi, teh, dan alkohol
  • Cokelat.

3. Duduk dengan Tegap dan Rileks

Pertolongan pertama saat asam lambung naik yang selanjutnya adalah, duduk dengan posisi tegap dan rileks. Dengan duduk tegap, dapat mengurangi tekanan pada bagian sfingter esofagus, sehingga asam lambung tidak menjadi naik.

Kamu bisa duduk tegap dengan menyokong tubuh menggunakan bantal atau benda empuk lainnya di belakang punggung.

4. Mengendurkan Pakaian

Asam lambung akan semakin parah apabila mengalami tekanan. Tekanan ini, bisa didapat melalui penggunaan pakaian yang ketat. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan pakaian yang longgar atau mengendurkan pakaian, agar mengurangi rasa tidak nyaman yang diakibatkan oleh asam lambung naik.

5. Mengkonsumsi Minuman Hangat

Mengkonsumsi minuman hangat, seperti air putih hangat, dapat menjadi pertolongan pertama saat asam lambung naik. Meminum air hangat, dapat membantu dalam mengurangi rasa tidak nyaman pada kerongkongan akibat asam lambung yang naik.

6. Mengkonsumsi Madu atau Jahe

Apabila tidak suka rasa dari air putih hangat, kamu bisa mencampurkannya dengan madu atau jahe. Dikutip melalui laman EMC HealthCare, madu dan jahe dapat membantu dalam meredakan rasa tidak nyaman saat asam lambung naik.

Dengan mengkonsumsi madu, bisa melindungi dinding esofagus dari iritasi, sehingga mengurangi risiko terjadinya inflamasi. Sedangkan untuk jahe, dipercaya dapat meredakan berbagai macam masalah pencernaan, contohnya seperti mual dan diare. Namun, perlu diperhatikan untuk mengkonsumsi secukupnya dan tidak berlebihan.

7. Mengunyah Permen Karet

Pertolongan pertama saat asam lambung naik berikutnya adalah dengan mengunyah permen karet. Dengan mengunyah permen karet, dipercaya dapat membantu dalam mengurangi rasa tidak nyaman.

Mengunyah permen karet juga dapat bisa mengatasi terjadinya heartburn saat asam lambung naik. Namun, perlu diperhatikan untuk memakan permen karet yang tidak memiliki rasa asam atau mengandung mint, karena beberapa bahan tersebut dapat memperparah naiknya asam lambung.

8. Tidur dengan Posisi Miring ke Arah Kiri

Pertolongan pertama saat asam lambung naik yang terakhir adalah tidur dengan posisi badan miring ke arah kiri. Tidur dengan menghadap ke arah kiri, dipercaya dapat mengatasi asam lambung naik. Dengan posisi badan yang miring ke kiri, sfingter esofagus bagian bawah menjadi berada di atas.

Hal ini akan membuat refluks kesulitan untuk naik ke kerongkongan. Kenapa tidak disarankan untuk miring ke kanan? Tidur dengan posisi miring ke kanan, dapat menyebabkan asam lambung menutupi bagian sfingter esofagus bagian bawah, sehingga risiko asam lambung naik semakin meningkat.

Melalui penjelasan di atas, pertolongan pertama saat asam lambung naik yaitu mengonsumsi obat-obatan, menghindari makanan tertentu, duduk dengan tegap dan rileks, mengendurkan pakaian, mengkonsumsi air hangat, mengkonsumsi madu, mengunyah permen karet, dan tidur dalam posisi miring ke arah kiri.

Demikian yang dapat detikHealth sampaikan. Semoga bermanfaat!

Simak Video “Prinsip yang Wajib Dijaga Pengidap Asam Lambung saat Puasa dan Sahur
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)