Jakarta

Perusahaan Johnson and Johnson (J&J) menghadapi ribuan tuntutan hukum yang menyatakan bedaknya menyebabkan kanker. Kesaksian seorang pasien yang mengaku mengidap kanker setelah memakai bedak bayi J&J belakangan ikut menjadi perhatian.

“Saya baru saja berubah menjadi anak kecil yang ketakutan,” kata Emory Hernandez, sambil menahan air mata, menceritakan soal analysis mesothelioma di 2022 saat bersaksi di Pengadilan Tinggi Alameda County, dikutip dari Reuters.

Sebelumnya, investigasi tahun 2018 oleh kantor berita Reuters mengklaim bahwa J&J tahu selama beberapa dekade, asbes ada dalam produk bedaknya. Reuters mengatakan catatan inner perusahaan, kesaksian persidangan, dan bukti lain menunjukkan l setidaknya dari tahun 1971 hingga awal 2000-an, bedak mentah dan bubuk jadi J&J terkadang terbukti positif mengandung asbes dalam jumlah kecil.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) otoritas lainnya tidak mejelaskan tingkat paparan asbes yang aman. Sementara kebanyakan orang yang terpapar tidak pernah terkena kanker, bagi sebagian orang, bahkan sejumlah kecil asbes sudah cukup untuk memicu penyakit bertahun-tahun kemudian.

Dikutip dari laman Asbestos, dalam beberapa tahun terakhir, bedak tabur telah dikaitkan dengan berbagai jenis kanker, seperti kanker ovarium, kanker paru-paru, dan mesothelioma.

Mesothelioma adalah kanker langka dan agresif yang berkembang di lapisan tipis jaringan yang membungkus organ dada atau perut.

Satu-satunya penyebab mesothelioma adalah paparan asbes. Sementara sebagian besar kasus mesothelioma didiagnosis pada orang yang pernah bekerja dengan asbes, atau menjadi korban paparan asbes di tempat kerja, ada juga sejumlah kecil kasus yang terjadi pada orang yang mungkin tanpa sadar terpapar asbes di rumah mereka sendiri.

Asbes menyebabkan kanker melalui peradangan dan kerusakan sel selama bertahun-tahun. Mineral ini mengandung serat fleksibel yang dapat dipisahkan.

Serat tersangkut di dalam jaringan sensitif di sekitar paru-paru atau perut jika terhirup atau tertelan. Karena serat merusak DNA dari waktu ke waktu, perubahan genetik menyebabkan pertumbuhan sel yang tidak regular dan kanker.

Asbes juga dapat mencemari produk yang mengandung mineral lain, seperti bedak.

Simak Video “Waspada Kanker Mata
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)